Adenoiditis, Kondisi yang Lebih Umum Terjadi pada Anak

Adenoiditis adalah peradangan pada kelenjar adenoids yang disebabkan oleh infeksi

Adenoiditis adalah peradangan pada kelenjar adenoids yang disebabkan oleh infeksi, dan dapat membuat sulit bernafas serta menyebabkan infeksi pernapasan berulang.

Kebanyakan orang, pernah merasakan sakit tenggorokan, dan terkadang amandel di mulut Anda bisa terinfeksi. Namun, amandel bukan satu-satunya kelenjar yang rentan di mulut Anda. 

Adenoid, yang terletak lebih tinggi di mulut, di belakang hidung dan atap mulut Anda juga dapat terinfeksi. Adenoid adalah massa jaringan yang, bersama dengan amandel Anda, membantu menjaga kesehatan Anda dengan menjebak kuman berbahaya yang melewati hidung atau mulut. Adenoid juga menghasilkan antibodi untuk membantu tubuh Anda melawan infeksi. 

Adenoiditis paling sering terlihat pada anak-anak, tetapi kadang-kadang mempengaruhi orang dewasa. Gejala-gejala adenoiditis dapat bervariasi tergantung pada apa yang menyebabkan infeksi, tetapi mungkin termasuk:

  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat
  • Kelenjar bengkak di leher
  • Sakit telinga dan masalah telinga lainnya

Saat hidung tersumbat, bernapas melalui hidung bisa menjadi tantangan. Gejala lain dari adenoiditis yang berhubungan dengan hidung tersumbat termasuk:

  • Bernapas melalui mulut
  • Berbicara dengan suara sengau, seolah-olah Anda berbicara dengan hidung terjepit
  • Sulit tidur
  • Mendengkur atau sleep apnea (suatu kondisi di mana Anda berhenti bernapas dalam waktu singkat selama tidur)

Adenoiditis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti infeksi dengan bakteri Streptococcus. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh sejumlah virus, termasuk virus Epstein-Barr, adenovirus, dan rhinovirus.

Anak-anak lebih rentan terhadap adenoiditis.  Hal ini karena kelenjar adenoid semakin menyusut selama masa kanak-kanak. Pada saat Anda mencapai usia remaja akhir, kelenjar adenoid Anda pada umumnya akan hilang.

Adenoiditis dapat diobati dengan antibiotik.  Namun, jika anak Anda sering mengalami infeksi, termasuk infeksi telinga dan sinus, atau antibiotik tidak membantu, atau jika anak Anda memiliki masalah pernapasan yang berkelanjutan, operasi mungkin diperlukan untuk menghilangkan kelenjar adenoid.

Penyakit

Mesothelioma merupakan sebuah kanker agresif yang biasanya disebabkan karena paparan terhadap asbes. Hal ini memengaruhi sel-sel mesothelial, dan terjadi pada lapisan yang menutupi bagian permukaan luar organ tubuh. Mesothelioma umumnya memengaruhi pleura, atau lapisan paru-paru. Namun, kondisi ini juga muncul pada lapisan jantung dan perut. Mesothelioma merupakan kondisi yang langka dan jarang dijumpai. Di Amerika Serikat sendiri, setiap tahunnya teradapat 3 ribu diagnosa mesothelioma. Sayangnya, tidak ada obat untuk mesothelioma. Namun, terapi paliatif dapat meningkatkan kualitas hidup penderita mesothelioma.

Jenis mesothelioma dan penyebabnya

Mesothelioma merupakan bentuk kanker yang agresif. Dalam arti, kondisi ini dapat berkembang dan menyebar dengan cepat. Ada tiga jenis mesothelioma, yaitu pleural, peritoneal, dan pericardial. Mesothelioma pleural merupakan jenis yang paling sering dijumpai, dan memengaruhi pleura atau lapisan di sekeliling paru-paru. Dalam kasus pleural, mesothelioma menyerang lapisan perut yang disebut peritoneum. Sementara itu, mesothelioma pericardial merupakan bentuk mesothelioma paling langka dan menyerang lapisan pelindung jantung yang disebut pericardium. Setelah diagnosa, 55 persen penderita mesothelioma memiliki harapan hidup selama 6 bulan, 35 persen selama 1 tahun, dan 9 persen selama 5 tahun atau lebih. Tingkat keselamatan berbeda-beda tergantung tipe yang diderita.

Ada hubungan langsung antara mesothelioma dan paparan terhadap asbes, kombinasi dari 6 mineral yang membentuk serat tipis dan panjang. Serat tersebut dapat ditemukan secara alami di tanah dan batu-batuan di seluruh dunia. Asbes terdiri dari silicon, oksigen, dan beberapa elemen lain. Produk-produk yang mengandung asbes, di antaranya adalah:

  • Bahan bangunan, seperti ubin lantai dan bahan-bahan atap
  • Produk-produk friksi, seperti bahan untuk rem
  • Kain, kemasan, dan gasket yang tahan panas

Dulu kala, tukang bangunan akan menggunakan abses untuk insulasi produk dan bangunan agar kedap suara dan tahan api. Saat seseorang memasang, memperbaiki, dan menghancurkan produk-produk dari asbes, serat dapat menyebar di udara. Orang-orang kemudian dapat menghirup dan menelan produk tersebut, dan membuatnya terjebak secara permanen di paru-paru ataupun saluran pencernaan dalam waktu yang lama. Partikel asbes juga dapat memengaruhi bagian tubuh lain.

Gejala mesothelioma

Rata-rata usia diagnosa mesothelioma adalah 72 tahun, dengan gejala yang bermacam-macam tergantung bagian tubuh mana yang terdampak penyakit ini.

  • Mesothelioma pleural

Gejala mesothelioma pleural di antaranya adalah sesak napas, batuk (yang terkadang ditemani dengan rasa sakit), berat badan turun secara tiba-tiba dan tanpa penyebab yang bisa dijelaskan, rasa sakit di bawah tulang rusuk, adanya benjolan di bawah kulit di sekitar daerah dada, rasa sakit punggung bawah, rasa tidak nyaman pada sisi dada, lelah, berkeringat, demam, dan kesulitan menelan.

  • Mesothelioma peritoneal

Dalam kasus mesothelioma peritoneal, gejala yang umum dijumpai di antaranya adalah turunnya berat badan secara tiba-tiba, perut yang membengkak dan sakit, benjolan di perut, serta mual dan muntah.

  • Mesothelioma pericardial

Mesothelioma pericardial dapat menyebabkan tekanan darah rendah, sesak napas endema di kaki, palpitasi jantung, sakit dada, dan rasa lelah yang teramat sangat.

Rata-rata mesothelioma akan membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 45 tahun untuk muncul. Beberapa orang dapat menunjukkan gejala-gejala mesothelioma setelah 10 tahun setelah paparan terjadi, sementara orang lain tidak menunjukkan gejala apapun (asymptomatic) selama lebih dari 50 tahun. Lama waktu hingga munculnya gejala pertama dapat berbeda-beda, tergantung intensitas paparan asbes. Faktor individu dan genetik lain juga memiliki peran yang penting dalam perkembangan mesothelioma.

Penyakit

Serangan jantung memiliki risiko kesehatan yang sangat serius dan dapat mengancam nyawa. Serangan jantung terjadi ketika penyumbatan di arteri koroner mengganggu aliran darah ke jantung, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen. Ada tiga jenis penyakit arteri koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung, yaitu STEMI (ST segment elevation myocardial infrarction), NSTEMI (non-ST segment elevation myocardial infarction), dan kejang arteri koroner (CAS). Artikel ini akan membahas 3 jenis penyakit ini dengan lebih mendalam.

Jenis penyakit jantung

Arteri koroner membawa darah menuju ke jantung dan membuatnya berfungsi. Serangan jantung, atau dikenal dengan sebutan myocardial infarction, terjadi ketika penyumbatan terbentuk di arteri koroner dan membatasi aliran darah menuju ke jantung. Penyumbatan tersebut terebtnuk ketika lemak, kolesterol, dan zat-zat lain menumpuk dan berubah menjadi plak di pembuluh darah. Plak tersebut dapat rusak seiring berjalannya waktu dan melepaskan platelet, yang dapat membuat darah menggumpal. Gumpalan tersebut dapat terjadi di sekitar plak yang akhirnya menghambat aliran darah.

Karena aliran darah terhambat, penyumbatan tersebut dapat menyebabkan kerusakan otot jantung. Keparahan tingkat kerusakan tergantung pada ukuran sumbatan. Ketika darah tidak bisa sampai ke bagian-bagian jantung, kerusakan akan berubah menjadi semakin parah. Serangan jantung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi di bawah ini:

  • STEMI

Serangan jantung STEMI merupakan jenis yang parah dan membutuhkan bantuan medis secepatnya. Serangan jantung ini terjadi ketika arteri koroner benar-benar tersumbat, mencegah darah mengalir ke bagian-bagian jantung. Hal ini menyebabkan kerusakan pada otot jantung, yang dapat membuatnya berhenti berfungsi.

  • NSTEMI

Serangan jantung NSTEMI terjadi ketika arteri koroner tersumbat sebagian dan aliran darah sangat terbatas. Meskipun kondisi ini kurang berbahaya apabila dibandingkan dengan STEMI, kondisi ini masih dapat menyebabkan kerusakan permanen.

  • Kejang arteri koroner (CAS)

Kondisi kejang ini juga disebut dengan serangan jantung diam atau angina tidak stabil. Kondisi ini terjadi ketika arteri yang tersambung dengan jantung berkontraksi, sehingga mencegah atau membatasi aliran darah ke jantung. Gejala-gejala CAS tidak menyebabkan kerusakan permanen, dan dianggap kurang parah apabila dibandingkan dengan jenis penyakit arteri koroner lain. Sangat mungkin untuk salah menganggap kejang arteri koroner dengan kondisi minor seperti gangguan pencernaan. Meskipun tidak parah, memiliki kejang arteti koroner dapat meningkatkan risiko Anda untuk menderita serangan jantung yang lebih parah.

Faktor risiko dan pencegahan

Beberapa orang lebih rentan terkena serangan jantung. Beberapa faktor risiko yang umum adalah tekanan darah tinggi, obesitas atau berat badan berlebih, diet yang buruk (konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak jenuh), jarang berolahraga, merokok, usia, diabetes atau kadar gula darah yang tinggi, serta riwayat medis keluarga menderita penyakit jantung.

Anda dapat menurunkan risiko serangan jantung dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Melakukan setidaknya 150 menit latihan aerobik dengan intensitas sedang atauu 75 menit intensitas tinggi setiap minggunya..
  • Mengurangi stres dan tidak merokok
  • Mengonsumsi makanan-makanan yang kaya akan nutrisi seperti sayuran, buah, gandum utuh, polong-polongan, kacang, dan minyak ikan
  • Menjaga berat badan yang sehat

Namun, serangan jantung tidak selamanya dapat dicegah karena genetik merupakan salah satu faktor risiko. Akan tetapi, dengan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat, seseorang dapat mengambil langkah yang signifikan dalam mengurangi risiko terkena serangan jantung, baik yang disebabkan oleh STEMI, NSTEMI, ataupun kejang arteri koroner (CAS).

Penyakit

Layaknya bagian tubuh yang lain, testis juga dapat mengalami gangguan. Salah satu kondisi tidak normal yang dapat dialami testis adalah adanya cairan pada lapisan pembungkus testis atau dalam istilah medis disebut hidrokel.

Kondisi tersebut dapat kembali normal dengan sendirinya. Akan tetapi, jika terjadi pembengkakan, nyeri, dan rasa tidak nyaman pada skrotum, maka perlu diberikan tindakan medis hidrokelektomi atau operasi hidrokel.

Operasi hidrokel, tindakan apakah itu?

Seperti telah disebutkan sebelumnya, operasi hidrokel atau hidrokelektomi dilakukan untuk mengatasi kondisi hidrokel, yaitu penumpukan cairan di sekitar testis. Kondisi ini sering terjadi pada anak laki-laki, terlebih bayi yang baru lahir. Meski dengan persentase yang kecil, hidrokel juga dapat terjadi pada pria dewasa yang berusia di atas 40 tahun.

Operasi hidrokel ini bertujuan untuk mengambil cairan dan memperkecil ukuran kantong  yang terisi cairan tersebut.

Tidak setiap pasien dengan hidrokel akan langsung disarankan untuk menjalani operasi hidrokel. Biasanya, obat-obatan anti nyeri akan diberikan terlebih dahulu. Pengobatan ini sering kali dapat mengatasi nyeri dan bengkak yang ditimbulkan oleh kondisi hidrokel. Sebelum akhirnya hidrokel menghilang dengan sendirinya, setelah 6 bulan.

Akan tetapi, pada beberapa kasus, hidrokel tidak kunjung menghilang. Jika hidrokel terjadi pada bayi, dokter biasanya akan menunggu sampai anak berusia 1 atau 2 tahun, baru dilakukan operasi hidrokel.

Di samping itu, ada beberapa indikasi medis yang membuat operasi hidrokel perlu dilakukan, antara lain bila hidrokel membengkak di satu sisi skrotum, salah satu atau kedua testis terasa nyeri, skrotum terasa berat dan tidak nyaman akibat adanya pembengkakan.

Persiapan dan pelaksanaan operasi hidrokel

Seperti tindakan operasi pada umumnya, sebelum menjalani operasi hidrokel status kesehatan Anda akan dievaluasi. Anda akan diminta untuk menjalani pemeriksaan darah dan urin.

Segala jenis obat-obatan, baik herbal maupun kimia, dan suplemen yang Anda konsumsi perlu diinformasikan kepada dokter atau petugas medis. Tujuannya, untuk mengantisipasi interaksi atau komplikasi, misal dikhawatirkan ada obat yang mengganggu fungsi pembekuan darah, sehingga ada risiko perdarahan saat operasi dilakukan.

Sebelum operasi hidrokel dilakukan, petugas medis akan memasang kateter. Hal ini ditujukan untuk mengeluarkan cairan pasca tindakan operasi dilakukan, agar pasien terhindar dari infeksi.

Persiapan lainnya adalah pemberian obat bius atau anestesi. Biasanya, dokter memberikan anestesi umum. Jadi, Anda akan tidak sadarkan diri selama prosedur operasi hidrokel dilakukan. Kemudian, dokter juga akan memasang akses intravena di pembuluh darah lengan sebagai saluran untuk masuknya cairan dan obat yang diperlukan.

Setelah semua persiapan tersebut selesai, maka dokter akan membuat sayatan kecil pada skrotum dan mulai mengeluarkan cairan. Pengeluaran cairan tersebut dilakukan dengan menggunakan alat pengisap.

Hidrokelektomi juga dapat dilakukan dengan metode laparoskopi. Di mana dokter membuat sayatan-sayatan kecil dan memasukkan alat laparoskop untuk memperbaiki hidrokel.

Tindakan hidrokelektomi atau operasi hidrokel ini biasanya berlangsung selama 30 menit.

Setelah prosedur hidrokelektomi selesai dilakukan, Anda masih harus menjalani rawat inap untuk diobservasi. Jika proses pemulihan berjalan baik, biasanya Anda diperbolehkan pulang, namun masih harus menjalani rawat jalan. Hal ini ditujukan untuk memantau adanya infeksi atau komplikasi.

Meskipun aman, tindakan operasi hidrokel dapat menimbulkan infeksi atau komplikasi, di antaranya perdarahan, kerusakan testis yang dapat berujung infertilitas, efek samping obat anestesi, hingga kekambuhan atau kembalinya hidrokel.

Penyakit

Setelah manusia sembuh dari penyakit cacar, bekas cacar akan tetap berada di kulit, kecuali manusia melakukan upaya untuk menghilangkannya. Cara menghilangkan bekas cacar dapat dilakukan melalui cara alami, produk perawatan kulit, atau prosedur medis.

Penyakit cacar adalah salah satu penyakit yang berbahaya yang disebabkan oleh virus varicella-zoster dan dapat menimbulkan gejala berupa gatal-gatal, demam, dan mual. Penyakit cacar dapat disembuhkan dalam waktu antara 1 hingga 2 minggu.

Cara Alami

Walaupun membutuhkan waktu cukup lama untuk memulihkan diri, manusia dapat menghilangkan bekas cacar dengan cara alami yang meliputi gandum, aloe vera, jus lemon, madu, dan baking soda.

Produk Perawatan Kulit

Jika cara alami tidak efektif dalam menghilangkan bekas cacar, Anda juga dapat melakukan cara menghilangkan bekas cacar dengan produk perawatan kulit. Produk perawatan kulit bisa didapatkan melalui apotek atau resep dokter. Produk perawatan kulit yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:

  • Krim retinol

Krim retinol mengandung vitamin A yang memiliki kegunaan untuk meningkatkan produksi kolagen pada bagian kulit. Tidak hanya itu, krim retinol juga dapat digunakan untuk menghilangkan bekas cacar. Anda perlu oleskan krim retinol setiap malam sebelum tidur.

  • Produk pengelupasan kulit

Produk pengelupasan kulit bisa menjadi pilihan karena dapat menggantikan sel kulit lama dengan yang baru. Ada dua cara untuk mengelupas cacar melalui produk pengelupasan kulit, yaitu cara mekanis dan kimiawi.

Cara mekanis meliputi scrub atau sikat khusus yang perlu dilakukan setiap tiga hari sekali. Cara kimiawi meliputi krim yang dapat memicu pengelupasan kulit atas. Anda perlu oleskan krim pada bagian yang terdapat bekas cacar sesuai dengan instruksi yang diberikan.

  • Lembaran silikon

Lembaran silikon adalah cara lain yang dapat digunakan dengan menempelkan lembaran tersebut pada bagian kulit yang memiliki bekas cacar. Silikon dapat membantu jaringan luka agar terhidrasi sehingga bekas cacar akan memudar secara perlahan.

Prosedur Medis

Anda tentunya juga dapat menghilangkan bekas cacar melalui prosedur medis. Cara menghilangkan bekas cacar dapat dilakukan melalui:

  • Filler

Kegunaan filler adalah untuk mengisi permukaan kulit yang tidak sejajar yang disebabkan oleh bekas luka. Cara untuk mengisi permukaan kulit adalah dengan menggunakan bahan khusus seperti lemak atau hialuronat.

  • Microneedling

Microneedling adalah prosedur medis yang dilakukan dengan mengoleskan obat bius pada bagian bekas cacar. Setelah itu, dokter akan menggunakan alat khusus seperti roda dengan jarum-jarum kecil untuk menusuk bagian yang dibius.

Tusukan yang diberikan akan membentuk kolagen sehingga kulit terasa halus. Untuk mencapai hasil yang sempurna, prosedur medis ini perlu dilakukan beberapa kali.

  • Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi melibatkan alat khusus yang dapat memutar seperti sikat. Alat tersebut dapat digunakan untuk mengikis lapisan kulit bekas cacar dan dapat memperbaiki kulit.

  • Chemical peeling

Chemical peeling berupa TCA (asam trikloroasetat) merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan bekas cacar karena dapat memicu pembentukan kembali pada kolagen di bagian kulit.

  • Laser

Laser menggunakan cahaya tinggi sehingga ampuh dalam menghilangkan bekas yang ada pada kulit, termasuk bekas cacar.

  • Eksisi

Eksisi adalah pilihan lain jika prosedur medis lain sudah dicoba, namun tidak memberikan hasil yang baik pada kulit. Prosedur eksisi melibatkan operasi kecil dan dijahit kembali setelah mengangkat bagian kulit yang terdapat bekas cacar.

Cara menghilangkan bekas cacar tidak menutup kemungkinan terhadap risiko alergi atau iritasi pada kulit. Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter agar Anda menerima pengobatan yang lebih cocok untuk Anda.

Penyakit

Orang memiliki pandangan berbeda tentang masturbasi. Sebagian menganggap hal tersebut tidak baik, sebagian menganggap masturbasi normal dilakukan. Masturbasi merupakan aktivitas seksual yang dilakukan oleh diri sendiri untuk memperoleh rangsangan.

Aktivitas tersebut sebetulnya memang normal saja untuk dilakukan. Baik bagi laki-laki, maupun perempuan. Meski demikian, ada risiki atau bahaya masturbasi yang diam-diam mengintai Anda.

Bahaya masturbasi yang perlu diwaspadai

Untuk aktivitas apa pun, kuncinya adalah hindari melakukan segala sesuatu secara berlebihan, termasuk masturbasi. Sebab jika dilakukan berlebihan, ada risiko yang mungkin timbul.

Memang belum ada ketentuan pasti terkait jumlah masturbasi yang aman dan sehat. Hal tersebut sangat tergantung pada kondisi fisik dan mental seseorang. Faktor yang perlu diperhatikan, antara lain asupan nutrisi sehari-hari, kanduang air di dalam tubuh, kondisi kesehatan orang tersebut saat melakukan masturbasi, dan lain sebagainya.

Berikut ini beberapa bahaya masturbasi yang mungkin terjadi apabila aktivitas ini dilakukan berlebihan.

1. Infeksi dan iritasi

Kadang beberapa orang melakukan masturbasi menggunakan alat bantu seks. Perlu diingat, kebersihan alat bantu seks yang digunakan harus diperhatikan dengan baik. Sebab penggunaan alat bantu seks yang tidak bersih dapat berpotensi menimbulkan infeksi.

Selain karena alat bantu seks, terlalu sering melakukan masturbasi atau melakukan masturbasi secara agresif, juga dapat memicu terjadinya infeksi. Ketika terjadi infeksi, alat kelamin akan terasa gatal, panas, bahkan mengalami pembengkakan. Jika sudah demikian, tentu Anda membutuhkan pertolongan tenaga medis untuk mengatasinya.

Tak hanya infeksi, kulit di area alat kelamin juga cenderung lebih lembut dan tipis dibanding bagian tubuh lainnya. Sehingga aktivitas masturbasi berlebihan atau terlalu agresif juga dapat memicu iritasi. Bila Anda melakukan masturbasi dengan bantuan tangan, iritasi tak hanya dapat terjadi pada alat kelamin, tetapi juga pada tangan Anda.

Mungkin Anda akan berpikir, menggunakan pelumas dapat membantu Anda menghindari bahaya masturbasi tersebut. Sebab pelumas dapat mengurangi gesekan, sehingga memperkecil potensi iritasi. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun tidak sepenuhnya benar pula. Mungkin pelumas dapat menolong Anda terhindar dari iritasi, tapi Anda perlu memperhatikan kandungannya, sebab sebagian orang memiliki alergi terhadap bahan yang ada di dalam pelumas.

2. Adiksi

Ternyata bukan hanya narkotika atau psikotropika yang dapat menimbulkan adiksi atau kecanduan. Masturbasi pun dapat menimbulkan adiksi.

Belum diketahui secara pasti mengapa masturbasi dapat menimbulkan kecanduan. Namun kemungkinan besar karena saat melakukan masturbasi, tubuh kita akan mengeluarkan endorfin.

Endorfin akan mengaktifkan reseptor opiat atau morfin di otak. Oleh sebab itu, hormon endorfin kadang disebut juga sebagai morfin endogen, zat menyerupai morfin yang dikeluarkan secara alami oleh tubuh. Dampaknya, orang akan merasa euforia, senang, serta ada efek menenangkan.

Diduga hal inilah yang membuat seseorang akhirnya adiksi atau kecanduan masturbasi.  Dan seperti adiksi terhadap narkotika, adiksi terhadap masturbasi juga dapat membuat seseorang mengabaikan lingkungan sekitar. Meninggalkan sekolah atau pekerjaan, dan lebih memilih melakukan masturbasi. Jika dibiarkan, bahaya masturbasi yang satu ini memang akan berdampak sangat fatal.

3. Disfungsi seksual

Tahukah Anda bahwa bentuk masturbasi tertentu dapat menyebabkan disfungsi seksual? Sebagai contoh, seorang pria yang merangsang dirinya dengan cara yang berbeda dari yang dilakukan oleh pasangannya, dapat menyebabkan ejakulasi tertunda.

Akibatnya, orang tersebut akan sulit atau tidak bisa sama sekali mencapai klimaks. Maka, perlu diperhatikan, saat melakukan masturbasi sebaiknya lakukan gerakan yang menyerupai stimulasi yang dilakukan oleh pasangan.

Sampai saat ini, bahaya masturbasi yang mungkin timbul memang masih diperdebatkan. Namun, tidak ada salahnya bila Anda berusaha mengontrol jumlah aktivitas masturbasi yang dilakukan agar tidak menjadi berlebihan.

Kesehatan Kulit, Penyakit

Setiap orang perlu menjaga mata agar dapat melihat dengan baik. Seseorang dapat mengalami mata minus dimana pandangan terhadap suatu objek kurang jelas. Contoh penyebab mata minus adalah baca buku di ruang gelap. Oleh karena itu, seseorang perlu menggunakan kacamata agar melihat lebih jelas. Sebenarnya ada banyak cara untuk menggunakan obat mata minus.

Apa Yang Bisa Dikonsumsi?

Salah satu cara yang efektif adalah mengkonsumsi bahan-bahan alami. Bahan-bahan alami adalah obat mata minus tradisional mampu menyehatkan mata. Contoh bahan alami yang bisa dikonsumsi adalah wortel, namun ada berbagai makanan yang dapat Anda coba, antara lain:

  1. Buah bit

Buah bit merupakan tanaman umbi berwarna merah yang terlihat seperti buah ceri yang baik untuk dikonsumsi karena mengandung banyak nutrisi berupa antioksidan lutein, fitonutrien, folat, kalium, serat, vitamin C, magnesium, zat besi, fosfor, triptofan, coumarin, dan betasianin.

Buah bit mampu menjaga kesehatan mata dengan mencegah katarak dan degenerasi makula. Tidak hanya itu, buah bit mampu melancarkan pencernaan, mencegah anemia, mengatasi hipertensi, mengeluarkan racun dari hati dan ginjal, dan meningkatkan stamina.

  • Kurma muda

Kurma muda adalah pilihan lain yang bisa Anda coba karena mengandung karotenoid yang dapat menjaga kualitas penglihatan dan mencegah risiko gangguan kesehatan mata seperti degenerasi makula.

  • Susu murni

Susu murni terdapat nutrisi yang bermanfaat berupa vitamin A, omega-3, lutein, dan zeaxanthin yang dapat mencegah gangguan penglihatan seperti katarak. Selain itu, susu murni dapat menjaga kesehatan tulang, otak, dan kulit, serta mencegah risiko kanker, stroke, dan jantung.

  • Kale

Kale merupakan jenis sayur yang dapat meningkatkan kesehatan mata, karena memiliki kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin. Kegunaannya adalah untuk mencegah gangguan penglihatan seperti katarak dan degenerasi makula.

  • Bayam

Bayam juga memiliki kandungan yang sama seperti kale, yaitu antioksidan lutein dan zeaxanthin, yang kegunaannya untuk mencegah gangguan penglihatan seperti katarak dan degenerasi makula. Tidak hanya itu, bayam baik untuk dikonsumsi karena mampu mengontrol tekanan darah dan mencegah risiko penyakit stroke dan jantung.

  • Wortel

Wortel adalah salah satu makanan yang paling umum untuk dikonsumsi karena mengandung vitamin A yang dapat menjaga kesehatan mata dengan membantu retina menyerap cahaya lebih baik. Artinya, seseorang dapat melihat lebih jelas di tempat yang gelap.

  • Tomat

Tomat mengandung lutein, likopen, dan beta-karoten yang mampu melindungi mata dari katarak dan degenerasi makula.

  • Markisa

Markisa mengandung vitamin A yang dapat mencegah katarak dan degenerasi makula.

Cara Lain Untuk Mengatasi Mata Minus

Selain mengkonsumsi makanan yang dianjurkan di atas, Anda sebaiknya melakukan beberapa cara untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mata. Cara-cara tersebut antara lain:

  • Jika mata Anda merasa lelah karena beraktivitas, Anda sebaiknya istirahatkan mata Anda sejenak.
  • Anda sebaiknya sering beraktivitas di luar ruangan.
  • Anda sebaiknya jangan membaca, menulis, atau melihat benda atau tulisan dalam jarak yang terlalu dekat.
  • Anda sebaiknya hindari membaca atau menggunakan dawai di tempat yang gelap.

Anda perlu menjalani pola hidup yang sehat seperti konsumsi makanan yang sehat dan melakukan cara-cara yang dianjurkan di atas sebagai obat mata minus. Jika Anda sering melakukan kebiasaan buruk pada mata Anda, konsekuensinya bisa parah seperti katarak sehingga perlu menjalani operasi.

Anda juga perlu ketahui bahwa mata lelah disebabkan karena sering sakit kepala atau pusing. Jika Anda mengalami gangguan seperti ini, maka akan mengakibatkan gangguan rabun jauh atau mata minus. Oleh karena itu, obat mata minus tradisional seperti wortel sangat diperlukan. Cara tersebut adalah cara yang efektif untuk mencegah masalah pada mata.

Hidup Sehat, Penyakit

Jenis-Jenis Ekokardiogram serta Prosedurnya yang Perlu Anda Ketahui!

Ekokardiogram merupakan tes yang menggunakan gelombang untuk menghasilkan gambaran dari jantung Anda. Tes ini memungkinkan Anda melihat jantung berdetak dan memompa darah. Dokter menggunakan gambar dari ekokardiogram untuk mengidentifikasi penyakit jantung yang mungkin terjadi. Bergantung pada informasi apa yang dibutuhkan dokter, Anda mungkin memiliki satu dari beberapa jenis ekokardiogram. 

Ekokardiogram transtorasik tidak memerlukan persiapan khusus. Namun, jika Anda menjalani ekokardiogram transesophageal, dokter Anda mungkin menginstruksikan untuk tidak makan apapun selama beberapa jam sebelum tes. Ini untuk mencegah Anda muntah selama tes. Anda juga mungkin tidak bisa mengemudi selama beberapa jam sesudahnya karena pada saat tes berlangsung Anda akan diberi obat penenang. Jika dokter merekomendasikan prosedur ekokardiogram stres, kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk berolahraga

Jenis-jenis Ekokardiogram:

  • Echocardiogram transthoracic

Prosedur ini merupakan echocardiogram yang standar. Tes ini tidak menimbulkan rasa sakit, karena prosesnya hampir sama seperti X ray tetapi tidak menggunakan radiasi. Prosedur ini menggunakan teknologi yang sama dengan yang digunakan untuk mengevaluasi kesehatan bayi sebelum lahir.

Perangkat genggam yang disebut transduser ditempatkan pada dada dan mentransmisikan gelombang suara frekuensi tinggi. Gelombang suara ini akan memantul dari struktur jantung, lalu menghasilkan gambar dan suara yang dapat digunakan untuk dokter mendeteksi kerusakan atau adanya penyakit jantung.

  • Transesophageal echocardiogram

Tes ini mengharuskan transduser dimasukkan ke tenggorokan dan kerongkongan (tabung penelanan yang menghubungkan mulut ke perut). Karena kerongkongan terletak dekat dengan jantung, gambar yang jelas dari struktur jantung dapat diperoleh tanpa terhalang paru-paru dan dada.

  • Stress echocardiogram

Tes ini merupakan ekokardiogram yang dilakukan dengan berlatih treadmill atau sepeda stasioner. Ekokardiogram ini bisa dilakukan untuk memvisualisasikan Gerakan dinding jantung dan tidakan memompa ketika jantung ditekan. Dengan melakukan tes ini bisa membantu dokter mengungkapkan kurangnya aliran darah yang tida bisa terlihat jelas pada tes jantung lainnya.

  • Dobutamine stress echocardiogram

Ekokardiogram ini adalah bentuk lain dari ekokardiogram stres. Namun, tes ini tidak menggunakan metode olahraga untuk menekan jantung, stres jantung bisa didapat dengan memberikan obat yang merangsang jantung. Tes ini digunakan untuk mengevaluasi fungsi jantung dan katup jantung ketika Anda tidak dapat berolahraga dengan treadmill atau sepeda statis. Dobutamine stress echocardiogram juga digunakan untuk menentukan seberapa baik jantung Anda menoleransi aktivitas berat, mengidentifikasi apakah Anda memiliki penyakit arteri koroner (arteri yang tersumbat), dan mengevaluasi efektivitas rencana perawatan jantung 

  • Ultrasonografi intravascular

Ultrasonografi dilakukan selama kateterisasi jantung. Selama prosedur ini, transduser dimasukkan ke pembuluh darah jantung melalui kateter di selangkangan. Tes ini sering digunakan untuk memberikan informasi terperinci tentang aterosklerosis (penyumbatan) di dalam pembuluh darah.

Prosedur untuk ekokardiogram transthoracic standar

Pertama, Anda akan membuka pakaian dari pinggang ke atas dan berbaring di meja pemeriksaan atau tempat tidur. Kemudian teknisi akan menempelkan elektroda ke tubuh untuk membantu mendeteksi dan mengatur arus listrik jantung. Setalah itu, teknisi akan mengaplikasikan gel transduser yang dapat meningkatkan konduksi gelombang suara.

Selanjutnya, teknisi akan menindahkan transduser bolak-balik di atas dada untuk merekam gambar gema gelombang suara. Saat itu, Anda mungkin diminta untuk bernapas dengan cara tertentu atau berguling ke sisi kiri.

Jika Anda melakukan ekokardiogram transesofagus, maka prosedurnya adalah:

  • Tenggorokan Anda akan mati rasa dengan semprotan atau gel.
  • Anda akan diberikan obat penenang agar menjadi rileks.
  • Tabung yang berisi transduser akan dimasukkan ke tenggorokan Anda dan masuk ke kerongkongan, dan diposisikan untuk mendapatkan gambar jantung.
  • Kebanyakan ekokardiogram membutuhkan waktu kurang dari satu jam. Jika Anda memiliki ekokardiogram transesophageal, Anda dapat diawasi selama beberapa jam setelah tes.
Penyakit

Tahukah Anda apa itu pneumonia? Pneumonia merupakan suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru. Pneumonia ini biasanya disertai dengan terdapatnya cairan di organ pernapasan tersebut, sehingga kerap dikenal dengan paru-paru basah. Nah, bronkopneumonia adalah salah satu jenis dari pneumonia itu sendiri.

Bronkopneumonia atau yang bisa disebut sebagai pneumonia lobularis melibatkan peradangan pada alveolus dan bronkus. Penyakit ini merupakan tipe pneumonia yang paling sering terjadi pada anak-anak dan menjadi penyebab utama kematian anak-anak di bawah lima tahun.

Berdasarkan laporan dari UNICEF dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pada tahun 2015 terdapat sekitar 20.000 anak balita di Indonesia meninggal karena pneumonia. Sementara itu, menurut sebuah penelitian, diperkirakan pneumonia banyak terjadi pada bayi kurang dari 2 bulan, maka pengobatan dengan intensif dan komprehensif pada penderita dapat menurunkan angka kematian anak.

Kebanyakan kasus pneumonia disebabkan oleh mikroorganisme, tetapi ada juga sejumlah penyebab non-infeksi yang bisa menyebabkan penyakit ini.

Bronkopneumonia pada anak lebih sering terjadi lantaran infeksi sekunder terhadap berbagai keadaan yang melemahkan daya tahan tubuh, meski tidak menutup kemungkinan juga disebabkan infeksi primer seperti pada orang dewasa.

Nah, berikut beberapa pemaparan lebih lanjut mengenai bronkopneumonia pada anak-anak:

  1. Penyebab
  2. Faktor Infeksi

Faktor infeksi yang dimaksud adalah, bronkopneumonia ini masuk ke dalam tubuh penderita karena infeksi oleh sesuatu. Yang dapat menyebabkan infeksi ada tiga macam, yakni virus; bakteri; dan jamur.

Penyebab pertama adalah virus, ada beragam virus yang dapat menyebabkan bronkopneumonia pada anak, di antaranya: beberapa virus Influenza (A, B, C), parainfluenza (1,2,3,4), RSV, Cacar Air, adenovirus, CMV, dan campak.

Sedangkan penyebab kedua adalah dari bakteri, yakni bakteri pneumokokus dan bakteri mycobakterium tuberculosa.

Kemudian adalah bakteri, bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan bronkopneumonia pada anak-anak adalah bakteri pneumokokus, bakteri mycobakterium tuberculosa, Haemophilus influenza, Chlamydia, Moraxella catarrhalis, Legionella, Staphylococcus aureus, dan bakteri gram negatif seperti Pseudomonas aeruginosa, anaerob, dan Klebsiella.

Sementara jamur yang bisa menginfeksi dan menyebabkan bronkopneumonia adalah Jamur Carinii Pneumocystis (PCP)

  • Faktor Non-infeksi

Selain karena faktor infeksi, bronkopneumonia pada anak juga dapat terjadi akibat non infkesi.

Beberapa di antaranya adalah bronkopneumonia hidrokarbon yang terjadi karena aspirasi selama penelanan muntah atau sonde lambung (zat hidrokarbon seperti pelitur, minyak tanah, dan bensin).

Ada pula yang dinamakan bronkopneumonia lipoid, yakni terjadi akibat pemasukan obat yang mengandung minyak secara intranasal, termasuk jeli petroleum.

Sementara itu, hal-hal ini juga dapat menjadi sebab bronkopneumonia dari faktor non-infeksi:

  • Menelan makanan-benda kecil seperti kacang atau biji-bijian;
  • Semprotan cat pada barang-barang perabotan rumah;
  • Debu, jamur, jamur inhalasi biasanya lazim di petani, pemetik jamur atau penambang (debu nikel);
  • Benda asing (menelan koin atau gigi); dan
  • Parasit.
  • Gejala Bronkopneumonia pada Bayi dan Anak-Anak

Meski gejala yang dialami anak-anak yang terserang bronkopneumonia tidak selalu sama, tetapi umumnya kondisi-kondisi ini mengindikasikan situasi tersebut. Gejala-gejalanya antara lain:

  • Batuk-batuk;
  • Hidung tersumbat;
  • Demam;
  • Detak jantung cepat;
  • Anak lebih rewel dari biasanya;
  • Tidak untuk makan atau minum;
  • Sulit tidur;
  • Tarikan otot dada; dan
  • Kadar oksigen dalam darah yang rendah.
  • Pencegahan dan Pengobatan

Orang bijak berkata dan percaya bahwa melakukan pencegahan jauh lebih baik ketimbang harus mengobati. Berdasarkan hal itu, sebagai orang tua, melindungi anak dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan anak-anak menderita bronkopneumonia adalah suatu kewajiban.

Berikut beberapa langkah sederhana untuk mencegah brokopneumonia pada anak:

  • Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan tangan anak untuk mengurangi penularan penyakit;
  • Hindarkan anak-anak dari paparan asap rokok;
  • Jauhkan bayi atau anak dari penderita bronkopneumonia;
  • Lengkapilah imunisasi anak agar terlindungi dari bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi bronkopneumonia. Anak-anak memang lebih rentan terserang bronkopneumonia, terutama yang berusia di bawah 2 tahun atau anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Adapun jika anak-anak telah terlanjur terserang bronkopneumonia, ada beberapa metode dan cara mengobatinya. Metode, langkah, dan cara itu disesuaikan dengan jenis, tingkat keparahan penyakit, usia, serta kondisi pasien secara keseluruhan.

Orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit tertentu biasanya dapat sembuh dalam rentang waktu 1 hingga 3 minggu.

Dalam kasus yang ringan, penyakit ini dapat membaik hanya dengan teratur minum obat dan istirahat di rumah. Namun, dalam kasus yang parah pasien mungkin memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

  • Jika radang paru yang anak alami disebabkan karena infeksi bakteri, maka dokter akan meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri berbahaya di paru-paru.
  • Sayangnya, antibiotik tidak berfungsi untuk infeksi karena virus. Oleh sebab itu, jika radang paru disebabkan oleh infeksi virus, dokter biasanya akan meresepkan obat antivirus.
  • Sementara untuk radang paru yang disebabkan jamur, maka dokter akan meresepkan obat antijamur.

Pastikan anak minum obat antibiotik, antivirus, dan antijamur sesuai dengan yang diresepkan dokter. Jangan mengurangi atau menambahkan dosis obat tanpa persetujuan dokter. Bila anak mengalami gejala yang mirip dengan bronkopneumonia, segera konsultasikan ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

***

Setelah sedkit-banyak mengetahui apa itu bronkopneumonia pada anak-anak, Anda harus dapat lebih waspada terhadap penyakit ini. Jangan pernah meremehkan atau memandang sebelah mata penyakit apa pun, terlebih bronkopneumonia ini, yang telah terbukti dapat membahayakan nyawa mereka.

Penyakit

Tidak semua orang yang memiliki gejala refluks asam lambung (GERD) akan merasakan panas atau nyeri di dada. Namun juga GERD dapat diidentifikasi dengan gejala yang sering muncul seperti rasa asam pada mulut, gangguan pada katup jantung dan sebagainya.

Nyeri pada dada sering dimulai pada bagian abdomen. Rasa panas ini lalu mengalir ke bagian tengah dada menjalar hingga bagian punggung dan leher serta menimbulkan rasa yang sangat tidak nyaman bagi penderita. Terkadang rasa sakitnya seperti ditusuk dan ditekan.

Gejala-gejala GERD

Jika Anda merasakan sakit seperti itu setelah makan, kemungkinan besar Anda sedang terkena GERD. Gejala-gejala lain yang dapat muncul diantaranya:

  • Suara serak. Ketika refluks asam lambung sampai ke area kerongkongan, suara kita menjadi parau karena asam telah mengenai area faring dan laring.
  • Laringitis. Kondisi dimana pita suara membengkak akibat asam yang naik sampai ke kerongkongan.
  • Batuk kering. GERD juga dapat menyebabkan batuk kering terutama saat malam hari. Meski belum ada penelitian yang melakukan studi khusus yang mempelajari hubungan refluks asam lambung dan batuk, namun seringkali pasien yang mengalami GERD juga mengalami batuk kering yang tak kunjung sembuh.
  • Asma. Refluks asam lambung dapat memperparah kondisi asma karena saluran bernamas terkena iritasi. Dan tak jarang medikasi untuk asma membuat GERD menjadi lebih parah.
  • Perasaan seperti ada benjolan di dalam tenggorokan
  • Jumlah air liur yang meningkat
  • Bau napas tak sedap. Selain itu, rasa asam pada mulut bisa berlangsung selama beberapa hari akibat asam yang naik dalam saluran kerongkongan.
  • Perut sering kembung
  • Sakit pada telinga
  • Sakit pada dada.
  • Untuk kondisi yang parah, GERD bisa menyebabkan kelelahan

Pengobatan GERD dan pemulihannya .

Jika gejala-gejala di atas sering muncul beberapa kali selama satu bulan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui perawatan apa yang paling tepat bagi Anda. Umumnya, metode penyembuhan GERD diawali dengan menyembuhkan gejala-gejala yang ada dengan berbagai pengobatan agar tidak terjadi komplikasi. Selain itu, perubahan gaya hidup yang lebih sehat juga sangat membantu pemulihan dari gejala GERD.

Masalah GERD juga sangat umum ditemui pada wanita hamil akibat tekanan pada perut. Beberapa cara mudah untuk mengurangi refluks asam lambung yaitu dengan makan dalam porsi sedikit, perbanyak minum air putih serta mengurangi makanan yang memiliki sifat asam dan pedas.

Penyakit