Seperti Apakah Fungsi Ventilator Dalam Prosedur Medis?

Virus Corona atau Covid-19 telah menyebar ke setiap negara. Berbagai gejala dialami oleh manusia akibat virus Corona, salah satunya termasuk gangguan pernafasan. Oleh karena itu, para tenaga medis membutuhkan peralatan khusus berupa ventilator. Fungsi ventilator dapat membuat pasien bertahan lama.

Kebutuhan Ventilator

Kebutuhan ventilator adalah salah satu masalah serius untuk segera ditangani. Di Indonesia sendiri masih mengalami kekurangan persediaan atas alat medis seperti ini. Meskipun demikian, baru-baru ini ada kabar bahwa ventilator akan dirakit di Indonesia.

Ventilator adalah alat yang digunakan untuk membantu pasien Corona dimana mereka mengalami gejala berupa gangguan pernafasan yang cukup parah. Orang-orang yang mengalami gangguan pernafasan bisa mengakibatkan kematian.

Gangguan pernafasan adalah salah satu gejala yang berat akibat virus Corona. Oleh karena itu, setiap rumah sakit perlu menyediakan ventilator, meskipun sebagian besar pasien yang terkena virus Corona mengalami gejala ringan, bahkan tidak disertai dengan gejala apapun.

Virus Corona dapat menular tidak hanya melalui kontak fisik, namun juga melalui udara. Rasio tentang orang yang terkena virus Corona dan membutuhkan alat pernafasan seperti ventilator adalah 1:4.

Kegunaan Ventilator

Kegunaan ventilator adalah untuk memasukkan oksigen ke dalam paru-paru, serta mengeluarkan karbondioksida dari tubuh manusia. Pasien yang menggunakan ventilator punya peluang untuk sembuh dari virus Corona.

Tenaga medis menggunakan tabung untuk menghubungkan mesin ventilator ke tubuh pasien. Udara akan disalurkan melalui tabung dan masuk ke mulut pasien hingga melewati tenggorokan. Pasien yang mengalami gangguan pernafasan parah akan menggunakan ventilator, namun udaranya perlu disalurkan melalui tenggorokan. Oleh karena itu, dokter perlu melakukan pembedahan di bagian tenggorokan pasien.

Ventilator juga perlu diatur sesuai kebutuhan pasien dengan menentukan jumlah nafas per menit. Meskipun ventilator bukan merupakan alat yang dapat menyembuhkan pasien dari virus Corona, alat tersebut dapat membantu pasien bertahan hidup hingga paru-paru pasien kembali normal.

Kurangnya Persediaan Ventilator

Sejumlah upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis. Presiden Joko Widodo juga telah meminta bantuan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menyediakan ventilator. Meskipun Indonesia dapat membuat ventilator sendiri, hal tersebut membutuhkan waktu. Selain itu, kebutuhan alat-alat medis meningkat karena jumlah kasus virus Corona di Indonesia terus bertambah.

Jumlah Kasus Virus Corona Di Indonesia

Dengan adanya ventilator, jumlah kasus virus Corona dapat ditekankan. Hingga tanggal 8 Mei 2020, di Indonesia mengalami penambahan kasus virus Corona sebanyak 336 kasus, sehingga total kasus yang terjadi mencapai 13.112 kasus. Ada 13 orang yang dinyatakan meninggal dunia sehingga total kematian yang terjadi telah mencapai 943 orang. Meskipun demikian, jumlah pasien yang sembuh dari virus Corona sebanyak 113 orang sehingga total pasien yang sembuh mencapai 2.494 orang.

Cara Untuk Mencegah Virus Corona

Fungsi ventilator dapat membuat pasien kembali bernafas dengan normal. Jika Anda pernah terinfeksi virus Corona dan dinyatakan sembuh, atau jika Anda belum terkena infeksi, Anda dianjurkan untuk melakukan berbagai hal untuk mencegah penyebaran virus Corona. Berikut adalah hal-hal yang sebaiknya Anda lakukan:

  • Cuci tangan dengan sabun selama 20 detik. Anda dapat menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya.
  • Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut jika tangan Anda tidak bersih.
  • Tetap berada di rumah, kecuali jika ada keperluan mendesak seperti membeli makanan atau obat.
  • Jika Anda keluar rumah, pastikan Anda memakai masker.
  • Hindari kerumunan dan jaga jarak dengan orang lain setidaknya 1,5 meter.
  • Jangan melakukan kontak fisik dengan orang lain.
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan.
  • Berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

Fungsi ventilator dapat digunakan jika pasien memiliki gejala gangguan pernafasan yang cukup parah. Untuk mencegah terjadinya gangguan seperti ini, Anda diminta untuk melakukan berbagai cara yang dianjurkan di atas. Jika Anda terkena virus Corona, Anda sebaiknya langsung hubungi pihak rumah sakit supaya masalah tersebut dapat segera ditangani.

Hidup Sehat

Virus Corona atau Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia dimana virus tersebut menimbulkan jumlah kasus sebanyak 2,7 juta orang. Hal tersebut juga mengakibatkan 192 ribu orang meninggal dunia, sedangkan 762 ribu orang dinyatakan sembuh. Informasi lain beredar bahwa sinar UV (ultraviolet) dapat membunuh virus Corona. Apakah benar?

Sebuah penelitian mengklaim bahwa sinar UV adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi volume virus Corona. Sebuah universitas di Thailand telah membuat lorong sinar UV yang harus dilewati oleh mahasiswa jika ingin masuk.

Jenis-Jenis Sinar UV

Secara keseluruhan, sinar UV dibagi menjadi 3 jenis, antara lain:

  • UVA

UVA adalah jenis sinar UV yang paling dominan masuk ke dalam bumi, yaitu sebesar 95%. Sinar ini dapat melakukan penetrasi sampai ke dalam kulit dimana jenis sinar tersebut dapat mengubah warna kulit. Selain itu, UVA dapat memicu efek penuaan dan keriput pada kulit, serta memicu terjadinya sel kanker pada kulit.

  • UVB

UVB adalah jenis sinar UV yang aktif secara biologis. UVB juga dapat memicu perubahan warna pada kulit, dan membuat seseorang terkena luka bakar. Efek yang dialami tidak secepat UVA.

Selain itu, jenis sinar ini dapat memicu penuaan dan keriput pada kulit, serta risiko kanker kulit. UVB dari sinar matahari disaring oleh atmosfer sebelum sinar tersebut masuk ke dalam bumi.

  • UVC

UVC adalah jenis sinar UV yang paling mengerikan, karena sinar tersebut dapat memicu kerusakan paling parah pada kulit. UVC dapat melakukan penetrasi ke bagian paling dalam kulit manusia. UVC disaring oleh atmosfer dan tidak mencapai ke permukaan bumi. UVC adalah sinar yang dianggap dapat membunuh virus Corona.

Perkembangan Sinar UVC

Pada tahun 1878, para peneliti mampu membuat UVC secara artifisial untuk mensterilisasi berbagai benda di rumah sakit, pesawat terbang, kantor, dan pabrik. Tidak hanya itu, UVC dapat digunakan dalam proses sanitasi air minum.

Meskipun belum ada penelitian yang menyatakan bahwa jenis sinar ini dapat membunuh virus Corona, para ahli telah membuktikan bahwa UVC efektif mencegah virus sebelumnya, SARS (severe acute respiratory syndrome).

UVC dipercaya dapat melengkungkan struktur materi genetik virus dan mencegah terjadinya perkembangan di dalam tubuh. Hal tersebut dianggap sebagai salah satu cara untuk mengatasi virus Corona dimana sinar tersebut telah digunakan oleh transportasi umum di Tiongkok.

Selain itu, para peneliti telah membuat robot UVC untuk menyinari rumah sakit. UVC juga dapat digunakan di bank-bank untuk mencegah uang terkontaminasi oleh virus Corona.

Kontras Tentang Sinar UV

Meskipun diklaim sebagai sinar yang bermanfaat, menurut WHO (World Health Organization), belum ada sinar UV, termasuk UVC, dapat membunuh virus Corona. Hal tersebut justru bekerja sebaliknya, membuat iritasi pada kulit.

UVC dapat mengakibatkan luka bakar, bahkan sinar tersebut tidak dapat diarahkan ke pakaian. Selain itu, UVC dapat mengakibatkan mata silau 10 kali lebih parah dibandingkan dengan sinar lain.

Modifikasi Sinar UVC

Meskipun UVC dapat memicu gangguan pada kulit, para peneliti telah menciptakan UVC yang lebih aman untuk digunakan pada bagian kulit. Sinar tersebut bernama far-UVC. Uji coba telah dilakukan dan hal tersebut tidak memicu kerusakan DNA. Meskipun demikian, tidak ada bakteri atau virus yang terbunuh karena ukuran yang kecil untuk dijangkau cahaya.

Kesimpulan

Jadi, apakah sinar UV efektif dalam membunuh virus Corona? Sinar tersebut tidak memberikan hasil yang baik. Hal tersebut justru memicu kerusakan pada kulit. Sinar-sinar lain, UVA dan UVB belum tentu menjadi jawaban yang tepat untuk mencegah virus Corona, karena para peneliti masih membutuhkan waktu untuk meneliti kedua sinar tersebut.

Sinar UV membunuh virus Corona merupakan mitos dan membutuhkan studi lebih lanjut. Selain itu, uji coba yang dilakukan, yang melibatkan UVC, hanya terbatas pada hewan uji. Meskipun demikian, untuk mencegah penularan virus Corona, Anda sebaiknya tetap berada di rumah dan terus menjaga kesehatan.

Hidup Sehat

Kendalikan Polusi dengan Sedotan Stainless Steel Tidak Relevan

Di zaman sekarang, sampah—utamanya sampah plastik—menjadi salah satu masalah lingkungan yang paling mengkhawatirkan. Kehidupan yang serba cepat, instan, dan mobile menuntut kita untuk terus bergerak. Bagi sebagian orang, mungkin, tak lagi dapat duduk berlama-lama di sebuah kafe. Siklus itu pada akhirnya memaksa mereka untuk membungkus dan membawa pergi makanannya agar dapat mengerjakan tugas lain yang menumpuk.

Masalahnya, hal itu mengakibatkan peningkatan jumlah penggunaan kemasan beserta tetek bengek lain untuk memudahkan pelanggan dalam menikmati “bungkusannya”. Sedotan hanyalah salah satunya. Belakangan, muncul suatu gerakan yang bersifat massif untuk menanggulangi situasi tersebut. Muncullah produk pengganti sedotan lama yang terbuat dari plastik. Ia berbahan baja antikarat. Biasa disebut sedotan stainless steel atau stainless steel straw.

Awalnya, banyak yang mengira bahwa sedotan stainless steel merupakan jawaban dari semua kegelisahan penduduk bumi akan sampah plastik. Namun, setelah ditilik dan ditinjau lebih jauh, ternyata kenyataannya tak sebaik harapan yang diusung. Sebab, penggunaan sedotan stainless steel sama sekali tidak dapat mengendalikan polusi tersebut.

Justru sebaliknya. Tren penggunaan sedotan stainless steel ini malah memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain dan cenderung menimbulkan masalah baru. Bila didedah, penggunaan sedotan plastik memang menimbulkan masalah setelah produk itu digunakan, sementara sedotan stainless steel telah membuat masalah di awal bahkan sebelum produk itu dibuat.

  • Ada Apa dengan Sedotan Stainless Steel?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, sedotan ini terbuat dari bahan baja antikarat. Untuk mendapatkan bahan itu, produsen harus menyiapkan bahan-bahan seperti besi, karbon, dan kromium. Besi dan kromium merupakan bahan tambang. Artinya, untuk dapat membuat sedotan stainless steel harus dilakukan pengeboran atau aktivitas tambang yang justru merusak lingkungan lebih parah lagi.

Setidaknya harus ada pohon-pohon yang ditebang dan tanah yang digali untuk mendapatkan bahan baku tersebut. Itu belum termasuk dampak sosial dan aspek-aspek lain dari aktivitas pertambangan tersebut yang kesemuanya berpotensi merugikan lingkungan sekitar.

Saat dibawa ke pabrik, pengolahan logam ini dari bentuk murni menjadi stainless steel kembali melibatkan proses kimia yang menghasilkan limbah. Sayangnya, limbah ini kerap dibuang ke saluran air umum atau ke sungai sehingga mencemari lingkungan dan membahayakn warga. Hal ini terjadi seperti di sungai Citarum di Jawa Barat.

Belum lagi energi yang dibutuhkan sepanjang produksi sedotan stainless steel. Malah jika dibandingkan dengan pembuatan sedotan plastik, jumlah energi yang diperlukan jauh lebih besar daripada sesuatu yang “dikambinghitamkan” tersebut.

Menurut HSU Straw Analysis yang dikerjakan oleh Universitas Negeri Humboldt dan Engr308 Technology and Environment, energi diperlukan dari awal semenjak menyiapkan bahan, pembentukan, sampai ke hasil akhir. Satu sedotan plastik memerlukan energi sebanyak 23.700 joule energi dari awal sampai akhir proses, sementara satu sedotan stainless steel memerlukan energi 2.420.000 joule energi.

Kabar buruknya lagi, pertambahan biaya produksi yang dikeluarkan bergerak garis lurus dengan pertambahan energi, sehingga semakin banyak energi yang dibutuhkan maka semakin besar biayanya. Proses pembuatan sedotan juga menghasilkan karbondioksida. Berdasarkan sumber yang sama, sedotan plastik akan menghasilkan 1,47 gram karbondioksida per sedotan, sementara sedotan stainless steel menghasilkan karbondioksida sebanyak 217 gram per sedotan. Bukan hanya menjadi sumber polusi air, sedotan stainless steel ternyata berpotensi menghasilkan polusi udara.

Jika melihat fakta-fakta tersebut, sebenarnya langkah kita untuk mengurangi polusi dengan beralih ke sedotan stainless steel tak cukup relevan. Jika kita bijak, untuk menghentikan itu cukup sederhana, yakni dengan meminum minuman secara langsung tanpa menggunakan sedotan. Atau jika tak bisa, pilihlah sedotan dengan bahan yang lebih ramah lingkungan, seperti dari bambu misalnya. Intinya, jangan sampai apa yang kita lakukan tak sesuai dengan tujuan lantaran salah kaprah dalam menilai dan melaksanakannya.

Hidup Sehat

Setiap orang perlu menjaga mata agar dapat melihat dengan baik. Seseorang dapat mengalami mata minus dimana pandangan terhadap suatu objek kurang jelas. Contoh penyebab mata minus adalah baca buku di ruang gelap. Oleh karena itu, seseorang perlu menggunakan kacamata agar melihat lebih jelas. Sebenarnya ada banyak cara untuk menggunakan obat mata minus.

Apa Yang Bisa Dikonsumsi?

Salah satu cara yang efektif adalah mengkonsumsi bahan-bahan alami. Bahan-bahan alami adalah obat mata minus tradisional mampu menyehatkan mata. Contoh bahan alami yang bisa dikonsumsi adalah wortel, namun ada berbagai makanan yang dapat Anda coba, antara lain:

  1. Buah bit

Buah bit merupakan tanaman umbi berwarna merah yang terlihat seperti buah ceri yang baik untuk dikonsumsi karena mengandung banyak nutrisi berupa antioksidan lutein, fitonutrien, folat, kalium, serat, vitamin C, magnesium, zat besi, fosfor, triptofan, coumarin, dan betasianin.

Buah bit mampu menjaga kesehatan mata dengan mencegah katarak dan degenerasi makula. Tidak hanya itu, buah bit mampu melancarkan pencernaan, mencegah anemia, mengatasi hipertensi, mengeluarkan racun dari hati dan ginjal, dan meningkatkan stamina.

  • Kurma muda

Kurma muda adalah pilihan lain yang bisa Anda coba karena mengandung karotenoid yang dapat menjaga kualitas penglihatan dan mencegah risiko gangguan kesehatan mata seperti degenerasi makula.

  • Susu murni

Susu murni terdapat nutrisi yang bermanfaat berupa vitamin A, omega-3, lutein, dan zeaxanthin yang dapat mencegah gangguan penglihatan seperti katarak. Selain itu, susu murni dapat menjaga kesehatan tulang, otak, dan kulit, serta mencegah risiko kanker, stroke, dan jantung.

  • Kale

Kale merupakan jenis sayur yang dapat meningkatkan kesehatan mata, karena memiliki kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin. Kegunaannya adalah untuk mencegah gangguan penglihatan seperti katarak dan degenerasi makula.

  • Bayam

Bayam juga memiliki kandungan yang sama seperti kale, yaitu antioksidan lutein dan zeaxanthin, yang kegunaannya untuk mencegah gangguan penglihatan seperti katarak dan degenerasi makula. Tidak hanya itu, bayam baik untuk dikonsumsi karena mampu mengontrol tekanan darah dan mencegah risiko penyakit stroke dan jantung.

  • Wortel

Wortel adalah salah satu makanan yang paling umum untuk dikonsumsi karena mengandung vitamin A yang dapat menjaga kesehatan mata dengan membantu retina menyerap cahaya lebih baik. Artinya, seseorang dapat melihat lebih jelas di tempat yang gelap.

  • Tomat

Tomat mengandung lutein, likopen, dan beta-karoten yang mampu melindungi mata dari katarak dan degenerasi makula.

  • Markisa

Markisa mengandung vitamin A yang dapat mencegah katarak dan degenerasi makula.

Cara Lain Untuk Mengatasi Mata Minus

Selain mengkonsumsi makanan yang dianjurkan di atas, Anda sebaiknya melakukan beberapa cara untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mata. Cara-cara tersebut antara lain:

  • Jika mata Anda merasa lelah karena beraktivitas, Anda sebaiknya istirahatkan mata Anda sejenak.
  • Anda sebaiknya sering beraktivitas di luar ruangan.
  • Anda sebaiknya jangan membaca, menulis, atau melihat benda atau tulisan dalam jarak yang terlalu dekat.
  • Anda sebaiknya hindari membaca atau menggunakan dawai di tempat yang gelap.

Anda perlu menjalani pola hidup yang sehat seperti konsumsi makanan yang sehat dan melakukan cara-cara yang dianjurkan di atas sebagai obat mata minus. Jika Anda sering melakukan kebiasaan buruk pada mata Anda, konsekuensinya bisa parah seperti katarak sehingga perlu menjalani operasi.

Anda juga perlu ketahui bahwa mata lelah disebabkan karena sering sakit kepala atau pusing. Jika Anda mengalami gangguan seperti ini, maka akan mengakibatkan gangguan rabun jauh atau mata minus. Oleh karena itu, obat mata minus tradisional seperti wortel sangat diperlukan. Cara tersebut adalah cara yang efektif untuk mencegah masalah pada mata.

Hidup Sehat, Penyakit

Rekayasa Genetika

Semangka tanpa biji merupakan salah satu hasil dari rekayasa genetika.

Apa itu rekayasa genetika? Mungkin beberapa dari Anda sudah familiar dengan genetically modified organism atau GMO, GMO adalah organisme yang genomnya telah direkayasa di laboratorium untuk mendukung ekspresi sifat fisiologis yang diinginkan atau generasi produk biologis yang diinginkan. Jadi, produk GMO merupakan produk yang sudah di rekayasa genetikanya.

Sebuah pabrik pada umumnya menciptakan transgenik dengan memperkenalkan bahan genetik, atau DNA, dari organisme yang berbeda melalui proses yang disebut rekayasa genetika. Makanan transgenik yang paling banyak tersedia saat ini adalah produk dari tanaman, seperti buah dan sayuran. Biasanya produk atau makanan organisme hasil rekayasa genetika, atau GMO, menjadi lebih kuat, lebih bergizi, atau terasa lebih enak.

Lalu, apa saja manfaat yang Anda dapatkan dengan produk hasil rekayasa genetika?

Meskipun biji dari tanaman GMO lebih mahal, tanaman transgenik ini menurunkan biaya produksi dengan mengurangi input mesin, bahan bakar, dan pestisida kimia. Selain itu, karena pengendalian hama yang lebih efektif, hasil panen seringkali lebih tinggi. Produsen menggunakan modifikasi genetik untuk memberikan makanan sifat yang diinginkan. Sebagai contoh, mereka telah merancang dua varietas apel baru yang berubah menjadi kurang cokelat saat dipotong atau memar. Alasannya biasanya melibatkan membuat tanaman lebih tahan terhadap penyakit saat mereka tumbuh. Produsen juga merekayasa produk agar lebih bergizi atau toleran terhadap herbisida.

Anda tidak perlu khawatir, karena setiap produk rekayasa genetika telah diuji lewat serangkaian tes untuk memastikan keamanannya, sebelum didistribusikan ke masyarakat luas. Beberapa contoh makanan rekayasa genetika yang ada di sekitar kita adalah:

  • Jagung manis

Alasan mengapa jagung manis tetap manis dan berair adalah adanya rekayasa genetika di dalamnya.

  • Jambu kristal

Jambu kristal merupakan makanan rekayasa genetika karena tidak terlalu banyak mengandung biji serta berair dan renyah.

  • Pepaya California

Kelebihan dari rekayasa genetika buah pepaya adalah rasa pepaya lebih manis dan masa tanamnya singkat sehingga bisa panen lebih cepat.

  • Semangka tanpa biji

Adanya semangka tanpa biji yang berbeda dengan semangka kebanyakan juga merupakan bagian dari rekayasa genetika.

  • Kedelai

Kelebihan dari kedelai hasil rekayasa genetika adalah ukuran lebih besar, harga murah, dan selalu tersedia karena masa panennya sering. 

  • Kentang

Rekayasa genetika dilakukan untuk mendapatkan kentang yang lebih tahan terhadap hama dan jamur.

Bagaimana Anda bisa tahu bahwa suatu produk tertentu merupakan produk GMO atau rekayasa genetika?

Di Amerika Serikat tidak ada peraturan yang mewajibkan produk olahan GMO untuk diberikan label. Hal ini dikarenakan semua makanan dan produk harus memenuhi standar keamanan yang sama dengan yang berlaku untuk semua produk yang diatur FDA. Namun FDA telah menentukan bahwa makanan transgenik harus diberi label seperti “berbeda secara material” bila dibandingkan dengan produk non GMO yang sama, sebagai contoh:

  • Minyak kanola transgenik dengan lebih banyak asam laurat daripada minyak kanola tradisional akan diberi label “minyak canola laurate”
  • Minyak kedelai transgenik dengan asam oleat lebih banyak daripada minyak kedelai non-transgenik harus diberi label “minyak kedelai oleat tinggi”
  • Minyak kedelai transgenik dengan asam stearidonic tingkat tinggi, yang tidak secara alami terjadi dalam minyak, harus diberi label “minyak kedelai stearidonate”

Jadi Anda tidak perlu khawatir, karena semua makanan rekayasa genetika sudah di tes dan diuji melalui serangkaian tes akhirnya dijual di pasaran.

Hidup Sehat

Tahukah Anda bahwa semakin bertambah usia, semakin sulit pula untuk menjaga lingkar perut normal Anda? Sedangkan ketika Anda membicarakan lemak di dalam tubuh, lokasi lemak yang berada jauh di dalam perut lebih berbahaya daripada lemak yang bisa Anda jepit dengan jari-jari Anda. Lemak inilah yang dinamakan lemak visceral, lemak visceral atau intra-abdominal – terletak di luar jangkauan, terletak di bawah dinding perut Anda.

Menurut penelitian dari Harvard Health Publishing, ketika wanita melewati tahun-tahun pertengahan, proporsi lemak mereka terhadap berat badan cenderung meningkat – lebih banyak daripada pada pria. Bahkan jika saat berat badan Anda tidak mengalami kenaikan, ukuran pinggang Anda bisa bertambah beberapa sentimeter saat lemak visceral mendorong keluar ke dinding perut.

Sebagai orang dewasa muda, wanita rata-rata memiliki lemak visceral lebih sedikit daripada pria, tetapi hal itu berubah ketika Anda memasuki fase menopause. Berdasarkan sebuah studi di Louisiana State University, setiap wanita paruh baya yang sehat, masing-masing memiliki lemak perut subkutan, tetapi hanya mereka yang sudah memasuki fase menopause yang mengalami penambahan sejumlah besar lemak visceral di dalam tubuh. Selain itu, terdapat beberapa kendala lainnya di setiap rentang usia seseorang ketika menjaga lingkar perut yang normal.

Apa saja tantangan yang Anda miliki ketika menjaga lingkar perut dan bagaimana cara untuk mencegah bertambahnya lemak di sekitar perut serta lemak visceral?

  1. Konsumsi makanan

Kesibukan yang Anda miliki, bisa jadi menjadi salah satu faktor sulitnya menjaga lingkar perut. Seperti, lebih memilih untuk membeli makanan atau jajan, khususnya produk makanan cepat saji sehingga Anda tidak bisa menghitung asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda. Hal ini mempengaruhi ukuran lingkar perut Anda, dengan seringnya mengkonsumsi makanan di luar, dapat membuat perut Anda cepat membesar.

Solusi yang dapat Anda ikuti adalah dengan memilih mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan protein dibanding karbohidrat serta gula. Mengatur nutrisi serta asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh juga sangat penting dan Anda dapat melakukannya dengan melakukan langkah kecil, misalnya mempersiapkan cemilan sehat yang sudah dipersiapkan untuk seminggu kedepan.

  1. Kurang aktif secara fisik

Keinginan untuk hidup sehat pasti selalu ada di setiap diri individu, tetapi terkadang Anda pasti sulit untuk memulai bukan? Banyak faktor yang dapat mempengaruhi, seperti kesibukan bahkan sangat mungkin merasa malas. Olahraga dapat membantu mengurangi lingkar pinggang Anda. Bahkan jika Anda tidak menurunkan berat badan, sangat mungkin Anda kehilangan lemak visceral dan menambah massa otot dalam tubuh.

Apa yang bisa Anda lakukan? Setidaknya terlibat dalam aktivitas selama 30 menit dengan melakukan olahraga intensitas sedang hampir setiap hari, seperti jalan cepat atau bersepeda dengan santai. Selain itu, menciptakan peluang untuk menambah gerak pada aktivitas rutin Anda. Misalnya, parkir lebih jauh dari tujuan Anda dan berjalan di sepanjang jalan, naik tangga alih-alih lift, dan berdiri saat Anda berbicara di telepon.

  1. Tidur cukup

Semakin bertambah usia, semakin berkurang juga kualitas tidur yang dimiliki. Banyak orang kurang tidur, sedangkan kurang tidur membuat nafsu makan semakin bertambah.

Solusinya adalah tidur cukup dengan fokus Anda mendapatkan kualitas tidur yang baik daripada seberapa lama Anda tertidur. Kurangi aktivitas yang tidak perlu, seperti begadang, menonton TV, dan bermain gadget. Lalu hindari minuman beralkohol, makanan manis, atau kopi sebelum tidur, agar Anda mendapatkan tidur yang berkualitas.

Mengukur pinggang Anda sendiri tidak akan memberi semua informasi yang Anda butuhkan tentang berat badan Anda. Mengetahui lingkar pinggang Anda dan Indeks Massa Tubuh (BMI), serta konsultasi dengan dokter, akan sangat membantu Anda untuk lebih mengetahui tentang bagaimana tubuh juga lingkar perut normal Anda berubah seiring bertambahnya usia.

Hidup Sehat

Meski terkesan sepele, ada beberapa kebiasaan sehari-hari kita yang ternyata punya dampak yang buruk terhadap kesehatan. Jika salah satunya ada pada diri Anda, kebiasaan buruk berikut ini sebaiknya segera dihilangkan!

  • ‘Membunyikan’ Persendian Jari Tangan

Banyak orang suka mengatupkan jari-jari kedua tangannya dengan sengaja hingga berbunyi. Selain suaranya yang mengganggu, hal ini ternyata tidak baik bagi kesehatan. Terlalu sering melakukana akan membuat tangan Anda tampak bengkak dan kekuatan cengkeramannya berkurang seiring waktu.

  • Menggigit Ujung Kuku

Kebiasaan buruk ini sering dilakukan untuk mengatasi rasa cemas. Menggigit kuku selain bisa membuat kotoran dan kuman masuk ke mulut, juga bisa membuat Anda mengalami infeksi. Untuk mengurangi kebiasaan menggigit kuku, pastikan ujungnya selalu pendek dan bersih.

  • ‘Mencurangi’ Waktu Tidur

Tidur yang cukup adalah kunci kesehatan fisik yang baik. Selain sulit mengingat, kurang tidur bisa memicu munculnya tekanan darah tinggi, sakit jantung, diabetes hingga depresi. Pastikan Anda tidur 7 hingga 8 jam per hari secara teratur.

  • Menggunakan Headphone dengan Volume Terlalu Keras

Jangan menggunakan pelantang telinga lebih dai 2 jam perhari dengan volume di atas 75. Ini bisa menjaga Anda dari kerusakan pendengaran masalah kesehatan otak.

  • Bermain Gawai Sebelum Tidur

Sinar ‘blue light’ yang dipancarkan oleh peralatan elektronik seperti ponsel, komputer dan televisi bisa mengganggu waktu tidur dan menyebabkan kanker.

  • Duduk Terlalu Lama

Selain bisa membuat metabolisme tubuh jadi lambat, ada masalah kesehatan lain yang bisa muncul akibat duduk terlalu lama seperti masalah jantung. Usahakan bangkit dan berjalan ringan selama 10 menit setelah duduk lama.

  • Minum Beralkohol Terlalu Banyak

Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol bisa memicu masalah ginjal, hati, pencernaan, kerusakan tulang hingga kanker.

  • Makan Terlalu Banyak

Makan terlalu banyak bisa memicu obesitas dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes serta meningkatkan risiko kanker.

  • Makan Terburu-buru

Makanlah dengan santai dan suapan kecil. Kunyah semuanya dengan baik agar tubuh bisa mencerna dengan baik juga.

  • Tidak Membersihkan Sela Gigi

Sikat gigi saja tidak cukup. Singkirkan plak dan bakteri penyebab gigi berlubang dengan melakukan flossing.

  • Makan Junk Food

Soda, permen dan camilan lain mengandung banyak kalori dengan nutrisi yang sedikit. Ini seringkali menjadi pemicu munculnya obesitas, diabetes hingga masalah jantung.

  • Terlalu Sering Menghabiskan Waktu Sendirian

Kesepian diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tekanan darah tinggi, depresi hingga masalah otak (seperti Alzheimer). Kalau merasa kesepian, bergabung dengan teman dekat dan keluarga akan membantu Anda merasa lebih terhubung secara psikis dengan lingkungan sekitar.

  • Merokok

Merokok bisa membahayakan hampir semua organ di dalam tubuh. Rokok memicu masalah jantung, diabetes, stroke dan berbagai masalah kesehata lain.

  • Menggunakan Tanning Bed

Mesin tanning ternyata bisa meningkatkan risiko seseorang terserang kanker kulit.

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari demi menjaga kesehatan tubuh Anda.

Hidup Sehat

Mengonsumsi makanan sehat sangat penting untuk semua orang, tetapi makanan tertentu sangat baik untuk masalah yang memengaruhi wanita – seperti tulang rapuh, kehamilan, dan kanker payudara. “Makanan super” atau superfood untuk wanita berikut ini kaya akan nutrisi (seringkali lebih dari satu!) yang akan membantu melindungi tubuh Anda dan membuatnya bekerja dengan baik, bahkan saat usia Anda bertambah.

Edamame

Kacang kedelai yang lezat ini penuh akan serat, lemak baik, dan senyawa mirip estrogen yang disebut isoflavon. Isoflavon ini dapat menjadi teman baik Anda selama menopause.

Kale

DI dalam daun berwarna hijau ini terdapat banyak vitamin K, yang bekerja baik dengan kalsium dan vitamin D untuk menjaga tulang Anda agar tetap kuat dan sehat. Satu porsi kale mengandung lebih dari 20% jumlah vitamin A dan C, yang direkomendasikan setiap hari.

Asparagus

Ingin tahu cara lain untuk mendapatkan vitamin K pembentuk tulang Anda selain mengonsumsi kale? Cobalah asparagus. Tidak butuh banyak asparagus untuk Anda konsumsi, cukup setengah cangkir dan Anda sdah mendapatkan sepertiga dari apa yang Anda butuhkan untuk satu hari. Selain vitamin K, asparagus juga penuh dengan folat yang mampu mencegah terjadinya cacat lahir pada bayi jika Anda sedang mengandung. 

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan jenis makanan yang memiliki banyak protein, tanpa lemak dan mereka juga kaya akan serat. Kacang-kacangan merupakan jenis superfood atau makanan super yang dapat menurunkan tekanan darah, gula darah, dan detak jantung Anda – semua hal yang dapat menyebabkan penyakit jantung, salah satu jenis penyakit paling membunuh bagi wanita.

Anggur

Flavonoid yang ada dalam anggur mampu membantu menurunkan kemungkinan jenis stroke pada wanita dan juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung Anda. Sebenarnya jeruk juga memiliki manfaat yang sama, namun anggur memiliki lebih sedikit kandungan gula dibanding dengan jeruk.

Beri dan Ceri

Beri dan ceri tidak hanya lezat, namun superfood untuk wanita yang satu ini memiliki flavonoid dan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel sehat dari kerusakan. Buah beri juga dapat membantu menjaga otak Anda agar lebih tajam seiring bertambahnya usia. Ditambah, kandungan vitamin C di dalamnya sangat baik untuk membangun kolagen, protein yang menjaga kulit agar tetap kencang dan halus.

Pepaya

Warna merah-oranyenya berasal dari beta karoten (bahan dalam wortel) dan likopen (juga dalam tomat dan semangka). Likopen menurunkan peluang Anda terkena kanker serviks dan payudara. Pepaya juga kaya antioksidan, serta efektif untuk menjaga kolesterol dan tekanan darah pada tingkat yang sehat untuk membantu menangkal penyakit jantung.

Yogurt Rendah Lemak

Anda membutuhkan lebih banyak kalsium ketika Anda berusia di atas 50 tahun. Yogurt memiliki banyak kalsium – hanya dengan 8 ounce yogurt sudah mampu mencukupi lebih dari sepertiga kalsium Anda untuk hari itu. Cari jenis yang diperkaya dengan vitamin D, untuk membantu tubuh Anda menggunakan mineral dengan lebih baik.

Sarden

Si kecil ini dilengkapi dengan asam lemak sehat, vitamin D, dan kalsium. Lemak omega-3 mereka dapat meningkatkan kualitas ASI, dan sarden baik untuk bayi yang ibunya memakannya saat mereka hamil. Mereka juga memiliki merkuri lebih sedikit daripada kebanyakan ikan lainnya.

Hidup Sehat

Saat Anda tidak toleran terhadap laktosa, itu artinya tubuh Anda kesulitan dalam mencerna laktosa, yaitu gula yang ditemukan dalam susu sapi dan produk susu lainnya.

Hal ini tentu sangat disayangkan, sebab susu cukup dikenal sebagai sumber asupan nutrisi kalsium tubuh yang baik. Namun, meskipun tak bisa mengonsumsi susu dan olahannya, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan asupan nutrisi kalsium yang dibutuhkan tubuh.

Anda masih bisa mendapatkan kalsium dan vitamin D dari beberapa menu sehat seperti roti, jus, dan sereal yang tinggi kalsium dan vitamin D. Untuk lebih jelasnya simak ulasan mengenai rekomendasi makanan untuk orang dengan intoleransi laktosa berikut ini.

Keju dengan Kandungan Laktosa Rendah
Orang dengan intoleransi laktosa tidak harus berhenti mengonsumsi susu. Mereka dapat mencoba memakan keju yang kaya kalsium tanpa merasakan gejala atau efek samping. Keju keras dengan kandungan laktosa rendah seperti, seperti keju Swiss atau Parmesan, relatif lebih kandungan laktosa sedikit dibandingkan dengan keju lunak, seperti Feta. Selain itu, keju cottage juga merupakan pilihan keju rendah laktosa yang menjadi sumber kalsium yang baik.

Susu Bebas Laktosa
Khawatir saat ingin menambahkan susu ke sereal atau kopi? Jangan takut. Produk susu dan olahan susu dengan kandungan laktosa rendah atau bebas laktosa sudah banyak dijual di berbagai toko bahan makanan. Sama seperti susu biasa, susu jenis ini masih kaya akan kalsium dan vitamin D. Pilihan lain yang juga memiliki asupan nutrisi berupa kalsium dan vitamin D adalah susu almond, susu beras, dan susu kedelai.

Sinar Matahari Menyediakan Vitamin D
Vitamin D membantu tubuh Anda untuk dapat menyerap kalsium dengan baik. Seseorang dengan asupan nutrisi vitamin D rendah dapat dikaitkan dengan masalah-masalah kesehatan seperti osteoporosis dan depresi. Ada beberapa makanan secara alami mengandung vitamin D seperti susu, sereal, dan jus jeruk. Tapi, selain itu, tubuh Anda juga dapat memproduksi vitamin D dari paparan sinar matahari, dengan memaparkan diri selama 10-15 menit setiap harinya. Namun, pastikan untuk mendapatkan sinar matahari yang bagus, yaitu di pagi hari. Hindari terlalu lama berjemur karena berisiko terkena kanker kulit.

Sayuran Tinggi Kalsium
Jangan sepelekan asupan sayuran dengan kandungan kalsium tinggi, seperti beberapa jenis sayuran dengan warna hijau gelap seperti kale, collard greens, dan pok choy. Sayuran tersebut merupakan salah satu sumber kalsium yang sangat baik. Pasalnya dalam 125 gram sayuran collard beku mengandung 357mg kalsium.

Kacang-kacangan dengan Kalsium Tinggi
Segenggam almond dapat memberikan tubuh Anda dosis nutrisi kalsium yang dibutuhkan. Pasalnya, 35 gram almond panggang dapat memberikan Anda sekitar 114 mg kalsium. Kacang-kacangan brazil juga dapat meningkatkan asupan kalsium dalam asupan makan harian Anda. Segenggam kacang Brazil (sekitar sembilan kacang) mengandung sekitar 72 mg kalsium.

Camilan Buah Berkalsium
Buah ara kering, aprikot, dan kismis adalah pilihan tepat untuk camilan sederhana yang memberikan asupan kalsium untuk tubuh. Empat buah ara memiliki kandungan 70 mg kalsium, yang lebih dari 125 gram brokoli matang (70 mg kalsium). Kismis, blackberry, dan jeruk juga mengandung kalsium. Semuanya bertambah.menjadi deretan buah dengan kandungan nutrisi tinggi.

Ikan untuk Kalsium dan Vitamin D
Ikan dengan tulang lunak, seperti salmon kalengan dan sarden, adalah sumber kalsium dan vitamin D yang baik untuk tubuh. Tiga ounce sarden dapat memberi Anda 325 mg kalsium dan 164 IU vitamin D. Selain itu, ikan tuna juga merupakan pilihan vitamin D yang baik.

Makanan Olahan Kedelai

Kacang bergizi lainnya yang dapat memberikan asupan kalsium tubuh adalah kedelai (edamame). 65 gram edamame yang dikupas memiliki kandungan 49 mg kalsium. Tidak hanya itu, makanan olahan kedelai juga dilengkapi dengan asupan nutrisi protein.

Yogurt dengan Probiotik
Bagi Anda dengan intoleransi laktosa, cobalah untuk memperbanyak asupan yogurt yang diperkaya kalsium dan vitamin D dengan kultur bakteri aktif atau probiotik. Begitu berada di usus, asupan ini dapat membantu tubuh dalam mencerna laktosa. Banyak orang dengan intoleransi laktosa dapat mentoleransi jenis yogurt ini dengan baik.

Waspadai Kandungan Laktosa Tersembunyi
Terakhir, hati-hati terhadap kandungan laktosa tersembunyi berupa produk susu yang ditambahkan ke makanan olahan. Kenali indikator laktosa dalam komposisi makanan, seperti susu; air dadih; dadih; produk sampingan susu; padatan susu kering; atau susu bubuk kering tanpa lemak. Selain itu, laktosa juga dapat ditambahkan ke bahan-bahan obat-obatan, termasuk pil KB dan antasida.

Hidup Sehat