Semua orang pasti pernah mendengar istilah usus buntu. Namun, tahukah Anda apa fungsi usus buntu? Apendiks, nama lain dari usus buntu, adalah tabung tipis yang berada di bagian bawah kanan perut. Organ tubuh ini terletak tepat di daerah pertemuan antara usus besar dan usus halus. Menurut sejarah, banyak orang menganggap bahwa usus buntu tidak memiliki fungsi apapun, dan biasanya baru mendapatkan perhatian ketika organ tubuh tersebut mulai terinfeksi dan terjadi peradangan. Namun, reputasi tersebut kian lama kian menintang, dengan para peneliti baru-baru ini mulai memahami fungsi usus buntu terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Selain itu, para ahli juga sedang mengembangkan cara-cara tertentu yang tidak invasif dalam merawat infeksi pada usus buntu.

Apa fungsi usus buntu bagi kesehatan?

Usus buntu berbentuk tabung dengan ukuran kurang lebih 10 cm. Usus buntu menempel pada usus besar dengan fungsi usus buntu yang masih belum begitu jelas. Banyak orang percaya bahwa usus buntu merupakan hasil peninggalan evolusi yang tidak memberikan manfaat apapun bagi kesehatan. Kepercayaan inilah yang membuat banyak tenaga medis lebih suka menggunakan apendektomi, atau pembedahan usus buntu, sebagai sebuah metode handal pencegahan dan perawatan penyakit. Contohnya pada kasus appendicitis, yaitu kondisi usus buntu menjadi meradang. Apabila Anda berjenis kelamin laki-laki, Anda memiliki risiko sebesar 8,6 persen untuk menderita appendicitis. Sementara itu apabila Anda adalah seorang perempuan, Anda memiliki risiko sebesar 6,7 persen. Untuk merawat kondisi peradangan pada usus buntu tersebut, dokter akan melakukan apendektomi untuk mengambil apendiks.

Banyak prosedur apendektomi dilakukan untuk mencegah daripada mengobati appendicitis.  Menurut Jurnal Gastroenterologi Dunia, jumlah prosedur apendektomi jauh lebih banyak dibandingkan dengan kasus appendicitis. Diperkirakan sekitar 36 apendektomi incidental dibutuhkan untuk mencegah 1 kasus appendicitis. Appendicitis dapat menyebabkan risiko komplikasi kesehatan. Namun, tindakan bedah medis juga memiliki risikonya sendiri. Karena hal ini pulalah banyak orang yang bimbang mempertimbangkan apakah apendektomi benar-benar tindakan pencegahan yang terbaik. Selain itu, berbeda dengan kepercayaan pada umumnya, usus buntu mungkin memang memiliki manfaat atau fungsinya sendiri bagi kesehatan tubuh. Usus buntu mungkin menjadi tempat bersarang bakteri baik di dalam tubuh. Bakteri baik tersebut dapat menunjang pencernaan yang baik dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Selama bertahun-tahun, para peneliti menyadari bahwa kasus appendicitis meningkat ketika suatu komunitas memiliki sistem pengairan yang bersih. Kenyamanan modern tersebut dapat menyebabkan berkurangnya organisme baik yang ada di sekitar lingkungan kita, dan hal tersebut dapat memicu berkurangnya biome yang ada di dalam tubuh. Hal tersebut kemudian akan memicu sistem kekebalan untuk menjadi terlalu aktif dan membuat tubuh rentan untuk terkena gangguan kesehatan tertentu, seperti appendicitis.

Gangguan usus buntu

Appendicitis merupakan sebuah gangguan kesehatan saat usus buntu menjadi meradang. Biasanya, appendicitis ini disebabkan karena infeksi bakteri. Infeksi tersebut dapat bermula di lambung untuk kemudian menyebar menuju usus buntu. Gejala-gejala yang ditimbulkan apabila Anda memiliki appendicitis adalah rasa sakit pada bagian kanan bawah perut, muntah, dan demam. Apabila tidak mendapatkan perawatan, appendicitis dapat menyebabkan pecahnya usus buntu, yang mana merupakan sebuah kondisi yang mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan medis secepatnya. Meskipun fungsi usus buntu masih belum begitu jelas, pastikan Anda menjaga kesehatannya. Apabila Anda curiga Anda mengidap appendicitis, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, diagnosa, dan perawatan.

Fungsi