Perlukah Khawatir Ketika Kelahiran Mundur Dari HPL?

Beberapa hari terakhir kehamilan adalah saat yang menyenangkan. Tetapi ketika HPL (Hari Perkiraan Lahir) Anda telah berlalu, menunggu persalinan juga bisa membuat stres. Banyak calon orang tua menjadi cemas. Jika tidak ada masalah khusus, kemungkinan besar bayi dalam keadaan baik-baik saja, meskipun kelahiran mundur dari HPL.

Ketika kehamilan melanjutkan perjalanan normalnya sekitar 40 minggu, hal itu disebut kehamilan jangka atau kehamilan penuh. Jika seorang bayi lahir sebelum 37 minggu penuh kehamilan, kondisi ini dianggap sebagai kelahiran prematur. Lahir terlalu dini dikaitkan dengan berbagai resiko bagi bayi. Kehamilan yang berlangsung lebih dari 42 minggu disebut kehamilan berkepanjangan, lewat waktu, atau kelahiran mundur dari HPL. Definisi ini mungkin berbeda dari satu negara ke negara lain.

Sekitar 60 dari 100 wanita melahirkan pada atau sebelum HPL yang ditentukan. Pada 35 dari 100 wanita lainnya, kontraksi mulai dengan sendirinya dalam waktu dua minggu setelah HPL. Tetapi dibutuhkan lebih lama pada sekitar 5 dari 100 wanita. Alasan mengapa bayi mengalami kelahiran mundur dari HPL tidak diketahui. Terkadang karena kecenderungan genetik (turun-temurun). Wanita yang sudah memiliki bayi yang lahir jauh lebih lambat dari HPL mereka lebih cenderung mengalami kelahiran mundur dari HPL kehamilan berikutnya.

Pada minggu pertama setelah melahirkan, bayi dan ibu tidak memiliki resiko komplikasi yang lebih tinggi jika keduanya baik-baik saja. Bahkan setelah itu, resiko terjadinya sesuatu pada bayi tidak meningkat banyak. Tetapi resiko tertentu memang sedikit meningkat. Jika bayi mengalami kelahiran mundur dari HPL, resiko utama yang terkait antara lain:

  • Plasenta mungkin secara bertahap berhenti dapat melakukan tugasnya dengan benar.
  • Infeksi mungkin berkembang di dalam rahim.
  • Masalah yang tidak terduga mungkin muncul selama persalinan.
  • Kelahiran mundur dari HPL umumnya dikaitkan dengan sedikit resiko bagi wanita hamil, tetapi persalinan bisa lebih sulit jika bayi terlalu besar.

Hampir semua bayi lahir dalam waktu tiga atau empat minggu setelah HPL. Jika bayi belum lahir saat itu, resiko lahir mati (meninggal saat lahir) meningkat. Namun, bayi sangat jarang mengalami kelahiran mundur sejauh itu, karena persalinan biasanya dilakukan paling lambat dua minggu setelah HPL. Untuk menginduksi persalinan, hormon atau metode lain digunakan untuk mencoba memulai persalinan (kontraksi) secara artifisial.

Penting untuk mengetahui perkiraan HPL Anda karena banyak keputusan didasarkan pada perkiraan ini. Misalnya, tanggal HPL penting untuk menentukan kapan cuti melahirkan dimulai, dan memutuskan apakah akan menginduksi persalinan atau melakukan pemeriksaan tambahan. Tetapi pada umumnya, tanggal lahir bayi atau Hari Perkiraan Lahir (HPL) tidak pernah sepenuhnya akurat.

Terdapat dua cara utama untuk memperkirakan usia kehamilan: menghitung HPL berdasarkan periode menstruasi terakhir, dan mencoba menentukan usia bayi yang belum lahir dengan melakukan pemindaian ultrasonografi untuk melihat seberapa besar bayi Anda.

Apakah persalinan diinduksi adalah keputusan pribadi yang dapat dibuat oleh Anda calon orang tua bersama dengan dokter Anda. Hal ini terutama akan tergantung pada apakah ada resiko tinggi komplikasi selama kelahiran. Walaupun tidak ada tanda-tanda komplikasi, induksi persalinan mungkin akan direkomendasikan setelah jangka waktu tertentu jika kelahiran Anda mundur dari HPL.

Jika kelahiran mundur dari HPL sudah berlangsung selama seminggu, mendorong persalinan dapat menurunkan resiko kematian bayi Anda. Tetapi resiko ini umumnya sangat rendah, mendorong persalinan juga dapat menurunkan resiko masalah pernapasan yang serius dan harus menjalani operasi caesar.

Terdapat banyak metode tradisional yang digunakan untuk mencoba memulai persalinan, termasuk hal-hal seperti berjalan-jalan. Beberapa wanita mencoba menginduksi persalinan dengan berhubungan seks atau merangsang puting mereka. Pendekatan ini didasarkan pada teori bahwa hormon dalam air mani pria (cairan pembawa sperma yang dilepaskan saat ejakulasi), dan hormon yang dibuat tubuh wanita saat terangsang secara seksual, menyebabkan serviks wanita hamil lebih mudah rileks dan terbuka.

Berdasarkan bukti terbaik, tidak ada yang namanya “hari perkiraan lahir” yang tepat, dan perkiraan tanggal HPL 40 minggu tidak selalu akurat. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir jika kelahiran Anda mundur dari HPL. Namun Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memutuskan tindakan yang tepat bagi Anda dan bayi Anda.

Kehamilan

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*