Ketenaran keju cottage semakin lama semakin menanjak seiring meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih gaya hidup sehat. Khususnya bagi masyarakat yang rutin menjalankan diet sehat, jenis keju yang satu ini kerap menjadi pilihan karena mengandung protein tinggi, namun tetap rendah lemak. Karena itu tak jarang, keju cottage disebut juga keju diet.

Rendahnya lemak keju cottage sendiri dikarenakan susu yang digunakan untuk pembuatan keju ini sudah dipasteurisasi terlebih dahulu menjadi susu rendah lemak. Setelah itu, pembuatan keju cottage baru dimulai. Selain susu, zat asam dari cuka atau jeruk nipis ditambahkan untuk proses fermentasi. Setelah proses selesai, keju cottage juga bisa langsung dinikmati tanpa harus melalui proses penuaan sehingga rasanya lebih segar dan. Teksturnya pun lebih lembut dibandingkan keju tua, seperti parmesan maupu keju gouda. 

Namun selain untuk diet, sebenarnya jenis keju segar ini memiliki segudang manfaat lain yang menakjubkan. Beberapa di antaranya di bawah ini sangat mungkin membuat Anda segera memburu keju cottage sekarang juga!

Kuatkan Tulang dan Gigi

Keju yang berbahan dasar susu pada intinya memang memiliki peran besar dalam menguatkan tulang dan gigi. Tidak terkecuali untuk keju cottage, Anda bisa menyantapnya secara teratur untuk memastikan tulang dan gigi Anda terjaga dengan baik sampai hari tua.

Kemampuan keju cottage dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi dikarenakan kandungan kalsiumnya yang tinggi. Dalam setiap 100 gram keju cottage, sebanyak 83 persennya merupakan kalsium. Luar biasa, bukan?

Melindungi Sel Tubuh

Dalam sel tubuh yang sehat dan terjaga, terdapat kesehatan yang dapat terus dipapah dan dihindari dari berbagai penyakit. Keju cottage sendiri dapat menjadi jawaban bagi Anda yang selalu ingin melindungi sel tubuh berikut DNA yang ada di dalamnya.

Pasalnya, keju cottage memiliki kandungan antioksidan tinggi yang mampu melindungi sel tubuh. Antioksidan mampu mencegah kerusakan yang timbul pada sel tubuh Anda. Umumnya untuk bisa menciptakan manfaat pelindungan sel ini, tiap orang membutuhkan setidaknya 50—70 mcg antioksidan tiap harinya.

Jaga Kesehatan Jantung

Produk turunan susu biasanya dihindari oleh penganut keras gaya hidup sehat. Lemak yang cukup tinggi pada susu disinyalir bisa meningkatkan tingkat kolesterol dalam darah sehingga berujung pada terganggunya kesehatan jantung. Namun, hal ini sepertinya tidak berlaku untuk keju cottage.

Ini karena kandungan lemak jenuh pada jenis keju segar ini terbilang minim dibandingkan produk susu lainnya. Kandungan lemak yang rendah membuat risiko pencetakan plak lemak pada aliran pembuluh darah pun dapat dihindari. Dengan begitu, kesehatan jantung akan lebih terjaga.

Pulihkan Usus Bermasalah

Proses fermentasi yang dilakukan pada pembuatan keju cottage membuat jenis keju ini sangat mirip dengan yogurt. Di mana di dalam jenis keju diet ini, tersimpan kandungan bakteri aktif, seperti L. acidophilus dan B. Bifidum.

Kedua jenis bakteri ini nyataya sangat ampuh memulihkan masalah percernaan. Khususnya, baik L.acidophilus maupun B. Bifidum dapat membuat usus yang rusak perlahan kembali sehat. Anda pun akan merasakan percernaan yang lebih lancar ketika mengonsumsi keju cottage yang memiliki kandungan kedua bakteri aktif tersebut.

Dukung Perkembangan Janin

 Keju cottage nyatanya juga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Hal tersebut karena keju segar yang satu ini memiliki kandungan asam folat yang tinggi. Asam folat sendiri merupakan komponen yang baik untuk mendukung perkembangan janin.

Asam folat umumnya terdapat pada sayuran hijau dan kacang-kacangan. Kebutuhan asam folat orang dewasa tiap harinya mencapai 400 mcg. Akan tetapi jika Anda sedang hamil, kebutuhan asam folat akan meningkat dua kali lipat karena adanya janin dalam rahim Anda. Untuk itu, penambahan makanan kaya asam folat seperti keju cottage sangat bijak untuk pemenuhan asam folat yang Anda perlukan.

***

Banyaknya manfaat dari keju cottage pastinya membuat Anda semakin penasaran menyantap jenis keju yang satu ini. Tenang saja selain kandungan gizi yang melimpah dan banyak manfaat mengagumkan, rasa dari keju segar yang ini bisa membuat Anda ketagihan.

Hidup Sehat

Prosedur Operasi Varises yang Perlu Diketahui

Kondisi varises terjadi apabila pembuluh balik atau vena yang memperbesar dan terbelit pada kaki penderitanya Pada umumnya, keadaan ini merupakan hal genetik dan bisa bertambah parah dalam masa kehamilan serta seseorang yang membutuhkan berdiri dalam waktu lama. Untuk itulah operasi varises diperlukan untuk bisa mengatasi kondisi ini.

Pembuluh darah yang terdapat di kaki manusia mengandung katup satu arah yang berfungsi untuk membantu mengalirkan darah kembali ke jantung. Apabila fungsi katup tidak bekerja dengan baik, maka darah akan mengalur di jalur yang salah, kondisi inilah yang menyebabkan munculnya varises pada kaki.

Proses Operasi Varises

Sebelum lebih jauh dalam memutuskan untuk melakukan operasi, kondisi ini bisa dicegah dengan penggunaan kaos kaki khusus yang fungsinya membantu mengontrol gejala meskipun tidak serta merta bisa menyembuhkan. Selain itu, seseorang juga bisa melakukan terapi melalui beberapa injeksi (foam sclerotherapy), radio-frequency ablation (RFA).

Prosedur operasi dilakukan pada orang dalam keadaan bius total, nantinya proses operasi akan memakan waktu kurang lebih selama 20 hingga tiga jam. Sementara, dokter akan memutus pembuluh darah tipis dari pembuluh darah besar yang terdapat di kaki, dilakukan dengan cara irisan di selangkangan paha atau di belakang lutut.

Namun demikian, dokter bukan tidak mungkin akan melakukan banyak irisan di sepanjang area varises. Tujuannya adalah untuk mengangkat varises utama yang kemudian dicabut menggunakan instrumen khusus. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah menjalani operasi ini, berikut di antaranya.

  • Langsung kembali ke rumah di hari yang sama atau keesokan harinya. Kembali bekerja dalam beberapa hari, tergantung dari pekerjaan apa yang dilakukan.
  • Ketika luka operasi telah sembuh, pasien bisa langsung kembali melakukan aktivitas seperti biasa hingga merasa nyaman.
  • Melakukan olahraga secara rutin, hal ini sangat membantu kondisi pasca operasi agar segera pulih, bisa juga meminta saran dari dokter dan petugas medis.

Apabila varises dirasa belum cukup serius, pasien bisa melakukan pencegahan mandiri selain menggunakan kaos kaki khusus. Hal ini dilakukan untuk menghambat perkembangan varises tersebut dan mencegah terjadinya komplikasi, seperti luka atau bahkan adanya pendarahan, untuk itu hindari berdiri terlalu lama atau lakukan beberapa penanganan mandiri berikut ini.

  • Injeksi Skleroterapi

Merupakan teknik penyuntikan menggunakan cairan kimia khusus ke vena yang mengalami varises, cairan yang digunakan menimbulkan jaringan parut dalam pembuluh darah sehingga bisa menutup varises yang muncul atau bahkan sudah terbentuk.

  • Operasi Laser

Alternatif operasi varises ini bisa digunakan pada varises yang masih dalam bentuk kecil, metode ini dilakukan dengan memotong vena dan tidak melibatkan suntikan dengan menggunakan bahan kimia ke dalam tubuh, hal ini meminimalkan pembentukan luka.

  • Terapi Ablasi Vena

Prosedur untuk dilakukan dengan menggunakan sinar laser atau gelombang radio untuk menciptakan panas yang fungsinya untuk menghilangkan varises. Pasien yang menjalani terapi ini juga akan dibius secara lokal, kemudian dilanjutkan dengan dokter membuat sayatan kecil di area caries yang gunanya untuk memasukkan tabung kecil ke dalam vena.

  • Flebektomi dan Mengelupas Vena

Flebektomi merupakan terapi yang memerlukan sayatan kecil di kulit untuk bisa menghilangkan varises, prosedur ini biasanya hanya dilakukan untuk menghilangkan varises kecil. Sementara itu mengelupas vena dilakukan untuk kasus yang sudah parah, dimana varises hanya bisa diatasi dengan mengelupas vena yang panjang, langkah awal melakukannya juga melalui sayatan kecil.

Tindakan Medis

Serangan jantung memiliki risiko kesehatan yang sangat serius dan dapat mengancam nyawa. Serangan jantung terjadi ketika penyumbatan di arteri koroner mengganggu aliran darah ke jantung, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen. Ada tiga jenis penyakit arteri koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung, yaitu STEMI (ST segment elevation myocardial infrarction), NSTEMI (non-ST segment elevation myocardial infarction), dan kejang arteri koroner (CAS). Artikel ini akan membahas 3 jenis penyakit ini dengan lebih mendalam.

Jenis penyakit jantung

Arteri koroner membawa darah menuju ke jantung dan membuatnya berfungsi. Serangan jantung, atau dikenal dengan sebutan myocardial infarction, terjadi ketika penyumbatan terbentuk di arteri koroner dan membatasi aliran darah menuju ke jantung. Penyumbatan tersebut terebtnuk ketika lemak, kolesterol, dan zat-zat lain menumpuk dan berubah menjadi plak di pembuluh darah. Plak tersebut dapat rusak seiring berjalannya waktu dan melepaskan platelet, yang dapat membuat darah menggumpal. Gumpalan tersebut dapat terjadi di sekitar plak yang akhirnya menghambat aliran darah.

Karena aliran darah terhambat, penyumbatan tersebut dapat menyebabkan kerusakan otot jantung. Keparahan tingkat kerusakan tergantung pada ukuran sumbatan. Ketika darah tidak bisa sampai ke bagian-bagian jantung, kerusakan akan berubah menjadi semakin parah. Serangan jantung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi di bawah ini:

  • STEMI

Serangan jantung STEMI merupakan jenis yang parah dan membutuhkan bantuan medis secepatnya. Serangan jantung ini terjadi ketika arteri koroner benar-benar tersumbat, mencegah darah mengalir ke bagian-bagian jantung. Hal ini menyebabkan kerusakan pada otot jantung, yang dapat membuatnya berhenti berfungsi.

  • NSTEMI

Serangan jantung NSTEMI terjadi ketika arteri koroner tersumbat sebagian dan aliran darah sangat terbatas. Meskipun kondisi ini kurang berbahaya apabila dibandingkan dengan STEMI, kondisi ini masih dapat menyebabkan kerusakan permanen.

  • Kejang arteri koroner (CAS)

Kondisi kejang ini juga disebut dengan serangan jantung diam atau angina tidak stabil. Kondisi ini terjadi ketika arteri yang tersambung dengan jantung berkontraksi, sehingga mencegah atau membatasi aliran darah ke jantung. Gejala-gejala CAS tidak menyebabkan kerusakan permanen, dan dianggap kurang parah apabila dibandingkan dengan jenis penyakit arteri koroner lain. Sangat mungkin untuk salah menganggap kejang arteri koroner dengan kondisi minor seperti gangguan pencernaan. Meskipun tidak parah, memiliki kejang arteti koroner dapat meningkatkan risiko Anda untuk menderita serangan jantung yang lebih parah.

Faktor risiko dan pencegahan

Beberapa orang lebih rentan terkena serangan jantung. Beberapa faktor risiko yang umum adalah tekanan darah tinggi, obesitas atau berat badan berlebih, diet yang buruk (konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak jenuh), jarang berolahraga, merokok, usia, diabetes atau kadar gula darah yang tinggi, serta riwayat medis keluarga menderita penyakit jantung.

Anda dapat menurunkan risiko serangan jantung dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Melakukan setidaknya 150 menit latihan aerobik dengan intensitas sedang atauu 75 menit intensitas tinggi setiap minggunya..
  • Mengurangi stres dan tidak merokok
  • Mengonsumsi makanan-makanan yang kaya akan nutrisi seperti sayuran, buah, gandum utuh, polong-polongan, kacang, dan minyak ikan
  • Menjaga berat badan yang sehat

Namun, serangan jantung tidak selamanya dapat dicegah karena genetik merupakan salah satu faktor risiko. Akan tetapi, dengan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat, seseorang dapat mengambil langkah yang signifikan dalam mengurangi risiko terkena serangan jantung, baik yang disebabkan oleh STEMI, NSTEMI, ataupun kejang arteri koroner (CAS).

Penyakit