Kapan Multivitamin Daya Tahan Tubuh Wajib Dikonsumsi?

Banyak orang menilai multivitamin daya tahan tubuh membantu Anda terhindar dari jenis penyakit serta menjaga badan tetap sehat dan bugar. Pernyataan tersebut tak sepenuhnya salah, namun ada beberapa hal penting yang harus diketahui.

multivitamin

Multivitamin daya tahan tubuh hanya mampu membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Dengan demikian, sistem imun akan membaik, tetapi tentunya juga harus disertai asupan gizi lain yang lengkap. Penyakit yang diderita pun bisa dicegah melalui kondisi sitem imun prima, bukan disembuhkan lewat konsumsi multivitamin. 

Konsumsi multivitamin memiliki aturan penggunaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing agar manfaatnya tepat sasaran dan tidak menimbulkan bahaya. Berikut kondisi-kondisi dimana Anda baru bisa merasa membutuhkan asupan multivitamin.

  1. Ibu hamil

Biasanya ibu hamil dianjurkan mengonsumsi multivitamin asam folat, zat besi, vitamin D, vitamin C, dan kalsium. Jenis dan dosis vitamin dan mineral ini harus di bawah anjuran dokter. 

Asam folat dibutuhkan sebelum dan selama kehamilan dengan tujuan membentuk sistem syaraf pusat janin pada awal-awal kehamilan. Ibu hamil juga rentan mengalami anemia sehingga dibutuhkan asupan zat besi. Jika ibu mengalami gejala letih, lemas, dan lesu maka kemungkinan terjadi kekurangan darah. Konsumsi vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. 

Saat kehamilan, ibu menyumbang kalsium untuk pertumbuhan dan perkembangan janin sehingga dibutuhkan asupan kalsium tambahan untuk memenuhi kebutuhannya. Vitam D membantu penyerapan kalsium. 

  1. Terindikasi kekurangan vitamin tertentu

Biasanya kejadian kekurangan vitamin dan mineral yang paling umum yaitu kekurangan vitamin D, vitamin B12, vitamin A, magnesium, kalsium, iodin, dan zat besi.

Kekurangan vitamin D pada orang dewasa ditandai dengan kelelahan otot, kehilangan kemampuan tulang dan peningkatan risiko tulang retak. Sedangkan kekurang vitamin A menyebabkan penurunan sistem imun dan gangguan penglihatan hingga kebutaan jika dibiarkan dalam jangka waktu lama.  

Gejala umum orang kekurangan magnesium kronis diantaranya kelelahan, kram otot, migrain, dan jantung berdetak cepat. Sedangkan kekurangan iodin ditandai dengan membesarnya kelenjar tiroid atau sering disebut gondok. 

Di dunia, sekitar 25% orang mengalami anemia. Masalah ini terutama sering terjadi pada ibu hamil dan remaja putri. Selain letih, lemas, dan lesu, gejala anemia mengakibatkan penurunan sistem imun dan ketidakseimbangan fungsi otak sehingga dibutuhkan asupan tambahan zat besi dan vitamin B12. 

  1. Anak-anak kekurangan gizi

Beberapa wilayah di Indonesia masih banyak ditemukan anak-anak yang kekurangan gizi. Biasanya vitamin yang diberikan untuk menunjang kebutuhannya yaitu vitamin A. Menurut WHO, anak dengan kondisi kekurangan gizi kronis membutuhkan 5000 IU vitamin A setiap harinya. 

Anak-anak tersebut akan mendapatkan dosis yang lebih tinggi apabila terdapat gejala kekuarangan vitamin A yang ditunjukkan melalui gangguan penglihatannya. Makanan dan larutan hidrasi kaya akan vitamin dan mineral juga diberikan secara berkala.  

  1. Vegan atau plant-based diet

Masih terdapat pro dan kontra mengenai kebutuhan multivitamin daya tahan tubuh untuk para vegan. Sebagian orang merasa konsumsi nabati saja cukup memenuhi kebutuhan gizi, namun sebagian lain berpendapat tidak. Terlepas dari perbedaan pendapat tersebut, ada baiknya untuk tetap melakukan pencegahan pemenuhan gizi. 

Beberapa vitamin yang disarankan untuk dikonsumsi selama menjalani diet vegan diantaranya adalah vitamin B12, vitamin D, omega-3, iodin, zat besi, kalsium, dan zink.  

  1. Lanjut usia

Lansia perempuan sangat rentan mengalami osteoporosis karena telah memasuki fase menopause sehingga dibutuhkan tambahan vitam D dan kalsium. Suplemen vitamin B12 juga diperlukan karena penyerapan di saluran pencernaannya sudah tidak berjalan optimal jika hanya mengandalkan asupan vitamin B12 dari makanan saja. 

Jika lansia memiliki komplikasi penyakit lain, maka multivitamin disesuaikan dengan kebutuhannya. Terlebih jika sedang mengonsumsi obat karena beberapa obat memiliki efek samping kekurangan vitamin tertentu. 

  1. Setelah menjalani operasi

Beberapa jenis operasi membutuhkan perlakuan terapi tambahan, baik sebelum atau sesudahnya. Terapi tersebut bisa berupa perubahan pola hidup maupun pemberian multivitamin suplemen. Salah satu contohnya pada operasi batriatic remaja obesitas. 

Metabolisme yang berubah akibat penurunan berat badan drastis setelah operasi menyebabkan kebutuhan tambahan vitamin B12, kalsium, dan zat besi (khususnya pada remaja perempuan yang telah mengalami menstruasi). Pemberian multivitamin ini kemungkinan akan diberikan dalam jangka waktu panjang. 

Jika Anda merasa sehat maka pemberian multivitamin daya tahan tubuh sebaiknya dimiminimalisir karena beberapa hanya akan dibuang lewat urin jika tak diperlukan oleh tubuh. Cukupi kebutuhan vitamin dan mineral menggunakan asupan makanan dan minuman sehari-hari. 

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*