Tips Memiliki Sifat Rendah Hati

Tips Memiliki Sifat Rendah Hati

Sifat rendah hati berarti bersikap sederhana terhadap peran diri sendiri, tidak melebih-lebihkan dan menganggap lebih hebat dari pada orang lain. Sayangnya, saat ini sifat rendah hati menjadi hal yang kian langka. Terlebih di area media sosial yang membentuk perilaku masyarakat yang ingin pamer segala hal dengan polesan tidak sesuai kenyataan. Di era digital dan informasi serba cepat seperti saat ini, bersikap rendah hati menjadi hal yang kian menantang. Inti dari sifat rendah hati adalah melihat sosok diri sendiri dengan proporsi yang tepat. Tidak terlalu berlebihan menjadi sombong maupun terlalu kurang yang berakibat rendah diri. Dalam meracik sikap rendah hati, ada tiga hal yang perlu dipadukan:

  • Kesadaran atas kelebihan dan kekurangan
  • Keterbukaan menerima kritik
  • Empati terhadap orang lain
  1. Jangan lelah meminta kritik

Ada kalanya seseorang merasa apa yang dikerjakannya sudah “sempurna” hanya karena tidak mendengar kritik atau masukan dari orang lain. Untuk mewujudkan sifat rendah hati, lakukan hal yang sebaliknya. Minta kritik atau masukan dari orang yang terdekat sekaligus jujur.

Jangan ragu menanyakan apakah Anda sudah rendah hati, apa kelemahan, dan apa yang perlu dilakukan agar menjadi sosok yang lebih empati. Dengan menanyakan hal-hal ini, bisa diketahui seberapa area yang bisa dikembangkan dari sifat yang dimiliki selama ini.

  1. Jangan membela diri

Secara alami, ketika seseorang mendapatkan kritik atau masukan akan merespons dengan pembelaan diri. Tahan untuk tidak melakukan ini. Meski kritik atau masukan yang didengarkan tidak menyenangkan, cari waktu untuk menghadapinya sebagai momen untuk belajar dan bertumbuh.

Anda perlu pahami betul bahwa untuk mewujudkan sifat rendah hati, perlu waktu dan usaha yang konsisten. Terbukalah untuk belajar dan menerima masukan dengan ikhlas. Merespons masukan dengan pembelaan diri justru tidak akan efektif.

  1. Empati terhadap orang lain

Akar dari kerendahan hati adalah rasa empati terhadap orang lain. Ada dua bagian krusial dari rasa empati, yaitu kemampuan untuk melihat sesuatu lewat perspektif orang lain sekaligus menghormati keberadaan orang lain. Dengan membangun rasa empati, di saat yang sama sifat rendah hati akan terbentuk.

Berlatihlah untuk memposisikan diri sebagai orang lain. Dengan cara ini, empati bisa memecah pola terlalu fokus pada diri sendiri dan membuat seseorang bisa lebih terkoneksi dengan orang lain. Dalam jangka panjang, hal ini akan berdampak positif bagi hubungan dengan orang lain.

  1. Tak segan bertanya

Berlatih menjadi sosok yang rendah hati artinya tak segan memposisikan diri sebagai orang yang perlu belajar lebih banyak hal. Jangan segan untuk bertanya. Hapuskan paradigma lama bahwa bertanya akan membuat seseorang tampak bodoh.

Justru sebaliknya, bertanya akan memberi ruang bagi orang lain untuk berpartisipasi hingga akhirnya berdiskusi. Tak menutup kemungkinan satu pertanyaan sederhana bisa membawa perubahan besar. Ini adalah bagian dari sifat rendah hati karena tidak merasa serba tahu segala hal.

  1. Menjadi pendengar yang baik

Sejalan dengan kemampuan tidak membela diri ketika menerima kritik, jadilah pendengar yang baik. Ini adalah langkah awal yang perlu dilakukan jika ingin memiliki sifat rendah hati. Tentu untuk bisa menjadi pendengar yang baik, perlu respek terhadap orang yang berbicara. 

Ingat, setiap orang memiliki perspektif yang sama-sama berharga. Jangan menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya saja atau sekadar dari jabatannya di kantor. Siapapun dia, bisa jadi memiliki opini atau pengalaman yang berharga untuk orang lain.

Kesehatan Mental

Curigai Erotomania, Kenali Ciri-cirinya

Pernahkan Anda memiliki kenalan yang mudah merasa gede rasa dan melihat orang lain suka atau tertarik padanya? Bahkan, bisa saja kenalan tersebut merasa orang-orang yang mencintainya termasuk para pesohor yang sangat sulit dijangkau sebenarnya. Atau bukan kenalan, Anda sendiri pernah merasa bahwa orang lain mencintai Anda dengan begitu sangat tanpa sebab yang jelas? Berhati-hatilah sebab bisa jadi Anda tengah mengalami erotomania!

Erotomania termasuk jenis gangguan jiwa di mana penderitanya merasa yakin bahwa seseorang sedang mencintainya dengan sungguh-sungguh. Dalam dunia psikologi, erotomania merupakan tanda adanya delusi pada diri penderita. Sindrom ini tidak sekadar Anda merasa “kegeeran” karena merasa dicintai oleh orang-orang yang mungkin tidak Anda kenal atau para pesohor, nyatanya erotomania merupakan alarm awal yang menandakan ada masalah gangguan jiwa yang lebih parah pada diri penderitanya. Pasalnya, penderita erotomania banyak didapati memiliki masalah yang mengarah ke bipolar, skizofrenia, bahkan demensia.

Karena itu, baiknya Anda segera mengambil langkah untuk menangani gangguan kejiwaan ini jika mengalaminya sendiri. Kenali tanda-tanda umum dari erotomania agar Anda bisa lebih cepat melakukan penanganan yang tepat.

  1. Terus Membicarakan Objek

Gejala erotomania yang paling umum dan kadang kala sangat sulit dideteksi adalah kebiasaan penderitanya membicarakan objek yang dianggap mencintainya. Penderita erotomania akan terbiasa menceritakan apa saja yang dilakukan objek tersebut, termasuk cerita-cerita khayal yang mengarah ke perilaku objek tersebut untuk mendapatkan cintanya. Tak jarang apa yang diceritakan penderita sindrom delusi cinta ini kerap berulang dari waktu ke waktu karena sebenarnya, hal yang ia tahu mengenai sang objek masih sangat terbatas.

  • Mudah Beralih Topik

Apakah Anda termasuk orang yang sangat mudah mengalihkan topik dari pembicaraan komunal? Apapun yang sedang dibicarakan, tiba-tiba bisa Anda pinggirkan hanya untuk mengaitkannya dengan objek yang dianggap mencintai And. Waspadalah, mudah mengalihkan topik dan selalu mengaitkan cerita yang ada ke objek yang dianggap mencintai merupakan tanda-tanda yang kerap menggelayuti para penderita erotomania.

  • “Meneror” untuk Komunikasi

Penderita erotomania memiliki obsesi untuk bisa berkomunikasi intens dengan objek yang dianggap sangat mencintainya. Umumnya ketika penderita mengenal objek, ia akan selalu berusaha menghubunginya melalui telepon atau pesan instan. Bahkan ketika sang objek mengabaikan upaya komunikasi tersebut, penderita erotomania tidak menyerah dan akan terus berupaya menghubungi sehingga terkesan seperti teror. Ketika objek yang dianggap mencintai tersebut adalah pesohor, penderita erotomania sangat mungkin berupaya menjalin komunikasi dengan mengirim surat elektronik ataupun mendatangi tiap kegiatan sang objek guna bisa sekadar menyapa.

  • Merasa Diuntit

Orang-orang yang menderita erotomania akan memiliki delusi bahwa objek yang mencintainya akan selalu mengejar-ngejarnya. Ia bahkan bisa membuat drama di mana merasa terus diuntit oleh sang objek yang penasaran dengan dirinya. Drama tersebut membuat kehidupan erotomania menjadi sulit karena merasa terganggu dengan khayalan perilaku objek yang terus berusaha membuntutinya di berbagai kegiatan. Sampai-sampai, ia akan merasa takut beraktivitas karena terus merasa diuntit.

  • Malas Beraktivitas

Layaknya orang yang sedang jatuh cinta, ketidakhadiran sosok pasangan di samping akan memuat semangat hidup mengendur. Itu pula yang dialami oleh para penderita erotomania sampai akhirnya mereka malas untuk beraktivitas, kecuali hanya untuk bercerita tentang objek yang dicintainya. Masalahnya, kegalauan mereka akan kehadiran pasangan guna memberi semangat hidup hampir mustahil terjadi karena sebenarnya, objek yang disangka mencintainya tersebut tidaklah memiliki rasa tersebut.

***

Berbagai gejala erotomania memang terkesan tidak membahayakan. Namun jika dibiarkan, perbuatan-perbuatan ekstrem bisa sangat dilakukan oleh penderita erotomania. Karena itu, ketika mendapati gejala ini pada diri sendiri ataupun pada kerabat Anda, cobalah segera berkonsultasi ke psikolog guna memperoleh penanganan yang benar.

Kesehatan Mental

Setiap orang pasti sering mimpi ketika tidur. Mimpi dapat terjadi baik dalam keadaan baik maupun keadaan buruk. Mimpi juga merupakan suatu cara dimana manusia mengungkapkan apa yang dialami, namun di bawah kesadaran. Ada berbagai jenis mimpi yang dapat dialami manusia, salah satunya adalah mimpi hamil.

Mimpi Hamil Yang Bisa Terjadi Pada Manusia

Mimpi hamil terjadi pada siapa saja, baik kehamilan pada diri sendiri, melalui kabar dari teman atau kerabat yang hamil, maupun dari sumber lain. Berikut adalah berbagai macam mimpi hamil yang terjadi pada manusia:

  • Mimpi diri sendiri hamil

Jika Anda bermimpi bahwa Anda sedang hamil, bisa saja hal tersebut merupakan hal yang nyata, atau setidaknya Anda mengalami mual atau perut kembung. Sebuah studi menunjukkan bahwa wanita yang hamil lebih banyak bermimpi mengenai kehamilannya dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Anda akan sering mimpi hamil jika Anda hamil.

  • Mimpi orang lain yang hamil

Jika Anda pernah bermimpi bahwa teman atau kerabat Anda sedang hamil, hal tersebut bisa menunjukkan bahwa mereka sedang hamil, atau setidaknya mereka merencanakan kehamilan. Teman atau kerabat Anda mungkin pernah memberitahu Anda bahwa mereka akan memiliki anak sehingga topik tersebut bisa menjadi bahan pembicaraan di dalam mimpi Anda.

  • Mimpi mengandung anak kembar

Jika Anda bermimpi tentang memiliki anak kembar, hal tersebut merupakan tanda bahwa Anda kemungkinan akan memiliki anak kembar.

  • Mimpi merasakan kecemasan saat hamil

Jika Anda merasa cemas ketika hamil, namun hanya sebuah mimpi, itu merupakan tanda bahwa Anda tidak siap untuk memiliki anak, atau sedang hamil dan merasa khawatir tentang anak yang sedang dikandung.

  • Mimpi hamil yang tidak sesuai rencana

Ada juga orang yang mimpi hamil, namun tidak sesuai rencana. Hal tersebut menandakan bahwa seseorang mungkin ingin punya anak, namun tidak sesuai harapan seperti jenis kelamin bayi yang dikandung.

Kemungkinan lain yang seseorang alami adalah seseorang merasa takut bahwa informasi akan diungkapkan secara dini.

Fakta-Fakta Ketika Manusia Bermimpi

Studi mengenai orang yang mimpi hamil sebenarnya masih sedikit. Para peneliti belum tahu mengapa mimpi hamil bisa terjadi pada semua orang. Meskipun demikian, para peneliti mengungkapkan beberapa fakta menarik mengapa orang-orang bermimpi ketika tidur. Berikut adalah fakta-fakta yang diperoleh:

  • Mimpi itu bersifat universal

Mimpi merupakan hal yang bersifat universal dimana orang-orang dapat mengalami sesuatu secara alami. Misalnya, seseorang yang bermimpi bahwa mereka jatuh dari ketinggian.

  • Semakin banyak tidur, semakin sering bermimpi

Hal yang dapat Anda ketahui adalah jika Anda banyak tidur, maka Anda akan sering bermimpi. Wanita-wanita hamil juga akan sering bermimpi ketika tidur, karena ketika mereka hamil, perubahan hormon dapat membuat mereka merasa lelah sehingga mereka perlu tidur.

  • Emosi negatif lebih umum terjadi

Fakta lain yang dapat Anda ketahui adalah orang-orang lebih sering mengalami emosi negatif ketika bermimpi seperti merasa cemas atau takut.

  • Mimpi buruk tidak selamanya terjadi

Tentunya mimpi hanya bersifat sementara. Namun, jika mimpi yang Anda alami sering terjadi dan membuat Anda sangat terganggu, maka Anda sebaiknya minta dokter untuk memeriksa Anda.

Mimpi hamil bisa terjadi pada setiap orang. Para peneliti juga menunjukkan bahwa mimpi hamil terjadi hanya di bawah kesadaran manusia sehingga orang-orang tidak perlu merasa takut atau panik.

Jika Anda sering mengalami mimpi buruk yang berhubungan dengan kehamilan atau mimpi hamil, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan ahli profesional agar dapat membantu mengatasi masalah yang Anda hadapi.

Kesehatan Mental

Menurut National Institute of Mental Health, gangguan kecemasan adalah gangguan mental di Amerika Serikat. Dari 40 juta orang dewasa, 18% nya berjuang melawan kecemasan. Kecemasan dan depresi biasa datang bersamaan. Meski begitu, terapi dan pengobatan yang spesifik bisa membantu mengurangi beban kecemasan

Salah satu hal yang penting dalam terapi mengatasi kecemasan adalah dengan memakan menu-menu sehat untuk diet seimbang.

Contoh sederhananya yaitu dengan minum air yang cukup dan membatasi konsumsi kafein dan alcohol. Karbohidrat kompleks juga dapat membuat perasaan lebih tenang karena proses mencernanya lebih lama sehingga gula darah menjadi seimbang.

Diet yang banyak mengkonsumsi gandum utuh, sayur-sayuran, buah-buahan akan lebih menyehatkan dibandingkan dengan konsumsi karbohidrat sederhana yang ditemukan di makanan olahan.

Selain itu, terlambat makan juga dapat menimbulkan rasa cemas karena gula darah turun secara drastis. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah daftar makanan yang dapat mengatasi rasa cemas.

Makanan yang bisa mengatasi kecemasan

  • Makanan dengan kandungan magnesium rendah terbukti dapat mengurangi kecemasan, dan membantu mereka merasa lebih tenang. Contohnya, sayuran hijau seperti bayam, bit, kacang-kacangan, biji-bijian dangandum utuh.
  • Makanan dengan kandungan zinc yang tinggi, seperti kerang, jambu mete, hati, daging dan kuning telur.
  • Ikan seperti salmon, mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membuat perasaan tenang.
  • Penelitian yang baru saja dilakukan juga menyarankan konsumsi probiotik seperti acar, asinan kubis, dan kefir.
  • Di Cina, asparagus dijadikan ekstrak yang dapat dikonsumsi untuk mengatasi kecemasan karena memiliki kandungan anti-cemas di dalamnya.
  • Makanan yang kaya akan vitamin B seperti alpukat dan almon.

Apakah anti-oksidan bisa mengurangi kecemasan?

Kecemasan memiliki kaitan dengan kurangnya asupan anti-oksidan di dalam tubuh. Diet dengan konsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu mengurangi gejala-gejala gangguan kecemasan. Makanan dengan kandungan antioksidan yang tinggi menurut USDA diantaranya:

  • Kacang-kacangan: kacang merah, pinto, dried small red, kenari, kemiri
  • Buah-buahan: apel, ceri, plum, plum hitam, prune (plum yang dikeringkan).
  • Beri: Blackberries, strawberries, cranberries, raspberries, blueberries
  • Sayuran: kubis, bit, brokoli, artichoke
  • Rempah­-rempah: kunyit dan jahe

Mewujudkan keadaan mental yang lebih baik melalui diet

Pastikan untuk bicara pada dokter jika gejala kecemasan Anda bertambah parah setelah dua minggu. Namun jika dokter merekomendasikan pengobatan dan terapi untuk kecemasan, Anda bisa tetap bertanya apakah Anda perlu mengonsumsi makanan tertentu agar dapat mengurangi kecemasan tersebut secara alami.

Kesehatan Mental