Saat ini sorgum telah banyak beredar di pasaran, namun belum cukup populer di kalangan masyarakat. Biji sorgum mengandung tinggi protein. Salah satu manfaat sorgum yaitu dapat dijadikan altenatif beras. Akan tetapi, ternyata sorgum juga merupakan bahan pangan bebas gluten sehingga cocok dikonsumsi penderita penyakit celiac.

Diet penderita celiac

Penyakit autoimun ini mengakibatkan penderitanya harus menghindari makanan atau minuman yang mengandung gluten seumur hidup. Menurut Journal of Gastroenterology and Hepatology, gluten merupakan bentuk campuran protein gliadin dan glutenin, serta beberapa jenis protein lainnya. Gluten dapat ditemukan di gandum, barley, rye, dan biji-bijian lainnya.

Produk olahan mengandung gluten yang biasa dikonsumsi diantaranya mie, pasta, roti, biskuit, oat, bir, saus dan segala olahan yang berbahan dasar tepung terigu. Tepung terigu berasal dari biji gandum yang dihaluskan.

Jika penderita celiac mengonsumsi gluten maka tubuhnya akan menimbulkan reaksi berlebihan, berbeda dengan orang normal pada umumnya. Gluten menyebabkan vili atau jonjot di dalam usus halus terluka dan rusak sehingga tidak mampu menyerap makanan dengan baik. Akibatnya, penderita berisiko mengalami kekurangan gizi. Bahkan bisa mengakibatkan keguguran, kemandulan, gangguan saraf, atau jenis kanker tertentu.

Oleh karena itu, penderita celiac diharuskan melakukan diet bebas gluten. Beberapa bahan pangan yang bebas gluten dan dapat ditemukan dengan mudah diantaranya buah dan sayur, kacang-kacangan tanpa proses olahan, telur, daging tanpa proses olahan (bukan daging kaleng, daging beku, dsb), ikan, produk olahan susu yang rendah lemak.

Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir tidak bisa mengonsumsi produk olahan yang berbahan dasar tepung karena saat ini telah banyak jenis tepung bebas gluten yang mampu mensubstitusi tepung terigu.

Sorgum tergolong bebas gluten

Meskipun sorgum telah lama diketahui aman untuk penderita celiac karena bebas gluten, namun uji klinisnya baru dilakukan pertama kali tahun 2007. Setelah responden penelitian diberikan makanan olahan sorgum selama lima hari, hasilnya tidak ada gejala celiac yang muncul serta kadar antibodi tidak berubah. Artinya, tidak ada reaksi autoimun tubuh. Oleh karena itu, sorgum dipastikan aman dan cocok dijadikan bahan pangan bebas gluten.

Menurut International Journal of Food Properties, biji sorgum banyak mengandung protein, pati, vitamin B kompleks. Sorgum juga mengandung senyawa bioaktif falvonoid. Senyawa ini berfungsi memperbaiki sel rusak akibat radikal bebas, juga mampu mengurangi risiko kanker, tumor, hipertensi, maupun diabetes.      

Saat ini sorgum dan olahannya seperti tepung sorgum mudah ditemukan. Pada tahun 2020, Kementrian Pertanian sangat mendukung budidaya sorgum sebagai bahan pangan alternatif sehingga diadakan program bantuan benih.

Resep olahan sorgum

Sorgum yang diolah menjadi tepung dan dicampur dengan tepung lain yang bebas gluten, maka akan menghasilkan olahan roti yang lezat. Penderita celiac tetap bisa menikmati roti bebas gluten yang aman. Berikut ini bahan-bahan yang perlu dipersiapkan:

  • 1/3 gelas tepung sorgum
  • 2/3 gelas tepung kacang
  • 1 gelas kanji jagung
  • 1 gelas tepung tapioka

Campur seluruh bahan hingga rata tanpa menggunakan air atau cairan yang lain. Hasilnya, bisa Anda simpan sebagai tepung bebas gluten yang siap dijadikan bahan dasar roti pengganti tepung terigu. Jika tidak langsung diolah, simpan campuran tepung tersebut ke dalam wadah kedap udara, tutup, dan letakkan di tempat yang kering.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*