Dengan misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan terintegrasi, berkualitas tinggi, aman, dan mampu memuaskan pelanggan dengan tetap mempunyai fungsi sosial, Rumah Sakit Puri Cinere terus menggenjot fasilitas layanan medisnya.

Sejak berdiri pada tahun 1991, Rumah Sakit Puri Cinere berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh serta diharapkan dapat memberikan solusi kesehatan dan kepuasan bagi pengguna jasa pelayanan kami.

Selain memiliki berbagai klinik atau layanan medis standar, Rumah Sakit Puri Cinere juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang medis demi tercapainya pelayanan yang prima. Adapaun fasilitas penunjang medis tersebut antara lain:

1. Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium yang dapat dilakukan di Laboratorium Rumah Sakit Puri Cinere adalah:

  • Hematologi
  • Hemostasis
  • Agregasi trombosit
  • Kimia darah
  • Elektrolit
  • Analisa gas darah
  • Urinalisis
  • Imunologi
  • Analisa cairan tubuh

Di laboratorium ini Anda juga bisa mendapatkan berbagai pemeriksaan lain seperti:

  • Pemeriksaan Petanda Hepatitis B: HbsAg, Anti-HBs
  • Pemeriksaan TORCH: Toksoplasma, Rubella, CMV
  • Pemeriksaan Hormon: Hormon tiroid, termasuk TSHs, FT3, FT4
  • Petanda Alergi: IgE total
  • Petanda Tumor: CEA (usus), AFP (hati), PSA (prostat)
  • Petanda Gangguan Jantung: Troponin T, Pro-BNP
  • Radiologi

Fasilitas radiologi di Rumah Sakit Puri Cinere menyediakan beragam pemeriksaan, antara lain:

  • Radiologi Umum
  • Rontgen foto
  • Untuk gigi (panoramic, x-ray – dental)
  • Untuk kepala, dada, perut, tulang-tulang, anggota tubuh dan lain-lain
  • Pemeriksaan dengan bahan kontras, saluran cerna (OMD, Colon), saluran kencing (IVP) dll.
  • Ultrasonografi (USG)
  • Untuk payudara
  • Untuk jantung dan pembuluh darah
  • Untuk kelenjar tiroid dan jaringan lunak lainnya
  • Untuk kehamilan (usia kehamilan, keadaan janin, jenis kelamin dll)
  • Untuk seluruh daerah perut (hati, kandung empedu, ginjal, prostate, rahim dll)
  • CT- Scan Helical

Merupakan pemeriksaan seluruh tubuh mulai dari kepala sampai dengan kaki. Waktu proses pembuatan gambar yang cukup singkat oleh CT Scan Helical system Fast Scan ini sangat menguntungkan dalam hal kecepatan hasil sehingga pasien dapat segera kembali kepada dokter yang meminta pemeriksaan ini di hari yang sama untuk kemudian mendapatkan pengobatan dari dokter berdasarkan diagnosa.

  • Arteriografi

Untuk analisa struktur pembuluh darah, Pengobatan kanker hati dengan cara penyumbatan pembuluh darah.

  • Fluoroskopi

Alat yang digunakan untuk melihat Pemeriksaan khusus dengan menggunakan bahan kontras, Jenis pemeriksaan : (HSG, colon in lope dll).

  • Rehabilitasi Medis

Terapi yang diberikan di layanan rehabilitasi medis Rumah Sakit Puri Cinere termasuk:

  • Terapi listrik (Terapip panas, Terapi Mekanik, Terapi Manual)
  • Terapi wicara (speech therapy)
  • Terapi Okupasi
  • Terapi Laser oleh dokter Spesialis Rehabilitasi Medik

Pelayanan yang diberikan antara lain:

  • Gangguan Saraf: Gangguan perkembangan anak, stroke, gangguan bicara, saraf terjepit, memori, atensi, konsentrasi dan menelan.
  • Gangguan Pernapasan: Batuk kronis, sesak nafas dan asma.
  • Nyeri: Nyeri kepala, leher, bahu, pinggang, paha, lutut, kaki, tangan dan jari.
  • Pemulihan: Pasca-operasi, operasi tulang dan patah tulang belakang.
  • Pembuatan Alat Bantu: Seperti sepatu khusus, pembuatan alat bantu jalan, dll.
  • Gangguan Lain: Asam urat, gangguan otot, sendi dan tulang, pengapuran pada leher, pinggang, lutut dan kaki.

***

Kira-kira itulah fasilitas penunjang medis yang tersedia di Rumah Sakit Puri Cinere. Untuk mendapatkan fasilitas tersebut, Anda bisa langsung mendatangi rumah sakit yang terletak di Jl. Maribaya No.1, Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat ini.

Selain itu, Anda juga mungkin bisa mendapatkan info lengkap dan lebih lanjut dengan menghubunginya terlebih dahulu via telepon di (021) 7545488.

Rumah Sakit

Tahukah Anda bahwa semakin bertambah usia, semakin sulit pula untuk menjaga lingkar perut normal Anda? Sedangkan ketika Anda membicarakan lemak di dalam tubuh, lokasi lemak yang berada jauh di dalam perut lebih berbahaya daripada lemak yang bisa Anda jepit dengan jari-jari Anda. Lemak inilah yang dinamakan lemak visceral, lemak visceral atau intra-abdominal – terletak di luar jangkauan, terletak di bawah dinding perut Anda.

Menurut penelitian dari Harvard Health Publishing, ketika wanita melewati tahun-tahun pertengahan, proporsi lemak mereka terhadap berat badan cenderung meningkat – lebih banyak daripada pada pria. Bahkan jika saat berat badan Anda tidak mengalami kenaikan, ukuran pinggang Anda bisa bertambah beberapa sentimeter saat lemak visceral mendorong keluar ke dinding perut.

Sebagai orang dewasa muda, wanita rata-rata memiliki lemak visceral lebih sedikit daripada pria, tetapi hal itu berubah ketika Anda memasuki fase menopause. Berdasarkan sebuah studi di Louisiana State University, setiap wanita paruh baya yang sehat, masing-masing memiliki lemak perut subkutan, tetapi hanya mereka yang sudah memasuki fase menopause yang mengalami penambahan sejumlah besar lemak visceral di dalam tubuh. Selain itu, terdapat beberapa kendala lainnya di setiap rentang usia seseorang ketika menjaga lingkar perut yang normal.

Apa saja tantangan yang Anda miliki ketika menjaga lingkar perut dan bagaimana cara untuk mencegah bertambahnya lemak di sekitar perut serta lemak visceral?

  1. Konsumsi makanan

Kesibukan yang Anda miliki, bisa jadi menjadi salah satu faktor sulitnya menjaga lingkar perut. Seperti, lebih memilih untuk membeli makanan atau jajan, khususnya produk makanan cepat saji sehingga Anda tidak bisa menghitung asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda. Hal ini mempengaruhi ukuran lingkar perut Anda, dengan seringnya mengkonsumsi makanan di luar, dapat membuat perut Anda cepat membesar.

Solusi yang dapat Anda ikuti adalah dengan memilih mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan protein dibanding karbohidrat serta gula. Mengatur nutrisi serta asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh juga sangat penting dan Anda dapat melakukannya dengan melakukan langkah kecil, misalnya mempersiapkan cemilan sehat yang sudah dipersiapkan untuk seminggu kedepan.

  1. Kurang aktif secara fisik

Keinginan untuk hidup sehat pasti selalu ada di setiap diri individu, tetapi terkadang Anda pasti sulit untuk memulai bukan? Banyak faktor yang dapat mempengaruhi, seperti kesibukan bahkan sangat mungkin merasa malas. Olahraga dapat membantu mengurangi lingkar pinggang Anda. Bahkan jika Anda tidak menurunkan berat badan, sangat mungkin Anda kehilangan lemak visceral dan menambah massa otot dalam tubuh.

Apa yang bisa Anda lakukan? Setidaknya terlibat dalam aktivitas selama 30 menit dengan melakukan olahraga intensitas sedang hampir setiap hari, seperti jalan cepat atau bersepeda dengan santai. Selain itu, menciptakan peluang untuk menambah gerak pada aktivitas rutin Anda. Misalnya, parkir lebih jauh dari tujuan Anda dan berjalan di sepanjang jalan, naik tangga alih-alih lift, dan berdiri saat Anda berbicara di telepon.

  1. Tidur cukup

Semakin bertambah usia, semakin berkurang juga kualitas tidur yang dimiliki. Banyak orang kurang tidur, sedangkan kurang tidur membuat nafsu makan semakin bertambah.

Solusinya adalah tidur cukup dengan fokus Anda mendapatkan kualitas tidur yang baik daripada seberapa lama Anda tertidur. Kurangi aktivitas yang tidak perlu, seperti begadang, menonton TV, dan bermain gadget. Lalu hindari minuman beralkohol, makanan manis, atau kopi sebelum tidur, agar Anda mendapatkan tidur yang berkualitas.

Mengukur pinggang Anda sendiri tidak akan memberi semua informasi yang Anda butuhkan tentang berat badan Anda. Mengetahui lingkar pinggang Anda dan Indeks Massa Tubuh (BMI), serta konsultasi dengan dokter, akan sangat membantu Anda untuk lebih mengetahui tentang bagaimana tubuh juga lingkar perut normal Anda berubah seiring bertambahnya usia.

Hidup Sehat

Industri perfilman, terutama Hollywood, kerap membungkus tokoh utamanya dengan glorifikasi. Permasalahan yang kerap didapati di lingkungan, seperti Autism Spectrum Disorder (ADS), dikesampingkan. Kalau pun ada, dihadirkan dengan penyederhanaan yang tidak tepat.

Namun, diantara ribuan film yang beredar, terdapat sejumlah judul yang dianggap menggambarkan kehidupan seseorang dengan autisme secara akurat. Berikut ringkasan tujuh film dengan tema autisme sembilan tahun terakhir, termasuk satu film Indonesia.

Adam

Tahun rilis: 2009

Sutradara: Max Mayer

Pemain: Hugh Dancy, Rose Byrne

Sinopsis: Komedi romantis tentang Adam, mekanis kelistrikan dengan autisme, yang berupaya menjalin hubungan dengan Beth, tetangga di apartemennya.

My Name Is Khan

Tahun rilis: 2010

Sutradara: Karan Johar

Pemain: Shah Rukh Khan, Kajol.

Sinopsis: Menceritakan tentang Rizvan Khan, pemuda Hindustan dengan autisme. Di tengah keterbatasannya, dia berkesempatan berbicara dengan Presiden Amerika Serikat dan melakukan perjalanan lintas negara.

Ocean Heaven

Tahun rilis: 2010

Sutradara: Xiaolu Xue

Pemain: Jet Li, Zhang Wen

Sinopsis: Wang Xincheng, seorang pengidap kanker, berencana melakukan bunuh diri di tengah laut dengan mengajak anaknya yang autisme. Xincheng takut tidak ada yang menjaga anaknya setelah dia meninggal. Ternyata Wang Dafu, si anak, mewarisi bakat renang dari ibunya dan menyelamatkan ayahnya.

Temple Grandin

Tahun rilis: 2010

Sutradara: Mick Jackson

Pemain: Claire Danes, Julia Ormond

Sinopsis: Film biopic tentang Temple Grandin, perempuan dengan autisme, yang mengubah praktik peternakan dan penyembelihan hewan menjadi lebih manusiawi.

Fly Away

Tahun rilis: 2011

Sutradara: Janet Grillo

Pemain: Beth Broderick, Ashley Rickards

Sinopsis: Mengisahkan kehidupan seorang orang tua tunggal serta puterinya dengan autisme. Seiring pertumbuhan usia si anak, sang ibu menyadari cara berinteraksinya harus diubah.

The Story of Luke

Tahun rilis: 2012

Sutradara: Alonso Mayo

Pemain: Lou Taylor Pucci

Sinopsis: Setelah nenek sekaligus pengasuhnya meninggal, Luke, pemuda 25 tahun dengan autisme, harus belajar hidup mandiri. Dia berjuang mencari cinta dan penghidupan.

Rectoverso / Malaikat Juga Tahu

Tahun rilis: 2013

Sutradara: Marcella Zalianty

Pemain: Lukman Sardi, Prisia Nasution

Sinopsis: Abang, pemuda dengan autisme, tinggal bersama ibunya yang punya kos-kosan. Abang jatuh hati kepada Leia, penghuni kos. Sang Bunda cemas karena menyadari harapan anaknya sulit terwujud.

Parenting

Kegiatan seperti bersepeda atau sepak bola memang menyenangkan untuk anak-anak. Untuk orang tua, dokter dan pelatih, hendaknya mulai menyadari pentingnya menghindarkan anak-anak dari bahaya cedera olahraga yang mengancam mereka, seperti patah tulang sampai kelumpuhan total atau bahkan lebih buruk lagi.

Untuk anak-anak usia 5-14 tahun – bersepeda, basket, sepak bola, baseball, bermain di taman bermain atau trampoline merupakan kegiatan yang paling diminati. Tetapi, kegiatan-kegiatan itu pula yang paling banyak menyebabkan cedera.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada November/Desember 2001 di the Journal of the American Academy of Orthopaedic Surgeons, Amerika Serikat, mencatat sekitar 2,2 juta kasus patah tulang pada anak-anak, dislokasi, dan cedera otot terkait dengan aktivitas rekreasional pada tahun 2009.

John M. Purvis, MD, asisten profesor operasi orthopedik dan rehabilitasi di University of Mississippi Medical School in Jackson, menyebutkan bahwa otot, tulang, ligamen, serta tendon pada anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, sehingga mudah cedera.

Selain itu, jumlah cedera dikarenakan aktivitas seperti cheerleading, gimnastik dan olahraga musim salju memang berkurang, tetapi resiko cedera serius bisa saja bertambah, seperti kelumpuhan.

Bermain dengan Aman

Tidak perlu mengurangi kegiatan anak, tetapi tingkatkan keselamatan mereka dengan panduan yang jelas dan peralatan yang memadai.

The American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), the Pediatric Orthopaedic Society of North America, the Canadian Orthopaedic Association, and the American Orthopaedic Society for Sports Medicine, seluruh organisasi kesehatan tersebut memulai kampanye bertajuk “Play It Safe!” untuk mengurangi cedera olahraga.

Kampanye ini merekomendasikan untuk mendukung anak-anak dalam beberapa hal, yaitu:

  • Bermainlah dalam keadaan fisik yang sehat.
  • Ketahui dan ikuti peraturan olahraga yang ada.
  • Gunakan alat pelindung tulang kering untuk sepak bola, helm khusus baseball, dan sepatu yang sesuai dengan olahraga yang diikuti.
  • Tahu bagaimana menggunakan peralatan atletik.
  • Selalu lakukan pemanasan sebelum bermain.
  • Jangan bermain ketika sedang lelah atau merasakan sakit pada tubuh.

Jangan Memaksakan

Joseph A. Bosco III, MD dari AAOS menyebutkan meskipun cedera yang muncul ringan, atlet belia tetap membutuhkan pertolongan medis yang memadai. Jangan memaksa altet belia untuk terus berlatih dalam keadaan cedera karena cedera yang tidak ditangani dapat menyebabkan kerusakan yang permanen dan penyakit pada masa mendatang seperti osteoarthritis, ujar Bosco.

Mary Lloyd Ireland, MD, dari Eastern Kentucky University di Lexington menyebutkan bahwa pelatih dan pemain tidak bisa selalu menjelaskan tentang seberapa parah cederanya. Cedera minor seperti jari yang patah bisa menimbulkan rasa sakit yang parah, tetapi cedera serius seperti gegar otak atau cedera leher tidak menimbulkan rasa sakit.

Tim dokter sebaiknya tidak menyepelekan cedera kepala dan menghindarkan pemain dari kegiatan yang dapat memunculkan gejala seperti sakit kepala, kehilangan ingatan, atau jika mereka mulai muntah-muntah ketika berlari.

Parenting

Menurut National Institute of Mental Health, gangguan kecemasan adalah gangguan mental di Amerika Serikat. Dari 40 juta orang dewasa, 18% nya berjuang melawan kecemasan. Kecemasan dan depresi biasa datang bersamaan. Meski begitu, terapi dan pengobatan yang spesifik bisa membantu mengurangi beban kecemasan

Salah satu hal yang penting dalam terapi mengatasi kecemasan adalah dengan memakan menu-menu sehat untuk diet seimbang.

Contoh sederhananya yaitu dengan minum air yang cukup dan membatasi konsumsi kafein dan alcohol. Karbohidrat kompleks juga dapat membuat perasaan lebih tenang karena proses mencernanya lebih lama sehingga gula darah menjadi seimbang.

Diet yang banyak mengkonsumsi gandum utuh, sayur-sayuran, buah-buahan akan lebih menyehatkan dibandingkan dengan konsumsi karbohidrat sederhana yang ditemukan di makanan olahan.

Selain itu, terlambat makan juga dapat menimbulkan rasa cemas karena gula darah turun secara drastis. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah daftar makanan yang dapat mengatasi rasa cemas.

Makanan yang bisa mengatasi kecemasan

  • Makanan dengan kandungan magnesium rendah terbukti dapat mengurangi kecemasan, dan membantu mereka merasa lebih tenang. Contohnya, sayuran hijau seperti bayam, bit, kacang-kacangan, biji-bijian dangandum utuh.
  • Makanan dengan kandungan zinc yang tinggi, seperti kerang, jambu mete, hati, daging dan kuning telur.
  • Ikan seperti salmon, mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membuat perasaan tenang.
  • Penelitian yang baru saja dilakukan juga menyarankan konsumsi probiotik seperti acar, asinan kubis, dan kefir.
  • Di Cina, asparagus dijadikan ekstrak yang dapat dikonsumsi untuk mengatasi kecemasan karena memiliki kandungan anti-cemas di dalamnya.
  • Makanan yang kaya akan vitamin B seperti alpukat dan almon.

Apakah anti-oksidan bisa mengurangi kecemasan?

Kecemasan memiliki kaitan dengan kurangnya asupan anti-oksidan di dalam tubuh. Diet dengan konsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu mengurangi gejala-gejala gangguan kecemasan. Makanan dengan kandungan antioksidan yang tinggi menurut USDA diantaranya:

  • Kacang-kacangan: kacang merah, pinto, dried small red, kenari, kemiri
  • Buah-buahan: apel, ceri, plum, plum hitam, prune (plum yang dikeringkan).
  • Beri: Blackberries, strawberries, cranberries, raspberries, blueberries
  • Sayuran: kubis, bit, brokoli, artichoke
  • Rempah­-rempah: kunyit dan jahe

Mewujudkan keadaan mental yang lebih baik melalui diet

Pastikan untuk bicara pada dokter jika gejala kecemasan Anda bertambah parah setelah dua minggu. Namun jika dokter merekomendasikan pengobatan dan terapi untuk kecemasan, Anda bisa tetap bertanya apakah Anda perlu mengonsumsi makanan tertentu agar dapat mengurangi kecemasan tersebut secara alami.

Kesehatan Mental

Meski terkesan sepele, ada beberapa kebiasaan sehari-hari kita yang ternyata punya dampak yang buruk terhadap kesehatan. Jika salah satunya ada pada diri Anda, kebiasaan buruk berikut ini sebaiknya segera dihilangkan!

  • ‘Membunyikan’ Persendian Jari Tangan

Banyak orang suka mengatupkan jari-jari kedua tangannya dengan sengaja hingga berbunyi. Selain suaranya yang mengganggu, hal ini ternyata tidak baik bagi kesehatan. Terlalu sering melakukana akan membuat tangan Anda tampak bengkak dan kekuatan cengkeramannya berkurang seiring waktu.

  • Menggigit Ujung Kuku

Kebiasaan buruk ini sering dilakukan untuk mengatasi rasa cemas. Menggigit kuku selain bisa membuat kotoran dan kuman masuk ke mulut, juga bisa membuat Anda mengalami infeksi. Untuk mengurangi kebiasaan menggigit kuku, pastikan ujungnya selalu pendek dan bersih.

  • ‘Mencurangi’ Waktu Tidur

Tidur yang cukup adalah kunci kesehatan fisik yang baik. Selain sulit mengingat, kurang tidur bisa memicu munculnya tekanan darah tinggi, sakit jantung, diabetes hingga depresi. Pastikan Anda tidur 7 hingga 8 jam per hari secara teratur.

  • Menggunakan Headphone dengan Volume Terlalu Keras

Jangan menggunakan pelantang telinga lebih dai 2 jam perhari dengan volume di atas 75. Ini bisa menjaga Anda dari kerusakan pendengaran masalah kesehatan otak.

  • Bermain Gawai Sebelum Tidur

Sinar ‘blue light’ yang dipancarkan oleh peralatan elektronik seperti ponsel, komputer dan televisi bisa mengganggu waktu tidur dan menyebabkan kanker.

  • Duduk Terlalu Lama

Selain bisa membuat metabolisme tubuh jadi lambat, ada masalah kesehatan lain yang bisa muncul akibat duduk terlalu lama seperti masalah jantung. Usahakan bangkit dan berjalan ringan selama 10 menit setelah duduk lama.

  • Minum Beralkohol Terlalu Banyak

Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol bisa memicu masalah ginjal, hati, pencernaan, kerusakan tulang hingga kanker.

  • Makan Terlalu Banyak

Makan terlalu banyak bisa memicu obesitas dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes serta meningkatkan risiko kanker.

  • Makan Terburu-buru

Makanlah dengan santai dan suapan kecil. Kunyah semuanya dengan baik agar tubuh bisa mencerna dengan baik juga.

  • Tidak Membersihkan Sela Gigi

Sikat gigi saja tidak cukup. Singkirkan plak dan bakteri penyebab gigi berlubang dengan melakukan flossing.

  • Makan Junk Food

Soda, permen dan camilan lain mengandung banyak kalori dengan nutrisi yang sedikit. Ini seringkali menjadi pemicu munculnya obesitas, diabetes hingga masalah jantung.

  • Terlalu Sering Menghabiskan Waktu Sendirian

Kesepian diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tekanan darah tinggi, depresi hingga masalah otak (seperti Alzheimer). Kalau merasa kesepian, bergabung dengan teman dekat dan keluarga akan membantu Anda merasa lebih terhubung secara psikis dengan lingkungan sekitar.

  • Merokok

Merokok bisa membahayakan hampir semua organ di dalam tubuh. Rokok memicu masalah jantung, diabetes, stroke dan berbagai masalah kesehata lain.

  • Menggunakan Tanning Bed

Mesin tanning ternyata bisa meningkatkan risiko seseorang terserang kanker kulit.

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari demi menjaga kesehatan tubuh Anda.

Hidup Sehat

Tidak semua orang yang memiliki gejala refluks asam lambung (GERD) akan merasakan panas atau nyeri di dada. Namun juga GERD dapat diidentifikasi dengan gejala yang sering muncul seperti rasa asam pada mulut, gangguan pada katup jantung dan sebagainya.

Nyeri pada dada sering dimulai pada bagian abdomen. Rasa panas ini lalu mengalir ke bagian tengah dada menjalar hingga bagian punggung dan leher serta menimbulkan rasa yang sangat tidak nyaman bagi penderita. Terkadang rasa sakitnya seperti ditusuk dan ditekan.

Gejala-gejala GERD

Jika Anda merasakan sakit seperti itu setelah makan, kemungkinan besar Anda sedang terkena GERD. Gejala-gejala lain yang dapat muncul diantaranya:

  • Suara serak. Ketika refluks asam lambung sampai ke area kerongkongan, suara kita menjadi parau karena asam telah mengenai area faring dan laring.
  • Laringitis. Kondisi dimana pita suara membengkak akibat asam yang naik sampai ke kerongkongan.
  • Batuk kering. GERD juga dapat menyebabkan batuk kering terutama saat malam hari. Meski belum ada penelitian yang melakukan studi khusus yang mempelajari hubungan refluks asam lambung dan batuk, namun seringkali pasien yang mengalami GERD juga mengalami batuk kering yang tak kunjung sembuh.
  • Asma. Refluks asam lambung dapat memperparah kondisi asma karena saluran bernamas terkena iritasi. Dan tak jarang medikasi untuk asma membuat GERD menjadi lebih parah.
  • Perasaan seperti ada benjolan di dalam tenggorokan
  • Jumlah air liur yang meningkat
  • Bau napas tak sedap. Selain itu, rasa asam pada mulut bisa berlangsung selama beberapa hari akibat asam yang naik dalam saluran kerongkongan.
  • Perut sering kembung
  • Sakit pada telinga
  • Sakit pada dada.
  • Untuk kondisi yang parah, GERD bisa menyebabkan kelelahan

Pengobatan GERD dan pemulihannya .

Jika gejala-gejala di atas sering muncul beberapa kali selama satu bulan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui perawatan apa yang paling tepat bagi Anda. Umumnya, metode penyembuhan GERD diawali dengan menyembuhkan gejala-gejala yang ada dengan berbagai pengobatan agar tidak terjadi komplikasi. Selain itu, perubahan gaya hidup yang lebih sehat juga sangat membantu pemulihan dari gejala GERD.

Masalah GERD juga sangat umum ditemui pada wanita hamil akibat tekanan pada perut. Beberapa cara mudah untuk mengurangi refluks asam lambung yaitu dengan makan dalam porsi sedikit, perbanyak minum air putih serta mengurangi makanan yang memiliki sifat asam dan pedas.

Penyakit

Mengonsumsi makanan sehat sangat penting untuk semua orang, tetapi makanan tertentu sangat baik untuk masalah yang memengaruhi wanita – seperti tulang rapuh, kehamilan, dan kanker payudara. “Makanan super” atau superfood untuk wanita berikut ini kaya akan nutrisi (seringkali lebih dari satu!) yang akan membantu melindungi tubuh Anda dan membuatnya bekerja dengan baik, bahkan saat usia Anda bertambah.

Edamame

Kacang kedelai yang lezat ini penuh akan serat, lemak baik, dan senyawa mirip estrogen yang disebut isoflavon. Isoflavon ini dapat menjadi teman baik Anda selama menopause.

Kale

DI dalam daun berwarna hijau ini terdapat banyak vitamin K, yang bekerja baik dengan kalsium dan vitamin D untuk menjaga tulang Anda agar tetap kuat dan sehat. Satu porsi kale mengandung lebih dari 20% jumlah vitamin A dan C, yang direkomendasikan setiap hari.

Asparagus

Ingin tahu cara lain untuk mendapatkan vitamin K pembentuk tulang Anda selain mengonsumsi kale? Cobalah asparagus. Tidak butuh banyak asparagus untuk Anda konsumsi, cukup setengah cangkir dan Anda sdah mendapatkan sepertiga dari apa yang Anda butuhkan untuk satu hari. Selain vitamin K, asparagus juga penuh dengan folat yang mampu mencegah terjadinya cacat lahir pada bayi jika Anda sedang mengandung. 

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan jenis makanan yang memiliki banyak protein, tanpa lemak dan mereka juga kaya akan serat. Kacang-kacangan merupakan jenis superfood atau makanan super yang dapat menurunkan tekanan darah, gula darah, dan detak jantung Anda – semua hal yang dapat menyebabkan penyakit jantung, salah satu jenis penyakit paling membunuh bagi wanita.

Anggur

Flavonoid yang ada dalam anggur mampu membantu menurunkan kemungkinan jenis stroke pada wanita dan juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung Anda. Sebenarnya jeruk juga memiliki manfaat yang sama, namun anggur memiliki lebih sedikit kandungan gula dibanding dengan jeruk.

Beri dan Ceri

Beri dan ceri tidak hanya lezat, namun superfood untuk wanita yang satu ini memiliki flavonoid dan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel sehat dari kerusakan. Buah beri juga dapat membantu menjaga otak Anda agar lebih tajam seiring bertambahnya usia. Ditambah, kandungan vitamin C di dalamnya sangat baik untuk membangun kolagen, protein yang menjaga kulit agar tetap kencang dan halus.

Pepaya

Warna merah-oranyenya berasal dari beta karoten (bahan dalam wortel) dan likopen (juga dalam tomat dan semangka). Likopen menurunkan peluang Anda terkena kanker serviks dan payudara. Pepaya juga kaya antioksidan, serta efektif untuk menjaga kolesterol dan tekanan darah pada tingkat yang sehat untuk membantu menangkal penyakit jantung.

Yogurt Rendah Lemak

Anda membutuhkan lebih banyak kalsium ketika Anda berusia di atas 50 tahun. Yogurt memiliki banyak kalsium – hanya dengan 8 ounce yogurt sudah mampu mencukupi lebih dari sepertiga kalsium Anda untuk hari itu. Cari jenis yang diperkaya dengan vitamin D, untuk membantu tubuh Anda menggunakan mineral dengan lebih baik.

Sarden

Si kecil ini dilengkapi dengan asam lemak sehat, vitamin D, dan kalsium. Lemak omega-3 mereka dapat meningkatkan kualitas ASI, dan sarden baik untuk bayi yang ibunya memakannya saat mereka hamil. Mereka juga memiliki merkuri lebih sedikit daripada kebanyakan ikan lainnya.

Hidup Sehat

Saat Anda tidak toleran terhadap laktosa, itu artinya tubuh Anda kesulitan dalam mencerna laktosa, yaitu gula yang ditemukan dalam susu sapi dan produk susu lainnya.

Hal ini tentu sangat disayangkan, sebab susu cukup dikenal sebagai sumber asupan nutrisi kalsium tubuh yang baik. Namun, meskipun tak bisa mengonsumsi susu dan olahannya, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan asupan nutrisi kalsium yang dibutuhkan tubuh.

Anda masih bisa mendapatkan kalsium dan vitamin D dari beberapa menu sehat seperti roti, jus, dan sereal yang tinggi kalsium dan vitamin D. Untuk lebih jelasnya simak ulasan mengenai rekomendasi makanan untuk orang dengan intoleransi laktosa berikut ini.

Keju dengan Kandungan Laktosa Rendah
Orang dengan intoleransi laktosa tidak harus berhenti mengonsumsi susu. Mereka dapat mencoba memakan keju yang kaya kalsium tanpa merasakan gejala atau efek samping. Keju keras dengan kandungan laktosa rendah seperti, seperti keju Swiss atau Parmesan, relatif lebih kandungan laktosa sedikit dibandingkan dengan keju lunak, seperti Feta. Selain itu, keju cottage juga merupakan pilihan keju rendah laktosa yang menjadi sumber kalsium yang baik.

Susu Bebas Laktosa
Khawatir saat ingin menambahkan susu ke sereal atau kopi? Jangan takut. Produk susu dan olahan susu dengan kandungan laktosa rendah atau bebas laktosa sudah banyak dijual di berbagai toko bahan makanan. Sama seperti susu biasa, susu jenis ini masih kaya akan kalsium dan vitamin D. Pilihan lain yang juga memiliki asupan nutrisi berupa kalsium dan vitamin D adalah susu almond, susu beras, dan susu kedelai.

Sinar Matahari Menyediakan Vitamin D
Vitamin D membantu tubuh Anda untuk dapat menyerap kalsium dengan baik. Seseorang dengan asupan nutrisi vitamin D rendah dapat dikaitkan dengan masalah-masalah kesehatan seperti osteoporosis dan depresi. Ada beberapa makanan secara alami mengandung vitamin D seperti susu, sereal, dan jus jeruk. Tapi, selain itu, tubuh Anda juga dapat memproduksi vitamin D dari paparan sinar matahari, dengan memaparkan diri selama 10-15 menit setiap harinya. Namun, pastikan untuk mendapatkan sinar matahari yang bagus, yaitu di pagi hari. Hindari terlalu lama berjemur karena berisiko terkena kanker kulit.

Sayuran Tinggi Kalsium
Jangan sepelekan asupan sayuran dengan kandungan kalsium tinggi, seperti beberapa jenis sayuran dengan warna hijau gelap seperti kale, collard greens, dan pok choy. Sayuran tersebut merupakan salah satu sumber kalsium yang sangat baik. Pasalnya dalam 125 gram sayuran collard beku mengandung 357mg kalsium.

Kacang-kacangan dengan Kalsium Tinggi
Segenggam almond dapat memberikan tubuh Anda dosis nutrisi kalsium yang dibutuhkan. Pasalnya, 35 gram almond panggang dapat memberikan Anda sekitar 114 mg kalsium. Kacang-kacangan brazil juga dapat meningkatkan asupan kalsium dalam asupan makan harian Anda. Segenggam kacang Brazil (sekitar sembilan kacang) mengandung sekitar 72 mg kalsium.

Camilan Buah Berkalsium
Buah ara kering, aprikot, dan kismis adalah pilihan tepat untuk camilan sederhana yang memberikan asupan kalsium untuk tubuh. Empat buah ara memiliki kandungan 70 mg kalsium, yang lebih dari 125 gram brokoli matang (70 mg kalsium). Kismis, blackberry, dan jeruk juga mengandung kalsium. Semuanya bertambah.menjadi deretan buah dengan kandungan nutrisi tinggi.

Ikan untuk Kalsium dan Vitamin D
Ikan dengan tulang lunak, seperti salmon kalengan dan sarden, adalah sumber kalsium dan vitamin D yang baik untuk tubuh. Tiga ounce sarden dapat memberi Anda 325 mg kalsium dan 164 IU vitamin D. Selain itu, ikan tuna juga merupakan pilihan vitamin D yang baik.

Makanan Olahan Kedelai

Kacang bergizi lainnya yang dapat memberikan asupan kalsium tubuh adalah kedelai (edamame). 65 gram edamame yang dikupas memiliki kandungan 49 mg kalsium. Tidak hanya itu, makanan olahan kedelai juga dilengkapi dengan asupan nutrisi protein.

Yogurt dengan Probiotik
Bagi Anda dengan intoleransi laktosa, cobalah untuk memperbanyak asupan yogurt yang diperkaya kalsium dan vitamin D dengan kultur bakteri aktif atau probiotik. Begitu berada di usus, asupan ini dapat membantu tubuh dalam mencerna laktosa. Banyak orang dengan intoleransi laktosa dapat mentoleransi jenis yogurt ini dengan baik.

Waspadai Kandungan Laktosa Tersembunyi
Terakhir, hati-hati terhadap kandungan laktosa tersembunyi berupa produk susu yang ditambahkan ke makanan olahan. Kenali indikator laktosa dalam komposisi makanan, seperti susu; air dadih; dadih; produk sampingan susu; padatan susu kering; atau susu bubuk kering tanpa lemak. Selain itu, laktosa juga dapat ditambahkan ke bahan-bahan obat-obatan, termasuk pil KB dan antasida.

Hidup Sehat

Susah buang air besar? Jangan khawatir, Anda tidak sendiri. Sembelit merupakan kondisi yang kerap terjadi, bahkan ada dari mereka yang buang air besar kurang dari tiga kali dalam satu minggu. Kalaupun rasa sakit perut muncul, mereka cenderung sulit buang air besar karena kotoran yang terlalu padat dan keras.

Di sisi lain, terkadang, kelainan medis seperti sindrom iritasi usus dapat menjadi penyebab terjadinya sembelit. Masalah-masalah itu seringkali membutuhkan perawatan dan penanganan khusus dari dokter. Akan tetapi, pada kebanyakan kasus, penyebab sembelit bukanlah hal yang serius dan bersifat jangka pendek serta mudah untuk dipulihkan. Untuk mengetahui apa yang telah menyebabkan Anda sembelit, tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

Apakah Anda Sudah Cukup Mengonsumsi Makanan Berserat?

Kerja organ-organ pencernaan, seperti usus, akan dimudahkan dengan asupan makanan berserat. Asupan inilah yang berperan besar dalam membuat kerja usus menjadi lebih teratur. Makanan berserat ini dapat berupa buah dan sayuran setiap harinya. Meskipun gaya makan masa kini identik dengan asupan daging dan olahan cepat saji lainnya, pastikan untuk tidak melewatkan buah dan sayuran berserat dalam kombinasinya.

Bagaimana Kebutuhan Cairan Tubuh Anda?

Untuk dapat mengeluarkan sisa makanan dan kotoran melalui usus dengan lancar, Anda harus memperbanyak asupan air putih. Jika tubuh Anda kekurangan asupan air, kandungan air dari kotoran akan diserap kembali sehingga feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan.

Apakah Anda Aktif Bergerak?

Berolahraga dan melakukan latihan fisik akan membantu pergerakan usus Anda. Sebaliknya, jika Anda terlalu banyak menghabiskan waktu untuk duduk, akan timbul masalah-masalah di organ pencernaan yang berisiko menyebabkan sembelit.

Apakah Asupan Suplemen Anda yang Menjadi Masalahnya?

Suplemen zat besi atau kalsium dapat menyebabkan sembelit pada beberapa orang. Jika Anda mengonsumsi suplemen kalsium atau zat besi, berhati-hatilah dengan memperbanyak asupan serat, minum banyak air, dan pastikan tubuh tetap aktif. Jika itu tidak membantu, konsultasikan diri pada dokter untuk saran dan anjuran lain untuk memenuhi asupan nutrisi tersebut tanpa suplemen, seperti dengan asupan makan tertentu.

Apakah Anda Sedang Stres?

Ketika sistem respons stres otak Anda sedang menyala, akan terjadi perubahan kerja pada tubuh Anda, khususnya sistem pencernaan. Sistem pencernaan ini akan menjadi sangat sensitif terhadap stres, dan sembelit dapat menjadi salah satu respons yang muncul. Jadi waspadalah saat pekerjaan atau kegiatan Anda mulai padat dan membuat tekanan pada diri Anda. Segera perbanyak asupan air dan makanan berserat untuk menjaga kerja organ pencernaan tetap baik.

Apakah Anda Sering Menahan Keinginan Buang Air?

Mungkin Anda terlalu sibuk untuk berhenti melakukan pekerjaan dan aktivitas setiap kali tubuh Anda memberi tanda untuk buang air besar. Selain itu, hal ini juga dapat disebabkan karena Anda tidak suka menggunakan toilet umum, kecuali toilet Anda sendiri di rumah. Sayangnya, kebiasaan ini ternyata berdampak buruk karena dapat membuat kotoran di usus besar Anda semakin keras dan sulit untuk dikeluarkan.

Apakah Anda Sedang Hamil?

Secara umum, wanita memiliki kecenderungan mengalami konstipasi lebih sering daripada pria. Hal ini terjadi khususnya selama masa kehamilan ketika perubahan hormon dapat dengan mudah mengganggu sistem pencernaan Anda. Ditambah lagi dengan adanya tekanan yang diberikan bayi yang sedang tumbuh pada saluran-saluran pencernaan Anda. Jadi, jangan heran jika Anda merasakan sulit buang air besar selama hamil dan bahkan setelah melahirkan.

Apakah Usia Mempengaruhi?

Keinginan untuk buang air besar akan meningkat seiring bertambahnya usia. Untuk itu, pastikan untuk selalu berolahraga, minum lebih banyak air, dan makan asupan serat lebih banyak.

Apakah Anda Sedang Mengonsumsi Obat Tertentu?

Beberapa obat, seperti obat penghilang rasa sakit, suplemen zat besi, antidepresan, dan diuretik, dapat memberikan efek samping berupa sembelit. Selain itu, ada juga beberapa jenis obat-obatan untuk diabetes, penyakit Parkinson, serta obat perawatan tekanan darah. Bahkan, obat-obatan yang dijual bebas seperti antasid juga dapat menghambat kerja organ pencernaan, hingga menyebabkan sembelit.

Apakah Ada Kemungkinan Ini Merupakan Gejala Penyakit Serius?

Meskipun jarang, konstipasi atau sembelit mungkin menjadi tanda adanya penyakit serius dalam tubuh Anda. Pastikan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Jika penyebab-penyebab di atas tidak Anda rasakan, mungkin dokter akan mencari tahu kemungkinan penyebab lain seperti:

  • Gangguan pada otot yang menekan usus besar Anda.
  • Penyakit hormon seperti diabetes atau kelenjar tiroid yang terlalu atau kurang aktif.
  • Penyakit yang memengaruhi saraf di sekitar usus besar atau dubur, termasuk multiple sclerosis, penyakit Parkinson, stroke, dan cedera tulang belakang.
  • Masalah usus besar. Tumor dan hal-hal lain yang menghalangi usus besar atau dubur dalam mengeluarkan kotoran.
Penyakit