Menjadi salah satu bagian penting dari indra pendengaran adalah gendang telinga, karena memiliki fungsi untuk mendengar suara-suara dari lingkungan sekitar. Walaupun berada di telingan bagian dalam, bukan berarti gendang telinga tidak dapat mengalami gangguan. Salah satu kondisi yang kerap kali dialami bagian ini adalah gendang telinga pecah.

Gendang telinga bisa pecah jika mendapatkan tekanan yang terlalu keras, peran bagian dari telingan ini tidak main-main. Bagian telinga satu ini berfungsi untuk mendeteksi getaran gelombang suara yang masuk, lalu mengubah getaran itu menjadi impuls saraf untuk kemudian dihantarkan ke otak sebagai suara.

Akibat Gendang Telinga Pecah

Gendang telinga yang pecah merupakan kondisi yang terjadi ketika lapisan di bagian tengah saluran yang bisasa disebut membran timpani robek atau berlubang. Membran timpani merupakan lapisan dengan fungsi mendeteksi dan mengubah suara menjadi sinyal untuk kemudian dikirim ke otak, untuk gejala dari kondisi ini, tidak akan terasa sampai beberapa hari ke depan.

Gejala yang muncul bisa berupa rasa sakit pada telinga, pendengaran terganggu, keluar cairan seperti nanah dan darah dari dalam telinga hingga terus-menerus berdengung. Dalam beberapa kasus, penderita kondisi ini juga mengalami mual yang disertai muntah. Bahkan hingga kehilangan sebagian atau seluruh pendengarannya.

Karena gendang telinga berfungsi sebagai penghantar suara, otomatis kemampuan pendengaram seseorang akan langsung menurun ketika genda telinga robek atau pecah. Tak sampai disitu, semakin besar lubang atau robekan pada gendang telinga, maka juga akan semakin besar pula gangguan pendengaran yang akan dialami.

Penyebab Pecahnya Gendang Telinga

  • Infeksi

Gendang telinga berfungsi sebagai pelindung telinga bagian tengah, tak jarang bagian ini membuatnya rawan terkena infeksi. Infeksi yang bisa menyebabkan cairan menumpuk di bagian tengah telinga, penumpukan yang lama-lama menekan bagian gendang telinga hinga akhirnya menjadi robek, ini menjadi penyebab paling sering.

  • Tekanan

Tekanan terhadap telinga bisa didapat dalam beberapa kegiatan seperti, berkendara di tempat tinggi, naik pesawat, menyelam hingga mendaki gunung. Tekanan yang besar ini bisa memicu robeknya gendang telinga, kondisi ini disebut dengan barotrauma.

  • Cedera

Cedera menjadi penyebab nomor dua atau paling sering kedua yang membuat pecahnya gendang telinga. Misalnya, diakibatkan terkena pukulan di telinga hingga mengalami kecelakaan saat berkendara atau berolahraga.

  • Suara Keras

Penyebab gendang telingan robek selanjutnya adalah adanya gelombang suara yang besar dan mengejutkan, seperti suara tembakan dan bom mampu menyebabkan gendang telinga robek dan pecah, kondisi ini disebut dengan acoustic trauma.

  • Goresan Benda

Sangat disarankan untuk berhati-hati ketika membersihkan telinga menggunakan alat pembersih, jika dilakukan dengan asal dan tidak sesuai kondisi maka kemungkinan terburuk bisa menyebabkan robek pada bagian gendang telinga.

Pengobatan Gendang Telinga Pecah

Perlu diketahui bahwa gendang telinga yang pecah akan sembuh sendiri tanpa adanya perawatan khusus dalam beberapa minggu atau bulan setelah terjadi. Namun, seiring waktu tersebut dokter biasanya akan memberikan resep antibiotik, obat tetes telinga hingga obat pereda nyeri jika seseorang mengalami infeksi.

Akan tetapi, pada kerusakan yang tergolong parah akan dilakukan tindakan medis berupa pembedahan, ini juga merupakan cara yang ditempuh guna mempercepat pemulihan. Khususnya dalam kasus yang melibatkan tepi gendang telinga disertai dengan infeksi. Selama proses pemulihan, pasien disarankan untuk menjaga telinga tetap dalam kondisi kering dan tidak terpapar udara dingin.

Penyakit

Abdominal migraine adalah suatu kondisi sakit perut yang diiringi dengan gejala sakit kepala migrain. Kondisi ini sangat tidak nyaman bagi penderitanya, karena dapat menyebabkan mual, kram perut, dan muntah-muntah. Abdominal migrain sering disebut juga dengan migrain perut. 

Penyebab abdominal migraine

Penyebab migrain perut tidak diketahui secara pasti. Namun, ada dugaan bahwa kondisi ini dipicu akibat perubahan senyawa kimia yang diproduksi di dalam tubuh, yaitu histamin dan serotonin. Para ahli berpendapat bahwa rasa kesal atau khawatir seseorang dapat memicu terjadinya abdominal migraine

Beberapa jenis makanan yang dikonsumsi juga dapat meningkat risiko Anda terserang migrain perut, yaitu coklat, makanan dengan monosodium glutamat (MSG), dan daging olahan dengan nitrit. Selain itu, menelan banyak udara juga dapat memicu gejala migrain perut, karena dapat menyebabkan perut kembung dan sulit untuk makan.

Gejala umum

Umumnya, abdominal migraine dialami oleh anak-anak. Jika anak Anda terserang penyakit ini, mereka mungkin akan merasakan sakit di bagian tengah tubuh atau di sekitar pusar. Oleh dokter, gejala ini disebut juga dengan nyeri perut garis tengah. Gejala umum lainnya, termasuk:

  • Mengalami mual atau muntah.
  • Tubuh jadi pucat atau memerah.
  • Mudah menguap, mengantuk, atau tubuh tidak berenergi.
  • Kehilangan nafsu makan atau kesulitan untuk makan.
  • Bagian bawah mata berwarna gelap.

Migrain perut sering kali terjadi secara tiba-tiba dan cukup parah. Kondisi ini dapat menyerang Anda tanpa adanya tanda atau peringatan tertentu. Jika sudah muncul gejala, rasa sakitnya baru dapat hilang setelah satu jam, bahkan bisa berlangsung hingga 3 hari.

Pengobatan yang dapat diberikan

Umumnya, dokter akan memberikan beberapa pengobatan saat abdominal migraine ini kambuh. Namun, dokter biasanya tidak meresepkan obat, kecuali jika gejala yang muncul sangat parah atau sering terjadi. Obat-obatan yang diberikan berupa Ibuprofen atau acetaminophen yang dapat menghentikan serangan jika diberikan dengan cukup dan cepat. 

Jika dengan obat itu tidak berhasil dan usia anak di atas 5 tahun, maka dokter dapat merekomendasikan triptan, seperti rizatriptan (Maxalt) dan zolmitriptan (Zomig) dalam bentuk tablet yang larut di dalam mulut. Selain itu, ada pula obat sumatriptan (semprotan hidung imitrex, serbuk hidung onzetra xsail, tosymra nasal spray) dan zolmitriptan (zomig nasal spray) yang tersedia dalam bentuk semprot hidung.

Cara mencegah abdominal migraine

Jika abdominal migraine sering kambuh, maka konsultasikanlah dengan dokter langkah terbaik untuk meminimalisir kekambuhannya. Biasanya, dengan bantuan orang tua dan dokter, anak-anak yang menderita migrain perut mungkin dapat diketahui faktor pemicunya. 

Anda dapat membuat catatan harian, terkait dengan tanggal dan waktu anak mengalami migrain perut, makanan apa dimakan sebelum penyakit kambuh, apa yang dilakukan sebelum muncul gejala, obat yang dikonsumsi baru-baru ini, dan kondisi tertentu yang mungkin dialami oleh si Kecil, seperti stres atau cemas. 

Jika memang makanan tertentu sebagai pemicunya, Anda mungkin dapat lebih mengawasi anak agar tidak mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan. Jika anak sedang dalam keadaan stres atau cemas, cobalah meminta anak menceritakannya kepada Anda dan membantu si Kecil, agar lebih merasa tenang.

Beberapa obat yang dapat mengurangi risiko kekambuhan abdominal migraine adalah:

  • Cyproheptadine, yaitu obat antihistamin yang dapat membantu masalah perut.
  • Propranolol (Inderal), adalah sejenis obat jantung yang disebut beta-blocker.
  • Asam valproat (Depakene dan Depakote), yaitu obat kejang dan gangguan bipolar.

Namun ingat, konsumsilah obat tersebut sesuai dengan arahan dari dokter. Anak-anak yang mengalami abdominal migraine harus mengonsumsi makanan bergizi dan tinggi serat. Selain itu, melakukan kebiasaan hidup yang sehat, seperti olahraga teratur, cukup tidur, serta melatih cara mengelola emosi dan mengatasi masalah, juga dapat membantu mencegah kekambuhan penyakit ini.

Penyakit

Teliti Memilih Minum Obat Bronkitis atau Pergi ke Dokter

obat bronkitis untuk redakan gejala batuk

Bronkitis merupakan kondisi saat saluran bronkial yang membawa udara dari dan ke paru-paru mengalami peradangan. Inflamasi yang terjadi ini kerap kali bermula dari masalah saluran pernapasan lain, yang pada akhirnya berpengaruh ke paru-paru. 

Penderita bronkitis umumnya akan mengalami gejala awal seperti batuk berdahak ataupun hidung tersumbat. Pada tahap-tahap awal ini, sebenarnya penyakit tersebut bisa ditangani dengan beberapa penanganan di rumah sekaligus konsumsi obat bronkitis yang dijual bebas. 

Obat bebas seperti ibuprofen, aspirin, maupun asetaminofen dapat menjadi pilihan guna membantu mengurangi gejala bronkitis di tahap awal pada orang dewasa khususnya. Akan tetapi jika sudah masuk tahap akut bahkan kronis, tentu penanganan lebih lanjut ke dokter sangat diperlukan. 

Pahami Gejala Bronkitis 

Gejala bronkitis akut maupun kronis umumnya tidak jauh berbeda dengan gejala awal, namun dengan tingkat keparahannya yang lebih tinggi. Penderita bronkitis baik akut umumnya akan mengalami gejala-gejala di bawah ini sampai 10 hari lebih. Sementara pada pasien bronkitis kronis, gejala-gejala ini akan sering muncul dan hilang. Berikut adalah beberapa gejala bronkitis yang harus dipahami.

  • Batuk

Penderita bronkitis akan terus-menerus mengalami batuk sampai beberapa minggu, bahkan sampai mengeluarkan lendir. 

  • Hidung Tersumbat

Bronkitis merupakan penyakit yang menyerang pernapasan. Penderita penyakit ini cenderung mengalami gejala awal seperti pilek, yakni hidung tersumbat. 

  • Demam dan Menggigil 

Ada kemungkinan penderita bronkitis mengalami demam, namun tidak terlalu tinggi. Demam akan diikuti oleh rasa dingin yang membuat menggigil. 

  • Sesak Napas 

Peradangan di bronkia paru-paru akan membuat aliran oksigen tersumbat dan membuat penderita bronkitis cenderung merasa sakit dada dan sesak napas. 

  • Sakit Kepala 

Penderita bronkitis akan merasa sakit kepala karena aliran oksigen yang tidak lancar berpengaruh pula sampai ke otak. 

Waktu Tepat Bertemu Dokter

Berbagai gejala bronkitis di atas mungkin sangat mirip dengan beragam jenis penyakit lain. Anda pun mungkin akan merasa bingung mengenai waktu yang tepat untuk menemui dokter ketika mengalami gejala-gejala tersebut. Karena bagaimanapun, gejala-gejala di atas bisa saja mereda ketika diberi obat bronkitis yang dijual bebas di pasaran. 

Namun jika Anda mengalami kondisi di bawah ini, artinya sudah tidak ada toleransi. Anda mesti segera menemui dokter dan berkonsultasi untuk mendapatkan penanganan yang tepat untuk peradangan bronkia paru-paru yang Anda alami. 

  • Waktu Terlalu Lama

Umumnya gejala bronkitis akan mereda setelah 10 hari Anda beristirahat ataupun meminum obat bronkitis yang dijual bebas. Namun, ada pula gejala yang terus berlanjut hingga beberapa minggu ke depan. Jika sudah mencapai di atas 3 minggu, Anda mesti segera memeriksakan diri ke dokter. 

  • Insomnia 

Rasa tidak nyaman di dada akibat kurang lancarnya oksigen dari dan ke paru-paru sebenarnya tidak terlalu mengganggu waktu tidur Anda. Namun jika sudah dalam tahap parah, sangat mungkin Anda akan mengalami insomnia atau kesulitan tidur akut. Kondisi ini menyulitkan sebab salah satu penanganan terbaik bagi penderita bronkitis adalah istirahat total. Cobalah mengonsultasikan kondisi ini ke dokter. 

  • Demam Tinggi 

Penderita bronkitis wajar mengalami demam. Namun, demam yang dirasakan umumnya tergolong demam rendah. Jika demam sudah mencapai di atas 38 derajat Celsius, artinya Anda harus bertindak cepat ke dokter sebab peradangan di bronkia paru-paru mungkin sudah parah. 

  • Lendir Berubah Warna 

Salah satu gejala bronkitis adalah batuk terus-menerus bahkan sampai mengeluarkan lendir. Gejala ini umum dialami pasien bronkitis bahkan dalam tahap awal gejala. Namun perhatikan warna lendirnya, jika lendir tersebut tidak berwarna putih bahkan cenderung memiliki bercak merah atau berwarna merah, segeralah ke dokter. Bisa jadi peradangan di bronkia paru-paru sudah menimbulkan pendarahan yang berbahaya bagi keselamatan. 

  • Sesak Napas Parah 

Sesak napas juga merupakan gejala umum bronkitis. Tapi jika Anda sudah terlalu sulit bernapas, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

***

Jika gejala bronkitis Anda suda sangat parah, obat bronkitis yang dijual bebas tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap peredaan gejala. Jalan satu-satunya adalah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat sesuai gejala akut yang Anda alami.

Penyakit

Adenoiditis, Kondisi yang Lebih Umum Terjadi pada Anak

Adenoiditis adalah peradangan pada kelenjar adenoids yang disebabkan oleh infeksi

Adenoiditis adalah peradangan pada kelenjar adenoids yang disebabkan oleh infeksi, dan dapat membuat sulit bernafas serta menyebabkan infeksi pernapasan berulang.

Kebanyakan orang, pernah merasakan sakit tenggorokan, dan terkadang amandel di mulut Anda bisa terinfeksi. Namun, amandel bukan satu-satunya kelenjar yang rentan di mulut Anda. 

Adenoid, yang terletak lebih tinggi di mulut, di belakang hidung dan atap mulut Anda juga dapat terinfeksi. Adenoid adalah massa jaringan yang, bersama dengan amandel Anda, membantu menjaga kesehatan Anda dengan menjebak kuman berbahaya yang melewati hidung atau mulut. Adenoid juga menghasilkan antibodi untuk membantu tubuh Anda melawan infeksi. 

Adenoiditis paling sering terlihat pada anak-anak, tetapi kadang-kadang mempengaruhi orang dewasa. Gejala-gejala adenoiditis dapat bervariasi tergantung pada apa yang menyebabkan infeksi, tetapi mungkin termasuk:

  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat
  • Kelenjar bengkak di leher
  • Sakit telinga dan masalah telinga lainnya

Saat hidung tersumbat, bernapas melalui hidung bisa menjadi tantangan. Gejala lain dari adenoiditis yang berhubungan dengan hidung tersumbat termasuk:

  • Bernapas melalui mulut
  • Berbicara dengan suara sengau, seolah-olah Anda berbicara dengan hidung terjepit
  • Sulit tidur
  • Mendengkur atau sleep apnea (suatu kondisi di mana Anda berhenti bernapas dalam waktu singkat selama tidur)

Adenoiditis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti infeksi dengan bakteri Streptococcus. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh sejumlah virus, termasuk virus Epstein-Barr, adenovirus, dan rhinovirus.

Anak-anak lebih rentan terhadap adenoiditis.  Hal ini karena kelenjar adenoid semakin menyusut selama masa kanak-kanak. Pada saat Anda mencapai usia remaja akhir, kelenjar adenoid Anda pada umumnya akan hilang.

Adenoiditis dapat diobati dengan antibiotik.  Namun, jika anak Anda sering mengalami infeksi, termasuk infeksi telinga dan sinus, atau antibiotik tidak membantu, atau jika anak Anda memiliki masalah pernapasan yang berkelanjutan, operasi mungkin diperlukan untuk menghilangkan kelenjar adenoid.

Penyakit

Mesothelioma merupakan sebuah kanker agresif yang biasanya disebabkan karena paparan terhadap asbes. Hal ini memengaruhi sel-sel mesothelial, dan terjadi pada lapisan yang menutupi bagian permukaan luar organ tubuh. Mesothelioma umumnya memengaruhi pleura, atau lapisan paru-paru. Namun, kondisi ini juga muncul pada lapisan jantung dan perut. Mesothelioma merupakan kondisi yang langka dan jarang dijumpai. Di Amerika Serikat sendiri, setiap tahunnya teradapat 3 ribu diagnosa mesothelioma. Sayangnya, tidak ada obat untuk mesothelioma. Namun, terapi paliatif dapat meningkatkan kualitas hidup penderita mesothelioma.

Jenis mesothelioma dan penyebabnya

Mesothelioma merupakan bentuk kanker yang agresif. Dalam arti, kondisi ini dapat berkembang dan menyebar dengan cepat. Ada tiga jenis mesothelioma, yaitu pleural, peritoneal, dan pericardial. Mesothelioma pleural merupakan jenis yang paling sering dijumpai, dan memengaruhi pleura atau lapisan di sekeliling paru-paru. Dalam kasus pleural, mesothelioma menyerang lapisan perut yang disebut peritoneum. Sementara itu, mesothelioma pericardial merupakan bentuk mesothelioma paling langka dan menyerang lapisan pelindung jantung yang disebut pericardium. Setelah diagnosa, 55 persen penderita mesothelioma memiliki harapan hidup selama 6 bulan, 35 persen selama 1 tahun, dan 9 persen selama 5 tahun atau lebih. Tingkat keselamatan berbeda-beda tergantung tipe yang diderita.

Ada hubungan langsung antara mesothelioma dan paparan terhadap asbes, kombinasi dari 6 mineral yang membentuk serat tipis dan panjang. Serat tersebut dapat ditemukan secara alami di tanah dan batu-batuan di seluruh dunia. Asbes terdiri dari silicon, oksigen, dan beberapa elemen lain. Produk-produk yang mengandung asbes, di antaranya adalah:

  • Bahan bangunan, seperti ubin lantai dan bahan-bahan atap
  • Produk-produk friksi, seperti bahan untuk rem
  • Kain, kemasan, dan gasket yang tahan panas

Dulu kala, tukang bangunan akan menggunakan abses untuk insulasi produk dan bangunan agar kedap suara dan tahan api. Saat seseorang memasang, memperbaiki, dan menghancurkan produk-produk dari asbes, serat dapat menyebar di udara. Orang-orang kemudian dapat menghirup dan menelan produk tersebut, dan membuatnya terjebak secara permanen di paru-paru ataupun saluran pencernaan dalam waktu yang lama. Partikel asbes juga dapat memengaruhi bagian tubuh lain.

Gejala mesothelioma

Rata-rata usia diagnosa mesothelioma adalah 72 tahun, dengan gejala yang bermacam-macam tergantung bagian tubuh mana yang terdampak penyakit ini.

  • Mesothelioma pleural

Gejala mesothelioma pleural di antaranya adalah sesak napas, batuk (yang terkadang ditemani dengan rasa sakit), berat badan turun secara tiba-tiba dan tanpa penyebab yang bisa dijelaskan, rasa sakit di bawah tulang rusuk, adanya benjolan di bawah kulit di sekitar daerah dada, rasa sakit punggung bawah, rasa tidak nyaman pada sisi dada, lelah, berkeringat, demam, dan kesulitan menelan.

  • Mesothelioma peritoneal

Dalam kasus mesothelioma peritoneal, gejala yang umum dijumpai di antaranya adalah turunnya berat badan secara tiba-tiba, perut yang membengkak dan sakit, benjolan di perut, serta mual dan muntah.

  • Mesothelioma pericardial

Mesothelioma pericardial dapat menyebabkan tekanan darah rendah, sesak napas endema di kaki, palpitasi jantung, sakit dada, dan rasa lelah yang teramat sangat.

Rata-rata mesothelioma akan membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 45 tahun untuk muncul. Beberapa orang dapat menunjukkan gejala-gejala mesothelioma setelah 10 tahun setelah paparan terjadi, sementara orang lain tidak menunjukkan gejala apapun (asymptomatic) selama lebih dari 50 tahun. Lama waktu hingga munculnya gejala pertama dapat berbeda-beda, tergantung intensitas paparan asbes. Faktor individu dan genetik lain juga memiliki peran yang penting dalam perkembangan mesothelioma.

Penyakit

Serangan jantung memiliki risiko kesehatan yang sangat serius dan dapat mengancam nyawa. Serangan jantung terjadi ketika penyumbatan di arteri koroner mengganggu aliran darah ke jantung, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen. Ada tiga jenis penyakit arteri koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung, yaitu STEMI (ST segment elevation myocardial infrarction), NSTEMI (non-ST segment elevation myocardial infarction), dan kejang arteri koroner (CAS). Artikel ini akan membahas 3 jenis penyakit ini dengan lebih mendalam.

Jenis penyakit jantung

Arteri koroner membawa darah menuju ke jantung dan membuatnya berfungsi. Serangan jantung, atau dikenal dengan sebutan myocardial infarction, terjadi ketika penyumbatan terbentuk di arteri koroner dan membatasi aliran darah menuju ke jantung. Penyumbatan tersebut terebtnuk ketika lemak, kolesterol, dan zat-zat lain menumpuk dan berubah menjadi plak di pembuluh darah. Plak tersebut dapat rusak seiring berjalannya waktu dan melepaskan platelet, yang dapat membuat darah menggumpal. Gumpalan tersebut dapat terjadi di sekitar plak yang akhirnya menghambat aliran darah.

Karena aliran darah terhambat, penyumbatan tersebut dapat menyebabkan kerusakan otot jantung. Keparahan tingkat kerusakan tergantung pada ukuran sumbatan. Ketika darah tidak bisa sampai ke bagian-bagian jantung, kerusakan akan berubah menjadi semakin parah. Serangan jantung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi di bawah ini:

  • STEMI

Serangan jantung STEMI merupakan jenis yang parah dan membutuhkan bantuan medis secepatnya. Serangan jantung ini terjadi ketika arteri koroner benar-benar tersumbat, mencegah darah mengalir ke bagian-bagian jantung. Hal ini menyebabkan kerusakan pada otot jantung, yang dapat membuatnya berhenti berfungsi.

  • NSTEMI

Serangan jantung NSTEMI terjadi ketika arteri koroner tersumbat sebagian dan aliran darah sangat terbatas. Meskipun kondisi ini kurang berbahaya apabila dibandingkan dengan STEMI, kondisi ini masih dapat menyebabkan kerusakan permanen.

  • Kejang arteri koroner (CAS)

Kondisi kejang ini juga disebut dengan serangan jantung diam atau angina tidak stabil. Kondisi ini terjadi ketika arteri yang tersambung dengan jantung berkontraksi, sehingga mencegah atau membatasi aliran darah ke jantung. Gejala-gejala CAS tidak menyebabkan kerusakan permanen, dan dianggap kurang parah apabila dibandingkan dengan jenis penyakit arteri koroner lain. Sangat mungkin untuk salah menganggap kejang arteri koroner dengan kondisi minor seperti gangguan pencernaan. Meskipun tidak parah, memiliki kejang arteti koroner dapat meningkatkan risiko Anda untuk menderita serangan jantung yang lebih parah.

Faktor risiko dan pencegahan

Beberapa orang lebih rentan terkena serangan jantung. Beberapa faktor risiko yang umum adalah tekanan darah tinggi, obesitas atau berat badan berlebih, diet yang buruk (konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak jenuh), jarang berolahraga, merokok, usia, diabetes atau kadar gula darah yang tinggi, serta riwayat medis keluarga menderita penyakit jantung.

Anda dapat menurunkan risiko serangan jantung dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Melakukan setidaknya 150 menit latihan aerobik dengan intensitas sedang atauu 75 menit intensitas tinggi setiap minggunya..
  • Mengurangi stres dan tidak merokok
  • Mengonsumsi makanan-makanan yang kaya akan nutrisi seperti sayuran, buah, gandum utuh, polong-polongan, kacang, dan minyak ikan
  • Menjaga berat badan yang sehat

Namun, serangan jantung tidak selamanya dapat dicegah karena genetik merupakan salah satu faktor risiko. Akan tetapi, dengan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat, seseorang dapat mengambil langkah yang signifikan dalam mengurangi risiko terkena serangan jantung, baik yang disebabkan oleh STEMI, NSTEMI, ataupun kejang arteri koroner (CAS).

Penyakit

Layaknya bagian tubuh yang lain, testis juga dapat mengalami gangguan. Salah satu kondisi tidak normal yang dapat dialami testis adalah adanya cairan pada lapisan pembungkus testis atau dalam istilah medis disebut hidrokel.

Kondisi tersebut dapat kembali normal dengan sendirinya. Akan tetapi, jika terjadi pembengkakan, nyeri, dan rasa tidak nyaman pada skrotum, maka perlu diberikan tindakan medis hidrokelektomi atau operasi hidrokel.

Operasi hidrokel, tindakan apakah itu?

Seperti telah disebutkan sebelumnya, operasi hidrokel atau hidrokelektomi dilakukan untuk mengatasi kondisi hidrokel, yaitu penumpukan cairan di sekitar testis. Kondisi ini sering terjadi pada anak laki-laki, terlebih bayi yang baru lahir. Meski dengan persentase yang kecil, hidrokel juga dapat terjadi pada pria dewasa yang berusia di atas 40 tahun.

Operasi hidrokel ini bertujuan untuk mengambil cairan dan memperkecil ukuran kantong  yang terisi cairan tersebut.

Tidak setiap pasien dengan hidrokel akan langsung disarankan untuk menjalani operasi hidrokel. Biasanya, obat-obatan anti nyeri akan diberikan terlebih dahulu. Pengobatan ini sering kali dapat mengatasi nyeri dan bengkak yang ditimbulkan oleh kondisi hidrokel. Sebelum akhirnya hidrokel menghilang dengan sendirinya, setelah 6 bulan.

Akan tetapi, pada beberapa kasus, hidrokel tidak kunjung menghilang. Jika hidrokel terjadi pada bayi, dokter biasanya akan menunggu sampai anak berusia 1 atau 2 tahun, baru dilakukan operasi hidrokel.

Di samping itu, ada beberapa indikasi medis yang membuat operasi hidrokel perlu dilakukan, antara lain bila hidrokel membengkak di satu sisi skrotum, salah satu atau kedua testis terasa nyeri, skrotum terasa berat dan tidak nyaman akibat adanya pembengkakan.

Persiapan dan pelaksanaan operasi hidrokel

Seperti tindakan operasi pada umumnya, sebelum menjalani operasi hidrokel status kesehatan Anda akan dievaluasi. Anda akan diminta untuk menjalani pemeriksaan darah dan urin.

Segala jenis obat-obatan, baik herbal maupun kimia, dan suplemen yang Anda konsumsi perlu diinformasikan kepada dokter atau petugas medis. Tujuannya, untuk mengantisipasi interaksi atau komplikasi, misal dikhawatirkan ada obat yang mengganggu fungsi pembekuan darah, sehingga ada risiko perdarahan saat operasi dilakukan.

Sebelum operasi hidrokel dilakukan, petugas medis akan memasang kateter. Hal ini ditujukan untuk mengeluarkan cairan pasca tindakan operasi dilakukan, agar pasien terhindar dari infeksi.

Persiapan lainnya adalah pemberian obat bius atau anestesi. Biasanya, dokter memberikan anestesi umum. Jadi, Anda akan tidak sadarkan diri selama prosedur operasi hidrokel dilakukan. Kemudian, dokter juga akan memasang akses intravena di pembuluh darah lengan sebagai saluran untuk masuknya cairan dan obat yang diperlukan.

Setelah semua persiapan tersebut selesai, maka dokter akan membuat sayatan kecil pada skrotum dan mulai mengeluarkan cairan. Pengeluaran cairan tersebut dilakukan dengan menggunakan alat pengisap.

Hidrokelektomi juga dapat dilakukan dengan metode laparoskopi. Di mana dokter membuat sayatan-sayatan kecil dan memasukkan alat laparoskop untuk memperbaiki hidrokel.

Tindakan hidrokelektomi atau operasi hidrokel ini biasanya berlangsung selama 30 menit.

Setelah prosedur hidrokelektomi selesai dilakukan, Anda masih harus menjalani rawat inap untuk diobservasi. Jika proses pemulihan berjalan baik, biasanya Anda diperbolehkan pulang, namun masih harus menjalani rawat jalan. Hal ini ditujukan untuk memantau adanya infeksi atau komplikasi.

Meskipun aman, tindakan operasi hidrokel dapat menimbulkan infeksi atau komplikasi, di antaranya perdarahan, kerusakan testis yang dapat berujung infertilitas, efek samping obat anestesi, hingga kekambuhan atau kembalinya hidrokel.

Penyakit

Setelah manusia sembuh dari penyakit cacar, bekas cacar akan tetap berada di kulit, kecuali manusia melakukan upaya untuk menghilangkannya. Cara menghilangkan bekas cacar dapat dilakukan melalui cara alami, produk perawatan kulit, atau prosedur medis.

Penyakit cacar adalah salah satu penyakit yang berbahaya yang disebabkan oleh virus varicella-zoster dan dapat menimbulkan gejala berupa gatal-gatal, demam, dan mual. Penyakit cacar dapat disembuhkan dalam waktu antara 1 hingga 2 minggu.

Cara Alami

Walaupun membutuhkan waktu cukup lama untuk memulihkan diri, manusia dapat menghilangkan bekas cacar dengan cara alami yang meliputi gandum, aloe vera, jus lemon, madu, dan baking soda.

Produk Perawatan Kulit

Jika cara alami tidak efektif dalam menghilangkan bekas cacar, Anda juga dapat melakukan cara menghilangkan bekas cacar dengan produk perawatan kulit. Produk perawatan kulit bisa didapatkan melalui apotek atau resep dokter. Produk perawatan kulit yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:

  • Krim retinol

Krim retinol mengandung vitamin A yang memiliki kegunaan untuk meningkatkan produksi kolagen pada bagian kulit. Tidak hanya itu, krim retinol juga dapat digunakan untuk menghilangkan bekas cacar. Anda perlu oleskan krim retinol setiap malam sebelum tidur.

  • Produk pengelupasan kulit

Produk pengelupasan kulit bisa menjadi pilihan karena dapat menggantikan sel kulit lama dengan yang baru. Ada dua cara untuk mengelupas cacar melalui produk pengelupasan kulit, yaitu cara mekanis dan kimiawi.

Cara mekanis meliputi scrub atau sikat khusus yang perlu dilakukan setiap tiga hari sekali. Cara kimiawi meliputi krim yang dapat memicu pengelupasan kulit atas. Anda perlu oleskan krim pada bagian yang terdapat bekas cacar sesuai dengan instruksi yang diberikan.

  • Lembaran silikon

Lembaran silikon adalah cara lain yang dapat digunakan dengan menempelkan lembaran tersebut pada bagian kulit yang memiliki bekas cacar. Silikon dapat membantu jaringan luka agar terhidrasi sehingga bekas cacar akan memudar secara perlahan.

Prosedur Medis

Anda tentunya juga dapat menghilangkan bekas cacar melalui prosedur medis. Cara menghilangkan bekas cacar dapat dilakukan melalui:

  • Filler

Kegunaan filler adalah untuk mengisi permukaan kulit yang tidak sejajar yang disebabkan oleh bekas luka. Cara untuk mengisi permukaan kulit adalah dengan menggunakan bahan khusus seperti lemak atau hialuronat.

  • Microneedling

Microneedling adalah prosedur medis yang dilakukan dengan mengoleskan obat bius pada bagian bekas cacar. Setelah itu, dokter akan menggunakan alat khusus seperti roda dengan jarum-jarum kecil untuk menusuk bagian yang dibius.

Tusukan yang diberikan akan membentuk kolagen sehingga kulit terasa halus. Untuk mencapai hasil yang sempurna, prosedur medis ini perlu dilakukan beberapa kali.

  • Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi melibatkan alat khusus yang dapat memutar seperti sikat. Alat tersebut dapat digunakan untuk mengikis lapisan kulit bekas cacar dan dapat memperbaiki kulit.

  • Chemical peeling

Chemical peeling berupa TCA (asam trikloroasetat) merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan bekas cacar karena dapat memicu pembentukan kembali pada kolagen di bagian kulit.

  • Laser

Laser menggunakan cahaya tinggi sehingga ampuh dalam menghilangkan bekas yang ada pada kulit, termasuk bekas cacar.

  • Eksisi

Eksisi adalah pilihan lain jika prosedur medis lain sudah dicoba, namun tidak memberikan hasil yang baik pada kulit. Prosedur eksisi melibatkan operasi kecil dan dijahit kembali setelah mengangkat bagian kulit yang terdapat bekas cacar.

Cara menghilangkan bekas cacar tidak menutup kemungkinan terhadap risiko alergi atau iritasi pada kulit. Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter agar Anda menerima pengobatan yang lebih cocok untuk Anda.

Penyakit

Orang memiliki pandangan berbeda tentang masturbasi. Sebagian menganggap hal tersebut tidak baik, sebagian menganggap masturbasi normal dilakukan. Masturbasi merupakan aktivitas seksual yang dilakukan oleh diri sendiri untuk memperoleh rangsangan.

Aktivitas tersebut sebetulnya memang normal saja untuk dilakukan. Baik bagi laki-laki, maupun perempuan. Meski demikian, ada risiki atau bahaya masturbasi yang diam-diam mengintai Anda.

Bahaya masturbasi yang perlu diwaspadai

Untuk aktivitas apa pun, kuncinya adalah hindari melakukan segala sesuatu secara berlebihan, termasuk masturbasi. Sebab jika dilakukan berlebihan, ada risiko yang mungkin timbul.

Memang belum ada ketentuan pasti terkait jumlah masturbasi yang aman dan sehat. Hal tersebut sangat tergantung pada kondisi fisik dan mental seseorang. Faktor yang perlu diperhatikan, antara lain asupan nutrisi sehari-hari, kanduang air di dalam tubuh, kondisi kesehatan orang tersebut saat melakukan masturbasi, dan lain sebagainya.

Berikut ini beberapa bahaya masturbasi yang mungkin terjadi apabila aktivitas ini dilakukan berlebihan.

1. Infeksi dan iritasi

Kadang beberapa orang melakukan masturbasi menggunakan alat bantu seks. Perlu diingat, kebersihan alat bantu seks yang digunakan harus diperhatikan dengan baik. Sebab penggunaan alat bantu seks yang tidak bersih dapat berpotensi menimbulkan infeksi.

Selain karena alat bantu seks, terlalu sering melakukan masturbasi atau melakukan masturbasi secara agresif, juga dapat memicu terjadinya infeksi. Ketika terjadi infeksi, alat kelamin akan terasa gatal, panas, bahkan mengalami pembengkakan. Jika sudah demikian, tentu Anda membutuhkan pertolongan tenaga medis untuk mengatasinya.

Tak hanya infeksi, kulit di area alat kelamin juga cenderung lebih lembut dan tipis dibanding bagian tubuh lainnya. Sehingga aktivitas masturbasi berlebihan atau terlalu agresif juga dapat memicu iritasi. Bila Anda melakukan masturbasi dengan bantuan tangan, iritasi tak hanya dapat terjadi pada alat kelamin, tetapi juga pada tangan Anda.

Mungkin Anda akan berpikir, menggunakan pelumas dapat membantu Anda menghindari bahaya masturbasi tersebut. Sebab pelumas dapat mengurangi gesekan, sehingga memperkecil potensi iritasi. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun tidak sepenuhnya benar pula. Mungkin pelumas dapat menolong Anda terhindar dari iritasi, tapi Anda perlu memperhatikan kandungannya, sebab sebagian orang memiliki alergi terhadap bahan yang ada di dalam pelumas.

2. Adiksi

Ternyata bukan hanya narkotika atau psikotropika yang dapat menimbulkan adiksi atau kecanduan. Masturbasi pun dapat menimbulkan adiksi.

Belum diketahui secara pasti mengapa masturbasi dapat menimbulkan kecanduan. Namun kemungkinan besar karena saat melakukan masturbasi, tubuh kita akan mengeluarkan endorfin.

Endorfin akan mengaktifkan reseptor opiat atau morfin di otak. Oleh sebab itu, hormon endorfin kadang disebut juga sebagai morfin endogen, zat menyerupai morfin yang dikeluarkan secara alami oleh tubuh. Dampaknya, orang akan merasa euforia, senang, serta ada efek menenangkan.

Diduga hal inilah yang membuat seseorang akhirnya adiksi atau kecanduan masturbasi.  Dan seperti adiksi terhadap narkotika, adiksi terhadap masturbasi juga dapat membuat seseorang mengabaikan lingkungan sekitar. Meninggalkan sekolah atau pekerjaan, dan lebih memilih melakukan masturbasi. Jika dibiarkan, bahaya masturbasi yang satu ini memang akan berdampak sangat fatal.

3. Disfungsi seksual

Tahukah Anda bahwa bentuk masturbasi tertentu dapat menyebabkan disfungsi seksual? Sebagai contoh, seorang pria yang merangsang dirinya dengan cara yang berbeda dari yang dilakukan oleh pasangannya, dapat menyebabkan ejakulasi tertunda.

Akibatnya, orang tersebut akan sulit atau tidak bisa sama sekali mencapai klimaks. Maka, perlu diperhatikan, saat melakukan masturbasi sebaiknya lakukan gerakan yang menyerupai stimulasi yang dilakukan oleh pasangan.

Sampai saat ini, bahaya masturbasi yang mungkin timbul memang masih diperdebatkan. Namun, tidak ada salahnya bila Anda berusaha mengontrol jumlah aktivitas masturbasi yang dilakukan agar tidak menjadi berlebihan.

Kesehatan Kulit, Penyakit

Setiap orang perlu menjaga mata agar dapat melihat dengan baik. Seseorang dapat mengalami mata minus dimana pandangan terhadap suatu objek kurang jelas. Contoh penyebab mata minus adalah baca buku di ruang gelap. Oleh karena itu, seseorang perlu menggunakan kacamata agar melihat lebih jelas. Sebenarnya ada banyak cara untuk menggunakan obat mata minus.

Apa Yang Bisa Dikonsumsi?

Salah satu cara yang efektif adalah mengkonsumsi bahan-bahan alami. Bahan-bahan alami adalah obat mata minus tradisional mampu menyehatkan mata. Contoh bahan alami yang bisa dikonsumsi adalah wortel, namun ada berbagai makanan yang dapat Anda coba, antara lain:

  1. Buah bit

Buah bit merupakan tanaman umbi berwarna merah yang terlihat seperti buah ceri yang baik untuk dikonsumsi karena mengandung banyak nutrisi berupa antioksidan lutein, fitonutrien, folat, kalium, serat, vitamin C, magnesium, zat besi, fosfor, triptofan, coumarin, dan betasianin.

Buah bit mampu menjaga kesehatan mata dengan mencegah katarak dan degenerasi makula. Tidak hanya itu, buah bit mampu melancarkan pencernaan, mencegah anemia, mengatasi hipertensi, mengeluarkan racun dari hati dan ginjal, dan meningkatkan stamina.

  • Kurma muda

Kurma muda adalah pilihan lain yang bisa Anda coba karena mengandung karotenoid yang dapat menjaga kualitas penglihatan dan mencegah risiko gangguan kesehatan mata seperti degenerasi makula.

  • Susu murni

Susu murni terdapat nutrisi yang bermanfaat berupa vitamin A, omega-3, lutein, dan zeaxanthin yang dapat mencegah gangguan penglihatan seperti katarak. Selain itu, susu murni dapat menjaga kesehatan tulang, otak, dan kulit, serta mencegah risiko kanker, stroke, dan jantung.

  • Kale

Kale merupakan jenis sayur yang dapat meningkatkan kesehatan mata, karena memiliki kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin. Kegunaannya adalah untuk mencegah gangguan penglihatan seperti katarak dan degenerasi makula.

  • Bayam

Bayam juga memiliki kandungan yang sama seperti kale, yaitu antioksidan lutein dan zeaxanthin, yang kegunaannya untuk mencegah gangguan penglihatan seperti katarak dan degenerasi makula. Tidak hanya itu, bayam baik untuk dikonsumsi karena mampu mengontrol tekanan darah dan mencegah risiko penyakit stroke dan jantung.

  • Wortel

Wortel adalah salah satu makanan yang paling umum untuk dikonsumsi karena mengandung vitamin A yang dapat menjaga kesehatan mata dengan membantu retina menyerap cahaya lebih baik. Artinya, seseorang dapat melihat lebih jelas di tempat yang gelap.

  • Tomat

Tomat mengandung lutein, likopen, dan beta-karoten yang mampu melindungi mata dari katarak dan degenerasi makula.

  • Markisa

Markisa mengandung vitamin A yang dapat mencegah katarak dan degenerasi makula.

Cara Lain Untuk Mengatasi Mata Minus

Selain mengkonsumsi makanan yang dianjurkan di atas, Anda sebaiknya melakukan beberapa cara untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mata. Cara-cara tersebut antara lain:

  • Jika mata Anda merasa lelah karena beraktivitas, Anda sebaiknya istirahatkan mata Anda sejenak.
  • Anda sebaiknya sering beraktivitas di luar ruangan.
  • Anda sebaiknya jangan membaca, menulis, atau melihat benda atau tulisan dalam jarak yang terlalu dekat.
  • Anda sebaiknya hindari membaca atau menggunakan dawai di tempat yang gelap.

Anda perlu menjalani pola hidup yang sehat seperti konsumsi makanan yang sehat dan melakukan cara-cara yang dianjurkan di atas sebagai obat mata minus. Jika Anda sering melakukan kebiasaan buruk pada mata Anda, konsekuensinya bisa parah seperti katarak sehingga perlu menjalani operasi.

Anda juga perlu ketahui bahwa mata lelah disebabkan karena sering sakit kepala atau pusing. Jika Anda mengalami gangguan seperti ini, maka akan mengakibatkan gangguan rabun jauh atau mata minus. Oleh karena itu, obat mata minus tradisional seperti wortel sangat diperlukan. Cara tersebut adalah cara yang efektif untuk mencegah masalah pada mata.

Hidup Sehat, Penyakit