Menjadi peserta BPJS Kesehatan termasuk banyak manfaat yang didapatkan. Salah satu layanan yang ditanggung adalah kesehatan untuk ibu hamil. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja fasilitas kesehatan BPJS yang bisa Anda dapatkan selama masa kehamilan ini.

Agar lebih jelas dan tidak menimbulkan salahpahaman, berikut fase dan penanganan yang akan Anda dapatkan dari layanan BPJS Kesehatan.

Layanan di Masa Kehamilan

Kondisi kesehatan ibu dan bayi di dalam kandungan harus mendapat perhatian penting selama masa kehamilan yang terbilang cukup lama.

Selama masa kehamilan ini, BPJS Kesehatan menanggung pemeriksaan rutin untuk ibu hamil. Pemeriksaan kandungan ini bisa dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat I yaitu puskesmas, klinik, dan fasilitas kesehatan lain asal sudah terdaftar dalam jaringan BPJS.

Jika ibu hamil memiliki masalah terhadap kandungannya dan butuh tindakan medis yang serius, tapi faskes tingkat I tidak dapat menangani karena kurangnya fasilitas dan perlatan, maka ibu hamil akan mendapat surat rujukan untuk ke Faskes Tingkat Kedua. Faskes rujukan biasanya adalah rumah sakit yang punya fasilitas yang lebih lengkap.

Layanan USG

Layanan USG ini bertujuan untuk mengetahui kondisi bayi dalam kandungan. USG juga diperlukan untuk melihat jenis kelamin janin dalam kandungan. Hampir dipastikan ibu hamil akan melakukan USG beberapa kali selama masa kehamilan untuk memastikan kondisi kandungannya tidak bermasalah.

Namun, ada ketentuan tindakan USG yang ditanggung BPJS Kesehatan. BPJS hanya menanggung USG jika kandungan mengalami masalah serius dan berisiko pada keselamatan dan kesehatan ibu dan bayinya. Sehingga dengan kondisi ini dokter pasti menyarankan untuk melakukan tindakan USG. Untuk USG dengan kondisi seperti ini, semua biaya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Namun, jika tindakan USG hanya untuk keinginan dan kemauan ibu hamil saja, maka tindakan tersebut tidak ditanggung oleh BPJS, melainkan pasien yang harus membayar dengan dana pribadinya. Biaya untuk USG ini juga bervariasi, tergantung klinik atau rumah sakit tempat dilakukannya USG.

Layanan Persalinan

Layanan fasilitas Kesehatan BPJS bagi ibu hamil selanjutnya adalah saat proses persalinan. Biasanya ibu hamil yang menggunakan BPJS Kesehatan bisa melakukan proses persalinan di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat I seperti puskemas, klinik, atau dokter yang buka praktek dan bekerjasama dengan BPJS. Namun, jika kondisi yang dialami pasien saat proses persalinan cukup serius dan butuh penanganan yang lebih lanjut, persalinan akan dilakukan ke faskes tingkat II. Tentu saja mengikuti proses rujukan.

Untuk beberapa kasus yang memang butuh penanganan segera dan kondisi darurat yang membahayakan keselamatan ibu dan bayi, proses persalinan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat tanpa perlu melapor ke kantor cabang BPJS.

Misalnya ibu hamil mengalami kejang, pendarahan, ketuban pecah dini, dan kondisi serius lainnya dan harus segera mendapat penanganan. Saat kondisi ini, pihak BPJS menganjurkan agar ibuhamil segera mendapatkan pertolongan medis yang tepat ke faskes atau RS lainnya.

Layanan Operasi Caesar

Layanan operasi caesar saat proses melahirkan memang butuh biaya yang cukup besar. BPJS Kesehatan sebenarnya dapat menanggung biaya operasi caesar ini dengan kondisi dan syarat tertentu.

Operasi caesar yang ditanggung oleh BPJS harus atas rujukan dari dokter. Operasi caesar direkomendasikan jika keselamatan dan kesehatan ibu serta bayinya terancam jika dipaksakan melahirkan dengan metode normal. Maka kondisi ini akan ditanggung oleh BPJS.

Namun, bila operasi caesar hanya dilakukan berdasarkan keinginan atau inisiatif sendiri dari ibu hamil bukan atas rekomendasi dokter, maka seluruh biaya operasi akan ditanggung pasien sendiri.

Maka, penting bagi ibu hamil untuk mengetahui secara detail fasilitas kesehatan BPJS Kesehatan sehingga tidak menimbulkan maslah di kemudian hari, baik itu dalam proses pengurusan atau prosedurnya, atau kendala-kendala lain yang menghambat proses pemeriksaan ataupun persalinan.

Hidup Sehat

Cara Masak Makanan untuk Diet Lambung

Apakah Anda sering merasa perut terasa perih atau sakit? Bahkan hingga dada terasa seperti terbakar atau sesak pada bagian dada? Jika pernah atau sering mengalami salah satu dari gejala tersebut, kemungkinan ada masalah dengan lambung Anda.

diet lambung

Kondisi tersebut biasanya disebabkan adanya luka pada lambung atau yang biasa disebut tukak lambung, maag, asam lambung hingga gerd. Beberapa masalah lambung tersebut harus segera diatasi dengan diet lambung, artinya mulai memilah milih apa saja makanan atau minuman yang boleh Anda konsumsi. Jika tidak, maka kondisi tersebut akan semakin parah dan buruk bagi kesehatan Anda.

Adanya sensasi terbakar dibagian dada biasanya disebabkan adanya pergerakan isi lambung yang asam menuju/ke atas kerongkongan dan bisa menyebabkan iritasi. Selain merasa tidak nyaman, asam yang naik ke tenggorokan tersebut dapat menyebabkan rasa pahit di mulut jika mencapai faring.

Nah, Anda perlu mengenali apa yang menjadi pemicu tukak lambung tersebut. Tentunya beda orang beda pula pemicunya, beberapa diantaranya adalah makanan berlemak. Makanan berlemak menjadi pemicu karena mereka daat memperlambat transit makanan melalui usus, yang membuat perut terisi lebih lama Hal lain yang bisa menjadi pemicu adalah makanan asam, cuka, tomat, lada hitam ataupun jeruk.

Makanan Apa yang Baik untuk Penderita?

Lalu, makanan apa yang baik bagi penderita? Seperti yang telah dijelaskan tadi, untuk mulai diet lambung disarankan untuk menghindari makanan berlemak sebanyak mungkin, kalau perlu tidak usah dimakan. Konsumsi makanan yang dipanggang atau direbus selama melakukan diet lambung. Anda bisa memilih daging tanpa lemak, termasuk unggas dan ikan yang memiliki sedikit lemak.

Makanan yang direbus ataupun dipanggang akan sangat baik untuk kondisi lambung penderita maag atau gerd, dibandingkan makanan yang digoreng. Kacang-kacangan, buah-buahan, biji-bijian dan sayuran bisa menjadi pilihan lain untuk Anda konsumsi.

Saat sarapan, Anda bisa memulai hari dengan oatmeal yang dicampur dengan buah, kismis ataupun sedikit kayu manis untuk tambahan rasa. Jus atau mengonsumsi salad buah pun bisa dikonsumsi secara bergantian.

Oatmeal mengandung serat yang tinggi dan daat membuat usus Anda sehat. Dengan begitu Anda bisa mengurangi porsi sarapan dan rasanya pun enak. Tambahan susu saat sarapan pun bisa menjadi alternatif lain untuk menghindari kebosanan.

Pisang, salah satu buah yang aman saat diet lambung adalah pisang. Yap, pisang segar dengan kematangan yang cukup sangat baik untuk mencegah naiknya asam lambung. Serat pada pisang pun akan mempercepat perjalanan makanan ke usus, sehingga mencegah makanan lebih lama berada di dalam perut. Dengan begitu akan membatasi produksi asam dan mengurangi kemungkinan terjadinya refluk asam.

Melon menjadi buah lainnya dalam membantu memperbaiki lambung yang luka. Pasalnya, melon memiliki asam yang hanya sedikit sekali serta memiliki kandungan air dan gizi yang banyak. Hal inilah yang membuat melon disarankan untuk dijadikan camilan para penderita tukak lambung.

Roti gandum, banyak sekali orang yang salah memilih saat harus diet lambung dengan mengonsumsi roti. Padahal, roti mengandung asam yang tinggi dan tidak disarankan untuk dikonsumsi. Berbeda dengan roti gandum yang aman untuk dikonsumsi penderita gerd. Anda dapat mengonsumsi secara dipanggang ataupun dimakan begitu saja. Anda pun bisa menambahkan buah segar, telur, mentega, kacang atau sedikit yogurt pada roti gandum.  

Bagaimana Makanan Dimasak untuk Mencegah Naiknya Asam Lambung?

Sayuran tentunya akan lebih enak jika dimasak dengan craa direbus ataupun dikukus. Namun, memanggang adalah cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengonsumsi sayuran, karena dengan memanggang sayuran biasanya akan mengeluarkan gula alami yang terdapat dalamnya.

Beberapa sayuran yang cocok untuk dipanggang adalah wortel, ubi jalar, labu, kembang kol, kubis ataupun brokoli. Selain itu, untuk membuat diet lambung lebih menyenangkan Anda bisa menumis atau memanggang dengan menambahkan remah-rempah lain, namun tetap hindari yang asam dan terlalu pedas.

Bagaimana dengan yogurt, apakah aman? Nah, yogurt yang tidak terlalu asam bisa Anda konsumsi tanpa takut melukai lambung. Pasalnya, yogurt yang tidak terlalu asam mengandung probiotik yang dapat membantu menormalkan fungsi usus. Yogurt juga kaya akan protein dan dapat menormalkan ketidaknyamanan pada perut.

 Dengan mengikuti beberapa aturan di atas diharapkan diet lambung yang Anda lakukan akan berhasil mengobati masalah pada lambung. Jika keadaan belum membaik atau semakin buruh disarankan untuk mendatangi dokter dan konsultasi lebih lanjut tentang kondisi yang Anda alami. Sehat selalu!

Hidup Sehat

Telinga terasa berdenging atau pengang hingga nyeri saat naik pesawat, menyelam, lift yang tinggi atau berada pada cuaca yang dingin? Ternyata hal ini tidak hanya terjadi pada Anda, beberapa orang pun merasakan hal yang sama. Hal ini terjadi karena adanya tekanan udara.

Ketika berada di daratan, keadaan udara di dalam telinga dan di luar telinga kurang lebih hampir sama. Maka pada saat di darat Anda tidak merakanan tekanan udara yang begitu besar. Berbeda ketika berada di atas pesawat ataupun sedang pada cuaca dingin, Anda akan mengalami perubahan tekanan udara secara mendadak.

Nyeri pada telinga ini pun sering disebut sebagai barotrauma. Di mana kondisi yang mengakibatkan ketidaknyamanan dan rasa sakit pada telinga karena perubahan tekanan yang terjadi. Nah, perubahan secara mendadak tersebut akan membuat saluran eustachius pada telinga kesulitan untuk menyeimbangkan tekanan, sehingga telinga akan terasa nyeri.

Meskipun keadaan ini bukanlah suatu hal yang berbahaya, tetapi pada beberapa orang jika hal tersebut terjadi secara berulang-ulang maka bisa menyebabkan masalah yang lebih serius pada telinga. Jika itu terjadi, ada baiknya Anda langsung menghubungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan ketika melakukan perjalanan menggunakan pesawat, liburan ke dataran tinggi ataupun sedang berada pada udara dingin.

Makan atau mengunyah permen karet

Melakukan berbagai kegiatan selama dipesawat atau sedang merasa nyeri pada telinga karena tekanan udara yang sangat tinggi adalah salah satu cara untuk meringankan rasa sakit. Misalnya saja dengan mengunyah permen karet, makan atau mengunyah permen yang keras.

Kegiatan mengunyah atau menelan ini dapat membantu telingan dalam mengatur keseimbangan tekanan yang terjadi pada telinga. Dengan kegiatan tersebut memungkinkan udara untuk keluar dari telinga ke tenggorokan, dan meminimalkan rasa sakit karena efek perubahan tekanan tersebut. Selain itu, Anda pun bisa mencba untuk menguap atau menelan ludah untuk mengurangi tekanan.

Air hangat dan kompres handuk

Nah,, jika Anda sedang terkena flu atau sedang pada kondisi liburan ditempat dingin dan ada kondisi telinga nyeri karena tekanan bisa mengompres telinga dengan handuk yang telah direndam air hangat. Berbaringlah pada satu sisi dan letakkan handuk tadi pada telinga. Hangat pada handuk tersebut dapat meringankan rasa sakit karena tekanan.

Melembabkan udara disekitar

Ketika Anda berada pada keadaan telinga sakit karena masalah perubahan tekanan udara, salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan melembabkan udara sekitar atau udara dalam ruangan. Cobalah untuk menggunakan humidifier portable yang dapat membuat udara kering di ruangan menjadi lebih lembab. Saat ini banyak orang yang sudah menggunakan humidifier untuk membauat suasana ruangan lebih nyaman. Dan, hal ini pun dapat membantu menghilangkan rasa tidak nyaman pada telinga.

Dari beberapa cara meredakan sakit telinga karena perubahan tekanan udara di atas,  Anda pun bisa menyemprotkan cairan dekongestan ke dalam hidung sekitar kurang lebih 30 menit sebelum penerbangan untuk meminimalisir sakit telinga.

Car a lain yang bisa Anda lakukan adalah menjepit hidung, tarik napas dari mulut dam cobalah untuk tetap menghembuskan napas melalui hidung secara perlahan.

Semoga beberapa cara di atas dapat mengurangi rasa sakit yang ditimbukan akibat takanan udara. Namun jika rasa sakit berlanjut atau penangananya tidak tepat maka bisa memperburuk keadaan, terlebih lagi pada anak kecil.  Maka mengunjungi dokter untuk berkonsultasi adalah cara terbaik jika keadaan tidak membanik.

Hidup Sehat

Adenoiditis, Kondisi yang Lebih Umum Terjadi pada Anak

Adenoiditis adalah peradangan pada kelenjar adenoids yang disebabkan oleh infeksi

Adenoiditis adalah peradangan pada kelenjar adenoids yang disebabkan oleh infeksi, dan dapat membuat sulit bernafas serta menyebabkan infeksi pernapasan berulang.

Kebanyakan orang, pernah merasakan sakit tenggorokan, dan terkadang amandel di mulut Anda bisa terinfeksi. Namun, amandel bukan satu-satunya kelenjar yang rentan di mulut Anda. 

Adenoid, yang terletak lebih tinggi di mulut, di belakang hidung dan atap mulut Anda juga dapat terinfeksi. Adenoid adalah massa jaringan yang, bersama dengan amandel Anda, membantu menjaga kesehatan Anda dengan menjebak kuman berbahaya yang melewati hidung atau mulut. Adenoid juga menghasilkan antibodi untuk membantu tubuh Anda melawan infeksi. 

Adenoiditis paling sering terlihat pada anak-anak, tetapi kadang-kadang mempengaruhi orang dewasa. Gejala-gejala adenoiditis dapat bervariasi tergantung pada apa yang menyebabkan infeksi, tetapi mungkin termasuk:

  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat
  • Kelenjar bengkak di leher
  • Sakit telinga dan masalah telinga lainnya

Saat hidung tersumbat, bernapas melalui hidung bisa menjadi tantangan. Gejala lain dari adenoiditis yang berhubungan dengan hidung tersumbat termasuk:

  • Bernapas melalui mulut
  • Berbicara dengan suara sengau, seolah-olah Anda berbicara dengan hidung terjepit
  • Sulit tidur
  • Mendengkur atau sleep apnea (suatu kondisi di mana Anda berhenti bernapas dalam waktu singkat selama tidur)

Adenoiditis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti infeksi dengan bakteri Streptococcus. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh sejumlah virus, termasuk virus Epstein-Barr, adenovirus, dan rhinovirus.

Anak-anak lebih rentan terhadap adenoiditis.  Hal ini karena kelenjar adenoid semakin menyusut selama masa kanak-kanak. Pada saat Anda mencapai usia remaja akhir, kelenjar adenoid Anda pada umumnya akan hilang.

Adenoiditis dapat diobati dengan antibiotik.  Namun, jika anak Anda sering mengalami infeksi, termasuk infeksi telinga dan sinus, atau antibiotik tidak membantu, atau jika anak Anda memiliki masalah pernapasan yang berkelanjutan, operasi mungkin diperlukan untuk menghilangkan kelenjar adenoid.

Penyakit

Mesothelioma merupakan sebuah kanker agresif yang biasanya disebabkan karena paparan terhadap asbes. Hal ini memengaruhi sel-sel mesothelial, dan terjadi pada lapisan yang menutupi bagian permukaan luar organ tubuh. Mesothelioma umumnya memengaruhi pleura, atau lapisan paru-paru. Namun, kondisi ini juga muncul pada lapisan jantung dan perut. Mesothelioma merupakan kondisi yang langka dan jarang dijumpai. Di Amerika Serikat sendiri, setiap tahunnya teradapat 3 ribu diagnosa mesothelioma. Sayangnya, tidak ada obat untuk mesothelioma. Namun, terapi paliatif dapat meningkatkan kualitas hidup penderita mesothelioma.

Jenis mesothelioma dan penyebabnya

Mesothelioma merupakan bentuk kanker yang agresif. Dalam arti, kondisi ini dapat berkembang dan menyebar dengan cepat. Ada tiga jenis mesothelioma, yaitu pleural, peritoneal, dan pericardial. Mesothelioma pleural merupakan jenis yang paling sering dijumpai, dan memengaruhi pleura atau lapisan di sekeliling paru-paru. Dalam kasus pleural, mesothelioma menyerang lapisan perut yang disebut peritoneum. Sementara itu, mesothelioma pericardial merupakan bentuk mesothelioma paling langka dan menyerang lapisan pelindung jantung yang disebut pericardium. Setelah diagnosa, 55 persen penderita mesothelioma memiliki harapan hidup selama 6 bulan, 35 persen selama 1 tahun, dan 9 persen selama 5 tahun atau lebih. Tingkat keselamatan berbeda-beda tergantung tipe yang diderita.

Ada hubungan langsung antara mesothelioma dan paparan terhadap asbes, kombinasi dari 6 mineral yang membentuk serat tipis dan panjang. Serat tersebut dapat ditemukan secara alami di tanah dan batu-batuan di seluruh dunia. Asbes terdiri dari silicon, oksigen, dan beberapa elemen lain. Produk-produk yang mengandung asbes, di antaranya adalah:

  • Bahan bangunan, seperti ubin lantai dan bahan-bahan atap
  • Produk-produk friksi, seperti bahan untuk rem
  • Kain, kemasan, dan gasket yang tahan panas

Dulu kala, tukang bangunan akan menggunakan abses untuk insulasi produk dan bangunan agar kedap suara dan tahan api. Saat seseorang memasang, memperbaiki, dan menghancurkan produk-produk dari asbes, serat dapat menyebar di udara. Orang-orang kemudian dapat menghirup dan menelan produk tersebut, dan membuatnya terjebak secara permanen di paru-paru ataupun saluran pencernaan dalam waktu yang lama. Partikel asbes juga dapat memengaruhi bagian tubuh lain.

Gejala mesothelioma

Rata-rata usia diagnosa mesothelioma adalah 72 tahun, dengan gejala yang bermacam-macam tergantung bagian tubuh mana yang terdampak penyakit ini.

  • Mesothelioma pleural

Gejala mesothelioma pleural di antaranya adalah sesak napas, batuk (yang terkadang ditemani dengan rasa sakit), berat badan turun secara tiba-tiba dan tanpa penyebab yang bisa dijelaskan, rasa sakit di bawah tulang rusuk, adanya benjolan di bawah kulit di sekitar daerah dada, rasa sakit punggung bawah, rasa tidak nyaman pada sisi dada, lelah, berkeringat, demam, dan kesulitan menelan.

  • Mesothelioma peritoneal

Dalam kasus mesothelioma peritoneal, gejala yang umum dijumpai di antaranya adalah turunnya berat badan secara tiba-tiba, perut yang membengkak dan sakit, benjolan di perut, serta mual dan muntah.

  • Mesothelioma pericardial

Mesothelioma pericardial dapat menyebabkan tekanan darah rendah, sesak napas endema di kaki, palpitasi jantung, sakit dada, dan rasa lelah yang teramat sangat.

Rata-rata mesothelioma akan membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 45 tahun untuk muncul. Beberapa orang dapat menunjukkan gejala-gejala mesothelioma setelah 10 tahun setelah paparan terjadi, sementara orang lain tidak menunjukkan gejala apapun (asymptomatic) selama lebih dari 50 tahun. Lama waktu hingga munculnya gejala pertama dapat berbeda-beda, tergantung intensitas paparan asbes. Faktor individu dan genetik lain juga memiliki peran yang penting dalam perkembangan mesothelioma.

Penyakit

Mengenal Pentingnya Tes Kadar Estradiol dalam Darah

Kesehatan reproduksi sangat ditentukan oleh tingkat estrogen dalam tubuh seseorang. Namun tingkat estrogen yang terlalu banyak atau terlalu sedikit akan menyebabkan gangguan medis. Untuk mengukur jumlah hormon ini, bisa dilakukan dengan tes kadar estradiol dalam darah.

tes kadar estradiol

Estradiol (E2) merupakan salah satu jenis hormon estrogen yang dihasilkan oleh ovarium, kelenjar adrenalin, hingga payudara. Estradiol memeiliki fungsi sebagai pengendali penyebaran lemak dalam tubuh, serta penting untuk kesehatan tulang dan sendi wanita.

Sedangkan pada laki-laki, jumlah kadar estradiol memang lebih rendah dari wanita. Estradiol pada pria dihasilkan oleh kelenjar adrenal dan testis.

Tes Kadar Estradiol, Pentingkah?

Biasanya, untuk mengetahui mengenai perkembangan karakteristik seksual seseorang, maka dokter akan menyarankan untuk tes kadar estradiol ini. Sebab, kadar estradiol dalam darah mempengaruhi perkembangan sistem reproduksi.

Pada wanita, kadar estradiol paling tinggi adalah selama masa produktif secara seksual. Sedangkan ketika masuk masa menopause, maka kadar estradiol akan secara signifikan berkurang.

Namun, bila kondisi kadar estradiol tidak normal,  terlalu tinggi atau rendah pada pria atau wanita, maka akan mempengaruhi pertumbuhan bagian tubuh, seperti:

  • Vagina
  • Saluran tuba
  • Rahim
  • Sel-sel sperma
  • Libido
  • Payudara

Adapun masalah yang muncul jika kadar estradiol dalam darah tidak normal, adalah berupa:

  • Adanya gangguan menstruasi
  • Infertilitas
  • Tumor uvarium
  • Kanker payudara
  • Pembengkakak jinak di jaringan payudara pria (Ginekomastia)

Tes kadar estradiol juga dapat dilakukan untuk mendeteksi anak yang mengalami pubertas dini atau malah terlambat.

Faktor yang Mempengaruhi Kadar Estradiol

Kadar estradiol dalam tubuh ternyata dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Bisa karena faktor konsumsi obat atau karena kondisi tertentu.

Sebelum dilakukan tes kadar estradiol, dokter akan menyarankan untuk menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu yang dapat memengaruhi kadar estradiol, seperti:

  • Konsumsi pil KB
  • Glukokortikoid
  • Terapi estrogen
  • Antibiotik tetrasiklin dan ampisilin
  • Fenotiazin. Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati gangguan mental seperti skizofrenia.

Tes akan dijalani pada waktu tertentu mengingat tingkat estradiol dalam darah akan bervariasi sepanjang hari. Kadar estradiol ini juga bergantung pada siklus menstruasi wanita. Beberapa kondisi yang mempengaruhi kadar estradiol dalam darah, seperti:

  • Penyakit ginjal
  • Tekanan darah tinggi
  • Gangguan fungsi hati
  • Anemia

Prosedur Tes Kadar Estradiol dan Hasilnya

Perlu diketahui bahwa tes estradiol ini sama seperti pemeriksaan darah. Sampel darah Anda akan diambil oleh petugas phlebotomist, darah yang diambil biasanya dari vena di bagian siku atau punggung tangan. Pengambilan darah dilakukan dengan cara yang steril agar tidak terjadi infeksi.

Proses pengambilan darah mungkin sedikit menyakitkan, tetapi tidak lama. Kemudian, petugas medis akan mengirim sampel darah untuk diuji di laboratorium.

Nanti, setelah hasilnya keluar, banyak faktor yang mempengaruhi hasil tes ini, seperti jenis kelamin, usia, serta riwayat kesehatan. Hasil tes kadar estradiol masing-masing orang akan berbeda tergantung kondisi tubuhnya.

Berapa sih kadar estradiol normal pada orang dewasa? Berikut acuannya.

  1. Pada wanita pramenopause, angka kadar estradiol normal berkisar pada 30-400 pg/ml (pikogram per mililiter)
  2. Wanita pascamenopause, kadar estradiol normalnya berkisar antara 0-30 pg/ml
  3. Pada pria, kadar estradiol normal berkisar pada 10-50 pg/ml.

Orang yang memiliki kadar estradiol dalam tubuh lebih tinggi dari acuan tersebut, biasanya menunjukkan gejala seperti:

  • Kerusakan hati
  • Hipertiroidisme
  • Ginekomastia
  • Tumor di ovarium, kelenjar adrenal, atau testis

Sedangkan orang dengan kadar estradiol lebih rendah biasanya akan menunjukkan tanda-tanda kondisi seperti:

  • Menopause
  • Adanya gangguan ovarium
  • Menurunnya berat badan dengan cepat
  • Hormon hipofisis yang rendah
  • Kegagalan hamil, seperti keguguran atau kondisi yang membuat embrio tidak berkembang
  • Kondisi kromosom yang menyebabkan infertilitas (Turner syndrome)

Tes kadar estradiol termasuk prosedur medis yang aman karena hanya berupa tes darah. Namun, seperti pada tindakan pengambilan darah pada umumnya, bisa jadi Anda akan merasa pusing atau pingsan, adanya benjolan atau memar pada kulit, serta rasa sakit akibat tusukan jarum.

Uncategorized