Saat Anda tidak toleran terhadap laktosa, itu artinya tubuh Anda kesulitan dalam mencerna laktosa, yaitu gula yang ditemukan dalam susu sapi dan produk susu lainnya.

Hal ini tentu sangat disayangkan, sebab susu cukup dikenal sebagai sumber asupan nutrisi kalsium tubuh yang baik. Namun, meskipun tak bisa mengonsumsi susu dan olahannya, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan asupan nutrisi kalsium yang dibutuhkan tubuh.

Anda masih bisa mendapatkan kalsium dan vitamin D dari beberapa menu sehat seperti roti, jus, dan sereal yang tinggi kalsium dan vitamin D. Untuk lebih jelasnya simak ulasan mengenai rekomendasi makanan untuk orang dengan intoleransi laktosa berikut ini.

Keju dengan Kandungan Laktosa Rendah
Orang dengan intoleransi laktosa tidak harus berhenti mengonsumsi susu. Mereka dapat mencoba memakan keju yang kaya kalsium tanpa merasakan gejala atau efek samping. Keju keras dengan kandungan laktosa rendah seperti, seperti keju Swiss atau Parmesan, relatif lebih kandungan laktosa sedikit dibandingkan dengan keju lunak, seperti Feta. Selain itu, keju cottage juga merupakan pilihan keju rendah laktosa yang menjadi sumber kalsium yang baik.

Susu Bebas Laktosa
Khawatir saat ingin menambahkan susu ke sereal atau kopi? Jangan takut. Produk susu dan olahan susu dengan kandungan laktosa rendah atau bebas laktosa sudah banyak dijual di berbagai toko bahan makanan. Sama seperti susu biasa, susu jenis ini masih kaya akan kalsium dan vitamin D. Pilihan lain yang juga memiliki asupan nutrisi berupa kalsium dan vitamin D adalah susu almond, susu beras, dan susu kedelai.

Sinar Matahari Menyediakan Vitamin D
Vitamin D membantu tubuh Anda untuk dapat menyerap kalsium dengan baik. Seseorang dengan asupan nutrisi vitamin D rendah dapat dikaitkan dengan masalah-masalah kesehatan seperti osteoporosis dan depresi. Ada beberapa makanan secara alami mengandung vitamin D seperti susu, sereal, dan jus jeruk. Tapi, selain itu, tubuh Anda juga dapat memproduksi vitamin D dari paparan sinar matahari, dengan memaparkan diri selama 10-15 menit setiap harinya. Namun, pastikan untuk mendapatkan sinar matahari yang bagus, yaitu di pagi hari. Hindari terlalu lama berjemur karena berisiko terkena kanker kulit.

Sayuran Tinggi Kalsium
Jangan sepelekan asupan sayuran dengan kandungan kalsium tinggi, seperti beberapa jenis sayuran dengan warna hijau gelap seperti kale, collard greens, dan pok choy. Sayuran tersebut merupakan salah satu sumber kalsium yang sangat baik. Pasalnya dalam 125 gram sayuran collard beku mengandung 357mg kalsium.

Kacang-kacangan dengan Kalsium Tinggi
Segenggam almond dapat memberikan tubuh Anda dosis nutrisi kalsium yang dibutuhkan. Pasalnya, 35 gram almond panggang dapat memberikan Anda sekitar 114 mg kalsium. Kacang-kacangan brazil juga dapat meningkatkan asupan kalsium dalam asupan makan harian Anda. Segenggam kacang Brazil (sekitar sembilan kacang) mengandung sekitar 72 mg kalsium.

Camilan Buah Berkalsium
Buah ara kering, aprikot, dan kismis adalah pilihan tepat untuk camilan sederhana yang memberikan asupan kalsium untuk tubuh. Empat buah ara memiliki kandungan 70 mg kalsium, yang lebih dari 125 gram brokoli matang (70 mg kalsium). Kismis, blackberry, dan jeruk juga mengandung kalsium. Semuanya bertambah.menjadi deretan buah dengan kandungan nutrisi tinggi.

Ikan untuk Kalsium dan Vitamin D
Ikan dengan tulang lunak, seperti salmon kalengan dan sarden, adalah sumber kalsium dan vitamin D yang baik untuk tubuh. Tiga ounce sarden dapat memberi Anda 325 mg kalsium dan 164 IU vitamin D. Selain itu, ikan tuna juga merupakan pilihan vitamin D yang baik.

Makanan Olahan Kedelai

Kacang bergizi lainnya yang dapat memberikan asupan kalsium tubuh adalah kedelai (edamame). 65 gram edamame yang dikupas memiliki kandungan 49 mg kalsium. Tidak hanya itu, makanan olahan kedelai juga dilengkapi dengan asupan nutrisi protein.

Yogurt dengan Probiotik
Bagi Anda dengan intoleransi laktosa, cobalah untuk memperbanyak asupan yogurt yang diperkaya kalsium dan vitamin D dengan kultur bakteri aktif atau probiotik. Begitu berada di usus, asupan ini dapat membantu tubuh dalam mencerna laktosa. Banyak orang dengan intoleransi laktosa dapat mentoleransi jenis yogurt ini dengan baik.

Waspadai Kandungan Laktosa Tersembunyi
Terakhir, hati-hati terhadap kandungan laktosa tersembunyi berupa produk susu yang ditambahkan ke makanan olahan. Kenali indikator laktosa dalam komposisi makanan, seperti susu; air dadih; dadih; produk sampingan susu; padatan susu kering; atau susu bubuk kering tanpa lemak. Selain itu, laktosa juga dapat ditambahkan ke bahan-bahan obat-obatan, termasuk pil KB dan antasida.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*