Operasi Lipatan Lambung: Prosedur Gastric Plication Vs Sleeve

Pada operasi lipatan lambung atau gastric plication, dokter akan melakukan teknik laparoskopi

Obesitas atau kelebihan berat badan parah merupakan salah satu kondisi kesehatan yang bisa menimbulkan banyak masalah lain. Mengatasi kondisi ini cukup kompleks, lantaran tak dapat langsung selesai hanya dengan satu prosedur medis. Biasanya, obesitas bisa ditangani dengan beberapa prosedur, operasi lipatan lambung hanyalah salah satunya.

Seperti namanya, operasi lipatan lambung merupakan prosedur medis yang bertumpu pada sayatan. Prosedur ini masuk ke dalam kelompok bariatrik. Operasi bariatrik sendiri memiliki pengertian sebagai metode pembedahan untuk menurunkan berat badan.

Operasi lipatan lambung secara garis besar merupakan upaya mengecilkan ukuran lambung seseorang. Ada banyak metode yang umum digunakan oleh para ahli bedah. Dua di antaranya adalah prosedur gastric plication dan vertical sleeve gastrectomy.

Artikel ini ditulis untuk mengetahui perbedaan dari kedua prosedur operasi lipatan lambung. Selain itu, artikel ini juga dapat menuntun pembaca untuk membandingkan prosedur-prosedur tersebut.

Informasi mengenai perbedaan dan perbandingan dari kedua prosedur operasi lipatan lambung ini dapat dijadikan informasi tambahan agar dapat memahami semua opsi yang terbuka untuk para pasien sebelum mengambil keputusan. 

Ada banyak faktor yang perlu ditinjau saat memutuskan mana yang terbaik untuk pasien. Berikut perbandingan dan letak perbedaan dari keduanya:

  • Gastric Plication

Prosedur gastric plication ini dilakukan dengan cara “melipat” lambung dengan tujuan mempersempit ruang dan mengurangi kapasitas lambung pasien. Kata melipat merujuk pada metode penjahitan. 

Ketika ruang lambung menyempit, otomatis kapasitas lambung akan berkurang. Hal ini efektif membuat seseorang mengurangi porsi makannya lantaran ia bakal merasa cepat kenyang. Semua itu akan bermuara pada pengurangan bobot tubuh penderita obesitas.

Gastric plication dilakukan dengan teknik operasi laparoskopi. Prosedur ini diyakini memiliki keuntungan dibanding vertical sleeve gastrectomy yang dalam pelaksanaannya menggunakan bedah atau operasi terbuka.

Prosedur operasi lipatan lambung ini pun digadang-gadang memiliki tingkat efektivitas yang tinggi. Pasalnya, prosedur ini dapat mengurangi ukuran dan kapasitas lambung hingga 85%. Setelah melakukan operasi lipatan lambung ini, pasien diperkirakan akan kehilangan 60-70% dari kelebihan berat badan dalam waktu sekitar 12 bulan.

  • Vertical Sleeve Gastrectomy

Adapun metode vertical sleeve gastrectomy dilakukan dengan cara memotong dan sebagian dari lambung pasien. Setelah bagian dari lambung itu diangkat, barulah dokter akan menutup kembali lambung dengan jahitan pula.

Tak jauh berbeda dengan metode operasi lipatan lambung gastric plication, metode ini juga Bertujuan ukuran lambung dan menghambat atau menghentikan pelepasan hormon kelaparan (ghrelin).

Metode ini dilakukan dengan teknik operasi terbuka. Prosedur ini diyakini memiliki keuntungan dibanding vertical sleeve gastrectomy yang dalam pelaksanaannya menggunakan bedah atau operasi terbuka.

Vertical sleeve gastrectomy ini juga digadang-gadang dapat menurunkan berat badan pasien hingga 70%. Namun, hasil terbaik itu baru dapat dirasakan setelah 2 tahun pasca-operasi. Kelebihan prosedur ini adalah memiliki efek samping yang lebih sedikit dari prosedur lainnya. Masalahnya, prosedur ini dilakukan dengan metode operasi besar yang bagi sebagian orang merupakan sesuatu yang menakutkan.

***

Dari sedikit penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa kedua prosedur operasi lipat lambung ini memiliki hasil penurunan berat badan yang sangat baik, termasuk penurunan berat badan yang signifikan dan berkelanjutan. Efek operasi lipatan lambung ini membantu pasien mendapatkan ukuran lambung baru yang lebih kecil. Ukurannya menjadi sekira seperti sebuah pisang. Selain itu, baik prosedur vertical sleeve gastrectomy maupun prosedur gastric plication tidak akan mempengaruhi rute usus dan/atau meninggalkan perangkat implan di dalam tubuh Anda, sehingga sebenarnya prosedur ini masuk ke dalam kategori yang aman dilakukan.

Tindakan Medis

Benarkah Kekurangan Vitamin Sebabkan Bibir Pecah-Pecah?

Bibir kering atau bibir pecah-pecah dapat menjadi penyebab terjadinya suatu penyakit atau kondisi tertentu pada tubuh. Keretakan pada bibir bisa muncul di permukaan, dan bibir bisa terasa sakit hingga berdarah.

bibir pecah pecah

Kondisi ini sering disebut juga sebagai cheilitis, di mana kondisi umum yang ditandai dengan kekeringan, kemerahan, ataupun retakan pada bibir. Banyak faktor yang menyebabkan bibir pecah, seperti cuaca dingin, paparan sinar matahari dan dehidrasi. Akan tetapi, bibir pecah-pecah bisa menjadi suatu pertanda sesuatu yang lebih serius, misalnya kekurangan nutrisi tertentu. Jadi kekurangan vitamin dan mineral apa sajakah yang menyebabkan bibir pecah?

Kekurangan nutrisi

  • Zat Besi

Zat besi sangat diperlukan untuk beberapa proses dalam tubuh, termasuk transportasi oksigen, sintesis DNA, dan produksi sel darah merah. Selain itu, mineral pun memainkan peranan penting dalam kesehatan kulit, penyembuhan luka dan penyembuhan peradangan.

Kekurangan zat besi dapay menyebabkan chelitis yang ditandai dengan peradangan dan kekeringan pada satu atau dua sisi mulut Anda. Dan, kekurangan mineral pun dapat menyebabkan kulit pucat, kuku rapuh dan kelelahan.

  • Zinc

Zinc merupakan mineral yang sangat penting bagi kesehatan Anda. Faktanya, kekurangan zinc dapat merusak kesehatan kulit, pencernaan, mengganggu fungsi kekebalan tubuh, kesehatan reproduksi, dan pertumbuhan serta perkemabangan. Kekurangan zinc pun dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, serta kering, iritasi, dan perdangan pada sisi mulut Anda. Gejala lain yang disebabkan oleh kurangnya zinc adalah diare, penurunan kekebalan, borok kulit dan rambut rontok.

  • Vitamin B

Vitamin B adalah jenis vitamin yang terlibat dalam produksi energi, fungsi sel, perbaikan jaringan dan penyembuhan luka. Bibir pecah-pecah merupakan gejala umum dari defisiensi terutama pada folat (vitamin B9), riboflavin (vitamin B2), dan vitamin B6 dan B12.

Seseorang dengan kelainan yang mempengaruhi penyerapan nutrisi, seperti gastritis kronis sangat rentan terhadap kekurangan vitamin. Selain itu, kekurangan vitamin B dapat menyebabkan dermatitis, depresi, mudah marah dan kelelahan.

Penyebab lain bibir pecah-pecah

Selain kekurangan nutrisi, beberapa kondisi lain dapat menyebabkan bibir pecah-pecah. Misalnya saja seperti kondisi cuaca dingin atau berangin yang dapat menyebabkan bibir Anda mengering dan menjadi pecah-pecah. Dehihdrasi serta sering menjilat bibir secara berlebihan pun dapat membuat bibir kering hingga pecah-pecah.

Berikut beberapa kemungkinan penyebab lain bibir pecah-pecah yang lebih mengkhawatirkan.

  • Reaksi alergi

Jika bibir Anda terlihat kering dan pecah-pecah, bisa jadi ini merupakan tanda dari reaksi alergi. Hal ini bisa menjadi alergi terhadap kosmetik bibir yang Anda gunakan. Biasanya ada kandungan tertentu pada kosmetik bibir tersebut yang menimbulkan reaksi tersebut. Bahkan, bisa menjadi reaksi alergi makanan tertentu.

  • Dehidrasi

Bibir kering, bibir pecah-pecah, mulut dan mata adalah satu tanda Anda dehidrasi atau kekurangan cairan. Untuk menghindarinya, ada baiknya untuk setidaknya mengonsumsi air minimal 8 gelas per hari. Anda juga dapat menggunakan pelembab bibir dengan bahan-bahan yang melembabkan nseperti shea butter ataupun jojoba.

  • Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan bibir menjadi kering dan pecah-pecah, hingga seperti retakan. Tidak hanya melindungi kulit dari matahari, Anda pun disarankan untuk melindungi bibir dari sinar UV yang dapat menyebabkan peradangan. Bahkan ketika sudah masuk musim dingin.

  • Terlalu banyak vitamin A

Mengonsumsi vitamin memang baik untuk tubuh, tetapi terlalu banyak mengonsumsi pun tidak akan baik bagi tubuh. Pasalnya, bibir pecah-ppecah bisa menjadi salah satu tanda Anda kelebihan vitamin A. Kondisi seperti ini dapat terjadi jika Anda terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin A. Padahal dengan makanan ataupun minuman yang mengandung vitamin A sudah cukup.

Dalam beberapa kasus, mengoleskan lip balm sepanjang hari adalah cara termudah untuk merawat bibir pecah-pecah dan kering. Nah, untuk bibit yang sangat kering, mengelupas, atau pecah-pecah Anda dapat mengoleskan salpe yang lebih tebal, seperti petroleum jelly. Jika Anda merasa kekurangan gizi, bicarakan hal tersebut dengan ahli gizi Anda dan kunjungi dokter jika keadaan tidak juga membaik bahkan cenderung memburuk.

Hidup Sehat

Curigai Erotomania, Kenali Ciri-cirinya

Pernahkan Anda memiliki kenalan yang mudah merasa gede rasa dan melihat orang lain suka atau tertarik padanya? Bahkan, bisa saja kenalan tersebut merasa orang-orang yang mencintainya termasuk para pesohor yang sangat sulit dijangkau sebenarnya. Atau bukan kenalan, Anda sendiri pernah merasa bahwa orang lain mencintai Anda dengan begitu sangat tanpa sebab yang jelas? Berhati-hatilah sebab bisa jadi Anda tengah mengalami erotomania!

Erotomania termasuk jenis gangguan jiwa di mana penderitanya merasa yakin bahwa seseorang sedang mencintainya dengan sungguh-sungguh. Dalam dunia psikologi, erotomania merupakan tanda adanya delusi pada diri penderita. Sindrom ini tidak sekadar Anda merasa “kegeeran” karena merasa dicintai oleh orang-orang yang mungkin tidak Anda kenal atau para pesohor, nyatanya erotomania merupakan alarm awal yang menandakan ada masalah gangguan jiwa yang lebih parah pada diri penderitanya. Pasalnya, penderita erotomania banyak didapati memiliki masalah yang mengarah ke bipolar, skizofrenia, bahkan demensia.

Karena itu, baiknya Anda segera mengambil langkah untuk menangani gangguan kejiwaan ini jika mengalaminya sendiri. Kenali tanda-tanda umum dari erotomania agar Anda bisa lebih cepat melakukan penanganan yang tepat.

  1. Terus Membicarakan Objek

Gejala erotomania yang paling umum dan kadang kala sangat sulit dideteksi adalah kebiasaan penderitanya membicarakan objek yang dianggap mencintainya. Penderita erotomania akan terbiasa menceritakan apa saja yang dilakukan objek tersebut, termasuk cerita-cerita khayal yang mengarah ke perilaku objek tersebut untuk mendapatkan cintanya. Tak jarang apa yang diceritakan penderita sindrom delusi cinta ini kerap berulang dari waktu ke waktu karena sebenarnya, hal yang ia tahu mengenai sang objek masih sangat terbatas.

  • Mudah Beralih Topik

Apakah Anda termasuk orang yang sangat mudah mengalihkan topik dari pembicaraan komunal? Apapun yang sedang dibicarakan, tiba-tiba bisa Anda pinggirkan hanya untuk mengaitkannya dengan objek yang dianggap mencintai And. Waspadalah, mudah mengalihkan topik dan selalu mengaitkan cerita yang ada ke objek yang dianggap mencintai merupakan tanda-tanda yang kerap menggelayuti para penderita erotomania.

  • “Meneror” untuk Komunikasi

Penderita erotomania memiliki obsesi untuk bisa berkomunikasi intens dengan objek yang dianggap sangat mencintainya. Umumnya ketika penderita mengenal objek, ia akan selalu berusaha menghubunginya melalui telepon atau pesan instan. Bahkan ketika sang objek mengabaikan upaya komunikasi tersebut, penderita erotomania tidak menyerah dan akan terus berupaya menghubungi sehingga terkesan seperti teror. Ketika objek yang dianggap mencintai tersebut adalah pesohor, penderita erotomania sangat mungkin berupaya menjalin komunikasi dengan mengirim surat elektronik ataupun mendatangi tiap kegiatan sang objek guna bisa sekadar menyapa.

  • Merasa Diuntit

Orang-orang yang menderita erotomania akan memiliki delusi bahwa objek yang mencintainya akan selalu mengejar-ngejarnya. Ia bahkan bisa membuat drama di mana merasa terus diuntit oleh sang objek yang penasaran dengan dirinya. Drama tersebut membuat kehidupan erotomania menjadi sulit karena merasa terganggu dengan khayalan perilaku objek yang terus berusaha membuntutinya di berbagai kegiatan. Sampai-sampai, ia akan merasa takut beraktivitas karena terus merasa diuntit.

  • Malas Beraktivitas

Layaknya orang yang sedang jatuh cinta, ketidakhadiran sosok pasangan di samping akan memuat semangat hidup mengendur. Itu pula yang dialami oleh para penderita erotomania sampai akhirnya mereka malas untuk beraktivitas, kecuali hanya untuk bercerita tentang objek yang dicintainya. Masalahnya, kegalauan mereka akan kehadiran pasangan guna memberi semangat hidup hampir mustahil terjadi karena sebenarnya, objek yang disangka mencintainya tersebut tidaklah memiliki rasa tersebut.

***

Berbagai gejala erotomania memang terkesan tidak membahayakan. Namun jika dibiarkan, perbuatan-perbuatan ekstrem bisa sangat dilakukan oleh penderita erotomania. Karena itu, ketika mendapati gejala ini pada diri sendiri ataupun pada kerabat Anda, cobalah segera berkonsultasi ke psikolog guna memperoleh penanganan yang benar.

Kesehatan Mental

Seluk Beluk Kulit Melepuh Karena Uap Panas

Kulit melepuh adalah terbentuknya kantong kulit berisi cairan

Luka bakar merupakan sebuah cidera yang disebabkan oleh panas, gesekan, zat kimia, radiasi, dan listrik. Meskipun tidak parah, uap panas dapat menyebabkan luka bakar dan kulit melepuh. Penelitian pada kulit babi yang dilakukan oleh Laboratorium Federal untuk Ilmu dan Teknologi Material Swiss bahwa uap dapat menyerap ke dalam lapisan luar kulit dan menyebabkan luka bakar parah pada lapisan bawah. Meskipun lapisan luar tidak terlihat rusak , ada kemungkinan lapisan bawah melepuh. Tingkat keparahan luka bakar akibat uap panas tergantung oleh suhu cairan atau uap panas, lama kulit melakukan kontak langsung dengan cairan dan uap panas, luas daerah yang melepuh, dan lokasi luka. Luka bakar dapat diklasifikasikan ke dalam tingkat 1, 2, dan 3 tergantung pada tingkat keparahan jaringan luka. 

Kelompok yang rentan menderita luka bakar atau kulit melepuh

Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan menderita kulit melepuh akibat uap panas, untuk kemudian diikuti oleh orang tua dan mereka yang berkebutuhan khusus. 

  • Anak-anak

Setiap harinya, ada sekitar 300 anak-anak berumur kurang dari 19 tahun dirawat di ruang kegawatdaruratan akibat cidera yang berhubungan dengan luka bakar. Meskipun mereka yang lebih tua biasanya terluka akibat kontak langsung dengan api, anak yang lebih muda rentan menderita kulit melepuh akibat air atau uap panas. Menurut Lembaga Luka Bakar Amerika, pada tahun 2013 hingga 2017, kamar kegawatdaruratan perlu merawat sekitar lebih dari 375 ribu cidera luka bakar yang disebabkan karena produk-produk rumah tangga. Dari angka tersebut, sekitar 21 persen korban adalah anak di bawah usia 4 tahun. 

Kebanyakan dari anak tersebut rentan menderita cidera akibat luka bakar karena tingkah laku atau karakter mereka sebagai anak-anak yang penuh rasa penasaran, pemahaman akan bahaya yang masih terbatas, dan kemampuan dalam bereaksi setelah kontak langsung dengan uap dan air panas yang terbatas. Anak-anak juga memiliki kulit yang tipis, sehingga paparan terhadap uap atau air panas, meskipun tidak lama, dapat menyebabkan kulit melepuh yang parah. 

  • Orang tua

Sama seperti anak-anak, orang tua memiliki kulit yang lebih tipis sehingga mudah mendapatkan kulit melepuh akibat uap panas. Beberapa orang tua memiliki risiko lebih tinggi cidera akibat uap panas apabila mereka memiliki kondisi medis tertentu atau penggunaan obat-obatan yang mengurangi kemampuan mereka dalam merasakan panas, sehingga mereka tidak memiliki refleks yang cepat saat terpapar uap atau air panas; dan kondisi tertentu yang membuat mereka mudah jatuh saat membawa air panas atau berada di dekat peralatan-peralatan yang mengeluarkan panas. 

  • Orang-orang berkebutuhan khusus

Orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus mungkin memiliki beberapa kondisi kesehatan yang membuat mereka berisiko tinggi menderita kulit melepuh ketika memindahkan benda-benda panas, seperti mereka yang memiliki gangguan dalam bergerak, memiliki gerakan yang lambat, lemah otot, dan refleks yang lebih lambat. Perubahan-perubahan pada kesadaran seseorang dan gangguan ingatan dapat membuat mengenali hal-hal berbahaya sulit untuk dilakukan. 

Luka bakar akibat uap atau air panas dapat menyebabkan kulit melepuh. Kulit melepuh merupakan cidera rumah tangga yang umum dijumpai. Yang paling rentan menderita cidera ini adalah anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki gangguan medis atau kebutuhan khusus tertentu. Sama seperti cidera lain, kulit melepuh jangan dianggap sebagai cidera yang ringan. Lakukan perawatan pertama sesegera mungkin apabila Anda atau keluarga menderita cidera ini.

Kesehatan Kulit

Senam Cerdik, Aktivitas Moderat untuk Lansia

Menjaga kesehatan adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan, berapapun usia Anda saat ini, begitupun dengan lansia. Oleh karena itu Menteri Kesehatan memberi instruksi mengenai senam cerdik.

Orang dewasa yang lebih tua harus melakukan beberapa jenis aktivitas fisik setiap hari. Orang dewasa berusia 65 tahun ke atas harus:

  • Bertujuan untuk aktif secara fisik setiap hari.  Aktivitas apa pun lebih baik daripada tidak sama sekali.  Semakin banyak Anda melakukan lebih baik, bahkan jika itu hanya aktivitas ringan
  • Melakukan aktivitas yang meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas setidaknya 2 hari seminggu.

Aktivitas ringan merupakan aktivitas yang membuat Anda bergerak daripada duduk atau berbaring. Contoh aktivitas ringan meliputi:

  • Bangun untuk membuat secangkir teh
  • Bergerak di sekitar rumah 
  • Berjalan dengan lambat
  • Membersihkan dan membersihkan debu
  • Berdiri

Aktivitas moderat akan meningkatkan detak jantung dan membuat nafas lebih cepat dan terasa lebih hangat. Contoh aktivitas intensitas sedang adalah senam cerdik.

Senam cerdik sendiri adalah gerakan ringan yang bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Dengan durasi yang tidak lama, sekitar 15 sampai 45 menit, tergantung kelompok usia yang melakukannya. Tetapi, ternyata manfaat senam cerdik sangat luar biasa jika dilakukan secara rutin.

Kenapa dinamakan senam cerdik? Ternyata cerdik disini memiliki arti tersendiri. Yaitu, Cek kesehatan secara teratur; Enyahkan asap rokok; Rajin olahraga; Diet seimbang; Istirahat cukup; serta Kelola stres dengan baik.

Menteri kesehatan mengeluarkan instruksi mengenai gerakan masyarakat hidup sehat dikarenakan sedang maraknya penyakit tidak menular, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kolesterol. 

Dalam melakukan senam cerdik, terdapat 3 tahapan yaitu pemanasan, gerakan inti dan pendinginan. Masing-masing tahapan sangat penting untuk dilakukan.  

Senam cerdik termasuk ke dalam olahraga yang progresif, dimana berfokus pada meningkatkan keseimbangan, kekuatan, dan daya tahan. Selain itu, senam cerdik merupakan salah satu cara yang bagus untuk bertemu teman baru dan bersenang-senang.

Senam cerdik merupakan aktivitas olahraga yang tidak terlalu berat, selain menyenangkan, melakukan senam cerdik secara rutin dapat memberikan Anda manfaat kesehatan secara keseluruhan.

Hidup Sehat