Melanin adalah pigmen, atau warna, dari kulit, rambut, dan mata seseorang. Umumnya, orang-orang dengan warna kulit yang lebih gelap memiliki jenis melamin yang lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang memiliki kulit cerah. Genetik seseorang menentukan warna kulit dan level melanin yang dimiliki. Melanin merupakan pelindung alami dari sinar ultraviolet (UV) matahari. Mereka yang memiliki lebih banyak melanin mempunyai risiko lebih rendah terkena kanker kulit atau kulit terbakar akibat matahari, menurut Lembaga Kanker Amerika. Warna kulit yang coklat setelah berjemur merupakan sebuah tanda bahwa kulit melepaskan melanin, dan merupakan cara kulit melindungi dirinya dari kerusakan. Namun, para ahli juga menghungkan paparan sinar matahari, kulit terbakar matahari, dan warna coklat kulit dengan kerusakan dan kanker kulit.

Tidak ada penelitian saat ini yang benar-benar membuktikan bahwa makanan atau suplemen tertentu dapat meningkatkan level jenis melanin seseorang. Akan tetapi, mengonsumsi beberapa nutrisi tertentu dapat membantu kulit melindungi dirinya sendiri dari kerusakan UV dan kanker kulit. Ada pula cara-cara tertentu untuk membuat kulit tampak coklat tanpa perlu merusaknya menggunakan sinar UV.

  • Antioksidan

Antioksidan menunjukkan potensi terkuat untuk meningkatkan produksi melanin. Meskipun studi dan percobaan/tes kualitas tinggi tentang hal ini masih dibutuhkan, beberapa peneliti percaya bahwa antioksidan dapat membantu produksi melanin. Nutrisi mikro seperti flavonoid dan polifenol, yang mana berasal dari sayuran dan buah yang kita makan, bertindak sebagai antioksidan yang kuat dan mungkin dapat memengaruhi produksi melanin. Cobalah mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan seperti sayuran hijau, buah beri, coklat hitam, dan sayur-sayuran berwarna-warni untuk mendapatkan antioksidan lebih. Mengonsumsi vitamin dan suplemen mineral juga dapat membantu meningkatkan jenis melanin.

  • Vitamin A

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin A penting untuk produksi melanin dan dibutuhkan apabila Anda ingin memiliki kulit yang sehat. Anda bisa mendapatkan vitamin A dari makanan seperti sayuran yang mengandung beta carotene seperti wortel, ubi jalar, bayam, dan kacang polong.

Mengingat vitamin A juga berfungsi sebagai antioksidan, beberapa peneliti percaya bahwa vitamin ini juga memegang peran penting dalam produksi melanin. Namun, penelitian lebih masih dibutuhkan untuk benar-benar membuktikan bahwa vitamin A dapat meningkatkan jenis melanin pada manusia. Saat ini, klaim bahwa vitamin A dapat meningkatkan produksi melanin hanya bersifat anecdotal. Akan tetapi, mengonsumsi vitamin A (terutama retinol) dapat memiliki manfaat menyehatkan kulit.

Salah satu jenis karotenoid (zat yang memberi warna merah, kuning, dan jingga pada sayuran) ditemukan dalam vitamin A. Zat ini juga memainkan peran penting dalam produksi melanin dan perlindungan UV sinar matahari. Penting diingat bahwa vitamin A merupakan vitamin yang larut dalam lemak, sehingga dapat menumpuk di dalam tubuh. Institut Kesehatan Nasional menyarankan konsumsi vitamin A sebesar 700 mcg untuk wanita dan 900 mcg untuk pria setiap harinya.

  • Vitamin E

Vitamin E merupakan jenis vitamin yang penting untuk kesehatan kulit, dan merupakan sebuah antioksidan yang dipercaya dapat meningkatkan produksi melanin. Anda bisa mendapatkan vitamin E dari sayuran, gandum, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Beberapa penelitian menyatakan mungkin ada beberapa cara dalam meningkatkan jenis melanin. Meskipun temuan tersebut tidak benar-benar terbukti, konsumsi antioksidan dan vitamin A dianggap bisa meningkatkan level jenis melanin. Mengonsumsi makanan sehat dan suplemen yang mengandung vitamin dan antioksidan juga dapat membantu Anda merawat kulit dan mengurangi risiko kanker kulit.

Hidup Sehat