Jenis-Jenis Ekokardiogram serta Prosedurnya yang Perlu Anda Ketahui!

Ekokardiogram merupakan tes yang menggunakan gelombang untuk menghasilkan gambaran dari jantung Anda. Tes ini memungkinkan Anda melihat jantung berdetak dan memompa darah. Dokter menggunakan gambar dari ekokardiogram untuk mengidentifikasi penyakit jantung yang mungkin terjadi. Bergantung pada informasi apa yang dibutuhkan dokter, Anda mungkin memiliki satu dari beberapa jenis ekokardiogram. 

Ekokardiogram transtorasik tidak memerlukan persiapan khusus. Namun, jika Anda menjalani ekokardiogram transesophageal, dokter Anda mungkin menginstruksikan untuk tidak makan apapun selama beberapa jam sebelum tes. Ini untuk mencegah Anda muntah selama tes. Anda juga mungkin tidak bisa mengemudi selama beberapa jam sesudahnya karena pada saat tes berlangsung Anda akan diberi obat penenang. Jika dokter merekomendasikan prosedur ekokardiogram stres, kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk berolahraga

Jenis-jenis Ekokardiogram:

  • Echocardiogram transthoracic

Prosedur ini merupakan echocardiogram yang standar. Tes ini tidak menimbulkan rasa sakit, karena prosesnya hampir sama seperti X ray tetapi tidak menggunakan radiasi. Prosedur ini menggunakan teknologi yang sama dengan yang digunakan untuk mengevaluasi kesehatan bayi sebelum lahir.

Perangkat genggam yang disebut transduser ditempatkan pada dada dan mentransmisikan gelombang suara frekuensi tinggi. Gelombang suara ini akan memantul dari struktur jantung, lalu menghasilkan gambar dan suara yang dapat digunakan untuk dokter mendeteksi kerusakan atau adanya penyakit jantung.

  • Transesophageal echocardiogram

Tes ini mengharuskan transduser dimasukkan ke tenggorokan dan kerongkongan (tabung penelanan yang menghubungkan mulut ke perut). Karena kerongkongan terletak dekat dengan jantung, gambar yang jelas dari struktur jantung dapat diperoleh tanpa terhalang paru-paru dan dada.

  • Stress echocardiogram

Tes ini merupakan ekokardiogram yang dilakukan dengan berlatih treadmill atau sepeda stasioner. Ekokardiogram ini bisa dilakukan untuk memvisualisasikan Gerakan dinding jantung dan tidakan memompa ketika jantung ditekan. Dengan melakukan tes ini bisa membantu dokter mengungkapkan kurangnya aliran darah yang tida bisa terlihat jelas pada tes jantung lainnya.

  • Dobutamine stress echocardiogram

Ekokardiogram ini adalah bentuk lain dari ekokardiogram stres. Namun, tes ini tidak menggunakan metode olahraga untuk menekan jantung, stres jantung bisa didapat dengan memberikan obat yang merangsang jantung. Tes ini digunakan untuk mengevaluasi fungsi jantung dan katup jantung ketika Anda tidak dapat berolahraga dengan treadmill atau sepeda statis. Dobutamine stress echocardiogram juga digunakan untuk menentukan seberapa baik jantung Anda menoleransi aktivitas berat, mengidentifikasi apakah Anda memiliki penyakit arteri koroner (arteri yang tersumbat), dan mengevaluasi efektivitas rencana perawatan jantung 

  • Ultrasonografi intravascular

Ultrasonografi dilakukan selama kateterisasi jantung. Selama prosedur ini, transduser dimasukkan ke pembuluh darah jantung melalui kateter di selangkangan. Tes ini sering digunakan untuk memberikan informasi terperinci tentang aterosklerosis (penyumbatan) di dalam pembuluh darah.

Prosedur untuk ekokardiogram transthoracic standar

Pertama, Anda akan membuka pakaian dari pinggang ke atas dan berbaring di meja pemeriksaan atau tempat tidur. Kemudian teknisi akan menempelkan elektroda ke tubuh untuk membantu mendeteksi dan mengatur arus listrik jantung. Setalah itu, teknisi akan mengaplikasikan gel transduser yang dapat meningkatkan konduksi gelombang suara.

Selanjutnya, teknisi akan menindahkan transduser bolak-balik di atas dada untuk merekam gambar gema gelombang suara. Saat itu, Anda mungkin diminta untuk bernapas dengan cara tertentu atau berguling ke sisi kiri.

Jika Anda melakukan ekokardiogram transesofagus, maka prosedurnya adalah:

  • Tenggorokan Anda akan mati rasa dengan semprotan atau gel.
  • Anda akan diberikan obat penenang agar menjadi rileks.
  • Tabung yang berisi transduser akan dimasukkan ke tenggorokan Anda dan masuk ke kerongkongan, dan diposisikan untuk mendapatkan gambar jantung.
  • Kebanyakan ekokardiogram membutuhkan waktu kurang dari satu jam. Jika Anda memiliki ekokardiogram transesophageal, Anda dapat diawasi selama beberapa jam setelah tes.
Penyakit

Layanan CT Scan di Rumah Sakit Hermina Palembang

Rumah Sakit Hermina Palembang adalah salah satu jaringan rumah sakit dari Hermina Hospital Group, yang merupakan kelompok usaha yang menyelenggarakan rumah sakit. Pada dasarnya, semua rumah sakit yang berada di bawah arahan Hermina Hospital Group memfokuskan pelayanannya di bidang penyakit kandungan, spesialistik kebidanan, serta kesehatan bayi dan anak. Rumah Sakit Hermina pertama kali didirikan pada tahun 1967 di Jakarta Timur, tepatnya di Jln. Raya Jatinegara Barat Nomor 126. Rumah sakit ini terus berkembang hingga saat ini, dan memiliki banyak jaringan di berbagai kota lain seperti Kemayoran, Bekasi, Depok, Bogor, Pasteur, Sukabumi, Solo, Yogyakarta, Palembang, dan lain-lain. Rumah Sakit Hermina Palembang sendiri baru dibangun tahun 2011. Meskipun belum genap 10 tahun, Rumah Sakit Hermina Palembang telah melayani banyak masyarakat Palembang dan Sekitarnya serta menyediakan berbagai layanan kesehatan yang dibutuhkan. Salah satu layanan kesehatan tersebut adalah CT Scan. Namun apa sebenarnya yang dimaksud dengan CT Scan dan apa manfaatnya? Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendelam.

Pemindaian tomografi terkomputerisasi

Sebagai salah satu layanan unggulan dari Rumah Sakit Hermina Palembang, CT scan (computerized tomography scan) atau dalam Bahasa Indonesia dapat disebut dengan “pemindaian tomografi terkomputerasi) memiliki fungsi yang penting dalam membantu dokter melakukan diagnosa akan kondisi kesehatan seseorang. Biasanya, dokter akan merekomendasikan CT scan untuk membantu dalam mendiagnosa kasus gangguan tulang dan otot (misalnya tumor tulang atau tulang patah; menunjukkan lokasi tumor berada, adanya infeksi atau gumpalan darah; memandu saat tindakan operasi, biopsy, dan terapi radiasi dilakukan; mendeteksi dan memantau penyakit dan kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit kanker, penyakit jantung, dan masa di hati; memantau keefektifan suatu perawatan seperti perawatan kanker, dan mendeteksi cidera internal ataupun pendarahan internal.

CT scan apakah aman dilakukan?

Melakukan prosedur CT scan di Rumah Sakit Hermina Palembang, anda akan terpapar radiasi terionisasi dalam beberapa saat. Jumlah atau kadar radiasi tersebut akan lebih besar daripada pemindaian menggunakan sinar-X, hal ini dikarenakan prosedur CT scan mengumpulkan informasi dengan lebih detail. Namun, meskipun radiasi CT scan lebih besar daripada sinar-X, jumlah radiasi tersebut masih tergolong kecil dan hingga saat ini tidak menunjukkan adanya bahaya atau efek samping jangka panjang. Apabila dosis yang diberikan lebih tinggi daripada biasanya, ada kemungkinan kecil potensi terbentuknya risiko kanker.

CT scan memiliki banyak manfaat yang lebih penting daripada menghiraukan potensi kecil risiko tersebut. Hal ini dikarenakan dokter di Rumah Sakit Hermina Palembang akan menggunakan radiasi dengan dosis paling rendah untuk mendapatkan informasi kesehatan yang dibutuhkan. Selain itu, mesin CT scan yang baru dapat bekerja dengan lebih cepat sehingga menghasilkan radiasi yang kecil dan singkat. Apabila Anda ragu dengan keamanan dari CT scan tersebut, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter di Rumah Sakit Hermina Palembang tentang manfaat dan risiko efek samping dari CT scan yang akan Anda lakukan. Apabila Anda sedang hamil, beritahu dokter, karena ada kemungkinan dokter akan merekomendasikan prosedur lain seperti ultrasound atau MRI untuk menghindari bayi terkena radiasi.

Layanan CT scan di Rumah Sakit Hermina Palembang akan membantu dokter untuk memberikan diagnosa yang tepat, akurat, dan cepat akan kondisi kesehatan Anda, sehingga prosedur perawatan medis dapat dilakukan dengan segera. Sebagai salah satu layanan unggulan, Rumah Sakit Hermina Palembang akan melakukan prosedur tersebut dengan optimal dan mengutamakan keselamatan Anda.

Rumah Sakit

Deretan Penghargaan Rumah Sakit Omni

Berawal dari Rumah Sakit Omni Medical Center yang didirikan di tahun 1972, bermula dinamakan dengan Rumah Sakit Ongkomulyo. Proses pengembangan dimulai pada tahun 1986, pertama dengan meningkatkan kapasitas hingg 50 tempat tidur, pada saat itu masih dipimpin oleh Prof. Dr. Kusumanto Setyonegoro.

Berlanjut di tahun 1992, dengan bertambahnya kapasitas tempat tidur menjadi 180 selain itu ditambah dengan kelengkapan alat seperti fasilitas penunjang lain. Rumah sakit ini akhirnya mampu memberikan pelayanan pada banyak masyarakat di bidang kesehatan.

Sempat mengalami perubahan nama di tahun 2001 dengan menjadi Ongkomulto Medical Center dan berganti nama menjadi Omni Medical Center karena perubahan kepemilikan. Sebelum akhir di tahun 2007 berubah nama menjadi Omni Medical Center dan membuka cabang usaha lain, yaitu Rumah Sakit Omni Internasional.

Setelah resmi berdiri di tahun 2007, RS Omni menjadi salah satu perusahaan penyedia layanan kesehatan sekaligus rumah sakit berkualitas yang terkemuka di Indonesia. Rumah sakit ini memiliki standar manajemen tinggi dalam pemberian layanan kesehatan komprehensif serta professional.

Rumah sakit ini mulai beroperasi di tahun 2008, pada saat itu sudah menyediakan tujuh layanan unggulan atau juga terkenal dengan sebutan Center of Excellence. Di dukung oleh para tim medis ahli di beberapa bidang khusus serta staf rumah sakit yang siap memberikan pelayanan terbaik.

Tim medis berkualitas professional yang dimiliki diantaranya terdapat di bidang Cardiovascular Center, Orthopaedic Center, Kawasaki Center, Neuroscience Center, Urology Center, Oncology Center hingga Digesive Center.

Atas dasar itulah rumah sakit Omni saat ini memiliki banyak penghargaan. Berikut beberapa penghargaan yang berhasil dicapai hingga tahun 2019.

1. Clinical Service Initiative of the Year – 2019

OMNI Hospitals menerima penghargaan Clinical Service Initiative of the Year – Indonesia dari Healthcare Asia Awards 2019

2. Diagnostic Provider of the Year – 2019

OMNI Hospitals menerima penghargaan Diagnostic Provider of the Year – Indonesia dari Healthcare Asia Awards 2019

3. Health Promotion Initiative of The Year – 2019

OMNI Hospitals menerima penghargaan Health Promotion Initiative of the Year – Indonesia dari Healthcare Asia Awards 2019

4. Service Innovation of The Year – 2019

OMNI Hospitals menerima penghargaan Service Innovation of the Year – Indonesia dari Healthcare Asia Awards 2019

5. Global Health and Travel Awards 2019

OMNI Hospitals menerima penghargaan Orthopaedic Service Provider of the Year Awards in Asia Pacific dari Global Health and Travel Awards 2019.

6. Indonesia Hospital Growth Excellence Leadership 2017

Selamat Kepada OMNI Hospitals Group Atas Meraih Penghargaan Frost & Sullivan; Indonesia Hospital Growth Excellence Leadership 2017

7. Growth Excellence Leadership In Hospitals

Selamat Kepada OMNI Hospitals Group Atas Meraih Penghargaan 2016 Frost&Sulivan; Indonesia Excellence Awards

8. Penghargaan Zero Accident ( Kecelakaan NIHIL) 2016

OMNI Hospitals Alam Sutera kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Zero Accident atau nihil kecelakaan kerja dari Dinas Sosial,

9. GHT Awards 2016

Congratulations OMNI Hospitals Indonesia GHT Awards 2016 Orthopaedics Service Provider Of The Years

10. INDONESIA FASTEST GROWING NEW ISSUERS AWARD 2016

Menadapatkan Penghargaan INDONESIA FASTEST GROWING NEW ISSUERS AWARD 2016

Itulah beberapa penghargaan yang berhasil diterima oleh rumah sakit Omni. Semoga bisa menjadi pertimbanganmu untuk mengunjungi rumah sakit ini. Semoga menambah wawasanmu.

Rumah Sakit

Tahukah Anda apa itu pneumonia? Pneumonia merupakan suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru. Pneumonia ini biasanya disertai dengan terdapatnya cairan di organ pernapasan tersebut, sehingga kerap dikenal dengan paru-paru basah. Nah, bronkopneumonia adalah salah satu jenis dari pneumonia itu sendiri.

Bronkopneumonia atau yang bisa disebut sebagai pneumonia lobularis melibatkan peradangan pada alveolus dan bronkus. Penyakit ini merupakan tipe pneumonia yang paling sering terjadi pada anak-anak dan menjadi penyebab utama kematian anak-anak di bawah lima tahun.

Berdasarkan laporan dari UNICEF dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pada tahun 2015 terdapat sekitar 20.000 anak balita di Indonesia meninggal karena pneumonia. Sementara itu, menurut sebuah penelitian, diperkirakan pneumonia banyak terjadi pada bayi kurang dari 2 bulan, maka pengobatan dengan intensif dan komprehensif pada penderita dapat menurunkan angka kematian anak.

Kebanyakan kasus pneumonia disebabkan oleh mikroorganisme, tetapi ada juga sejumlah penyebab non-infeksi yang bisa menyebabkan penyakit ini.

Bronkopneumonia pada anak lebih sering terjadi lantaran infeksi sekunder terhadap berbagai keadaan yang melemahkan daya tahan tubuh, meski tidak menutup kemungkinan juga disebabkan infeksi primer seperti pada orang dewasa.

Nah, berikut beberapa pemaparan lebih lanjut mengenai bronkopneumonia pada anak-anak:

  1. Penyebab
  2. Faktor Infeksi

Faktor infeksi yang dimaksud adalah, bronkopneumonia ini masuk ke dalam tubuh penderita karena infeksi oleh sesuatu. Yang dapat menyebabkan infeksi ada tiga macam, yakni virus; bakteri; dan jamur.

Penyebab pertama adalah virus, ada beragam virus yang dapat menyebabkan bronkopneumonia pada anak, di antaranya: beberapa virus Influenza (A, B, C), parainfluenza (1,2,3,4), RSV, Cacar Air, adenovirus, CMV, dan campak.

Sedangkan penyebab kedua adalah dari bakteri, yakni bakteri pneumokokus dan bakteri mycobakterium tuberculosa.

Kemudian adalah bakteri, bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan bronkopneumonia pada anak-anak adalah bakteri pneumokokus, bakteri mycobakterium tuberculosa, Haemophilus influenza, Chlamydia, Moraxella catarrhalis, Legionella, Staphylococcus aureus, dan bakteri gram negatif seperti Pseudomonas aeruginosa, anaerob, dan Klebsiella.

Sementara jamur yang bisa menginfeksi dan menyebabkan bronkopneumonia adalah Jamur Carinii Pneumocystis (PCP)

  • Faktor Non-infeksi

Selain karena faktor infeksi, bronkopneumonia pada anak juga dapat terjadi akibat non infkesi.

Beberapa di antaranya adalah bronkopneumonia hidrokarbon yang terjadi karena aspirasi selama penelanan muntah atau sonde lambung (zat hidrokarbon seperti pelitur, minyak tanah, dan bensin).

Ada pula yang dinamakan bronkopneumonia lipoid, yakni terjadi akibat pemasukan obat yang mengandung minyak secara intranasal, termasuk jeli petroleum.

Sementara itu, hal-hal ini juga dapat menjadi sebab bronkopneumonia dari faktor non-infeksi:

  • Menelan makanan-benda kecil seperti kacang atau biji-bijian;
  • Semprotan cat pada barang-barang perabotan rumah;
  • Debu, jamur, jamur inhalasi biasanya lazim di petani, pemetik jamur atau penambang (debu nikel);
  • Benda asing (menelan koin atau gigi); dan
  • Parasit.
  • Gejala Bronkopneumonia pada Bayi dan Anak-Anak

Meski gejala yang dialami anak-anak yang terserang bronkopneumonia tidak selalu sama, tetapi umumnya kondisi-kondisi ini mengindikasikan situasi tersebut. Gejala-gejalanya antara lain:

  • Batuk-batuk;
  • Hidung tersumbat;
  • Demam;
  • Detak jantung cepat;
  • Anak lebih rewel dari biasanya;
  • Tidak untuk makan atau minum;
  • Sulit tidur;
  • Tarikan otot dada; dan
  • Kadar oksigen dalam darah yang rendah.
  • Pencegahan dan Pengobatan

Orang bijak berkata dan percaya bahwa melakukan pencegahan jauh lebih baik ketimbang harus mengobati. Berdasarkan hal itu, sebagai orang tua, melindungi anak dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan anak-anak menderita bronkopneumonia adalah suatu kewajiban.

Berikut beberapa langkah sederhana untuk mencegah brokopneumonia pada anak:

  • Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan tangan anak untuk mengurangi penularan penyakit;
  • Hindarkan anak-anak dari paparan asap rokok;
  • Jauhkan bayi atau anak dari penderita bronkopneumonia;
  • Lengkapilah imunisasi anak agar terlindungi dari bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi bronkopneumonia. Anak-anak memang lebih rentan terserang bronkopneumonia, terutama yang berusia di bawah 2 tahun atau anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Adapun jika anak-anak telah terlanjur terserang bronkopneumonia, ada beberapa metode dan cara mengobatinya. Metode, langkah, dan cara itu disesuaikan dengan jenis, tingkat keparahan penyakit, usia, serta kondisi pasien secara keseluruhan.

Orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit tertentu biasanya dapat sembuh dalam rentang waktu 1 hingga 3 minggu.

Dalam kasus yang ringan, penyakit ini dapat membaik hanya dengan teratur minum obat dan istirahat di rumah. Namun, dalam kasus yang parah pasien mungkin memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

  • Jika radang paru yang anak alami disebabkan karena infeksi bakteri, maka dokter akan meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri berbahaya di paru-paru.
  • Sayangnya, antibiotik tidak berfungsi untuk infeksi karena virus. Oleh sebab itu, jika radang paru disebabkan oleh infeksi virus, dokter biasanya akan meresepkan obat antivirus.
  • Sementara untuk radang paru yang disebabkan jamur, maka dokter akan meresepkan obat antijamur.

Pastikan anak minum obat antibiotik, antivirus, dan antijamur sesuai dengan yang diresepkan dokter. Jangan mengurangi atau menambahkan dosis obat tanpa persetujuan dokter. Bila anak mengalami gejala yang mirip dengan bronkopneumonia, segera konsultasikan ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

***

Setelah sedkit-banyak mengetahui apa itu bronkopneumonia pada anak-anak, Anda harus dapat lebih waspada terhadap penyakit ini. Jangan pernah meremehkan atau memandang sebelah mata penyakit apa pun, terlebih bronkopneumonia ini, yang telah terbukti dapat membahayakan nyawa mereka.

Penyakit

Dengan misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan terintegrasi, berkualitas tinggi, aman, dan mampu memuaskan pelanggan dengan tetap mempunyai fungsi sosial, Rumah Sakit Puri Cinere terus menggenjot fasilitas layanan medisnya.

Sejak berdiri pada tahun 1991, Rumah Sakit Puri Cinere berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh serta diharapkan dapat memberikan solusi kesehatan dan kepuasan bagi pengguna jasa pelayanan kami.

Selain memiliki berbagai klinik atau layanan medis standar, Rumah Sakit Puri Cinere juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang medis demi tercapainya pelayanan yang prima. Adapaun fasilitas penunjang medis tersebut antara lain:

1. Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium yang dapat dilakukan di Laboratorium Rumah Sakit Puri Cinere adalah:

  • Hematologi
  • Hemostasis
  • Agregasi trombosit
  • Kimia darah
  • Elektrolit
  • Analisa gas darah
  • Urinalisis
  • Imunologi
  • Analisa cairan tubuh

Di laboratorium ini Anda juga bisa mendapatkan berbagai pemeriksaan lain seperti:

  • Pemeriksaan Petanda Hepatitis B: HbsAg, Anti-HBs
  • Pemeriksaan TORCH: Toksoplasma, Rubella, CMV
  • Pemeriksaan Hormon: Hormon tiroid, termasuk TSHs, FT3, FT4
  • Petanda Alergi: IgE total
  • Petanda Tumor: CEA (usus), AFP (hati), PSA (prostat)
  • Petanda Gangguan Jantung: Troponin T, Pro-BNP
  • Radiologi

Fasilitas radiologi di Rumah Sakit Puri Cinere menyediakan beragam pemeriksaan, antara lain:

  • Radiologi Umum
  • Rontgen foto
  • Untuk gigi (panoramic, x-ray – dental)
  • Untuk kepala, dada, perut, tulang-tulang, anggota tubuh dan lain-lain
  • Pemeriksaan dengan bahan kontras, saluran cerna (OMD, Colon), saluran kencing (IVP) dll.
  • Ultrasonografi (USG)
  • Untuk payudara
  • Untuk jantung dan pembuluh darah
  • Untuk kelenjar tiroid dan jaringan lunak lainnya
  • Untuk kehamilan (usia kehamilan, keadaan janin, jenis kelamin dll)
  • Untuk seluruh daerah perut (hati, kandung empedu, ginjal, prostate, rahim dll)
  • CT- Scan Helical

Merupakan pemeriksaan seluruh tubuh mulai dari kepala sampai dengan kaki. Waktu proses pembuatan gambar yang cukup singkat oleh CT Scan Helical system Fast Scan ini sangat menguntungkan dalam hal kecepatan hasil sehingga pasien dapat segera kembali kepada dokter yang meminta pemeriksaan ini di hari yang sama untuk kemudian mendapatkan pengobatan dari dokter berdasarkan diagnosa.

  • Arteriografi

Untuk analisa struktur pembuluh darah, Pengobatan kanker hati dengan cara penyumbatan pembuluh darah.

  • Fluoroskopi

Alat yang digunakan untuk melihat Pemeriksaan khusus dengan menggunakan bahan kontras, Jenis pemeriksaan : (HSG, colon in lope dll).

  • Rehabilitasi Medis

Terapi yang diberikan di layanan rehabilitasi medis Rumah Sakit Puri Cinere termasuk:

  • Terapi listrik (Terapip panas, Terapi Mekanik, Terapi Manual)
  • Terapi wicara (speech therapy)
  • Terapi Okupasi
  • Terapi Laser oleh dokter Spesialis Rehabilitasi Medik

Pelayanan yang diberikan antara lain:

  • Gangguan Saraf: Gangguan perkembangan anak, stroke, gangguan bicara, saraf terjepit, memori, atensi, konsentrasi dan menelan.
  • Gangguan Pernapasan: Batuk kronis, sesak nafas dan asma.
  • Nyeri: Nyeri kepala, leher, bahu, pinggang, paha, lutut, kaki, tangan dan jari.
  • Pemulihan: Pasca-operasi, operasi tulang dan patah tulang belakang.
  • Pembuatan Alat Bantu: Seperti sepatu khusus, pembuatan alat bantu jalan, dll.
  • Gangguan Lain: Asam urat, gangguan otot, sendi dan tulang, pengapuran pada leher, pinggang, lutut dan kaki.

***

Kira-kira itulah fasilitas penunjang medis yang tersedia di Rumah Sakit Puri Cinere. Untuk mendapatkan fasilitas tersebut, Anda bisa langsung mendatangi rumah sakit yang terletak di Jl. Maribaya No.1, Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat ini.

Selain itu, Anda juga mungkin bisa mendapatkan info lengkap dan lebih lanjut dengan menghubunginya terlebih dahulu via telepon di (021) 7545488.

Rumah Sakit

Tahukah Anda bahwa semakin bertambah usia, semakin sulit pula untuk menjaga lingkar perut normal Anda? Sedangkan ketika Anda membicarakan lemak di dalam tubuh, lokasi lemak yang berada jauh di dalam perut lebih berbahaya daripada lemak yang bisa Anda jepit dengan jari-jari Anda. Lemak inilah yang dinamakan lemak visceral, lemak visceral atau intra-abdominal – terletak di luar jangkauan, terletak di bawah dinding perut Anda.

Menurut penelitian dari Harvard Health Publishing, ketika wanita melewati tahun-tahun pertengahan, proporsi lemak mereka terhadap berat badan cenderung meningkat – lebih banyak daripada pada pria. Bahkan jika saat berat badan Anda tidak mengalami kenaikan, ukuran pinggang Anda bisa bertambah beberapa sentimeter saat lemak visceral mendorong keluar ke dinding perut.

Sebagai orang dewasa muda, wanita rata-rata memiliki lemak visceral lebih sedikit daripada pria, tetapi hal itu berubah ketika Anda memasuki fase menopause. Berdasarkan sebuah studi di Louisiana State University, setiap wanita paruh baya yang sehat, masing-masing memiliki lemak perut subkutan, tetapi hanya mereka yang sudah memasuki fase menopause yang mengalami penambahan sejumlah besar lemak visceral di dalam tubuh. Selain itu, terdapat beberapa kendala lainnya di setiap rentang usia seseorang ketika menjaga lingkar perut yang normal.

Apa saja tantangan yang Anda miliki ketika menjaga lingkar perut dan bagaimana cara untuk mencegah bertambahnya lemak di sekitar perut serta lemak visceral?

  1. Konsumsi makanan

Kesibukan yang Anda miliki, bisa jadi menjadi salah satu faktor sulitnya menjaga lingkar perut. Seperti, lebih memilih untuk membeli makanan atau jajan, khususnya produk makanan cepat saji sehingga Anda tidak bisa menghitung asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda. Hal ini mempengaruhi ukuran lingkar perut Anda, dengan seringnya mengkonsumsi makanan di luar, dapat membuat perut Anda cepat membesar.

Solusi yang dapat Anda ikuti adalah dengan memilih mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan protein dibanding karbohidrat serta gula. Mengatur nutrisi serta asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh juga sangat penting dan Anda dapat melakukannya dengan melakukan langkah kecil, misalnya mempersiapkan cemilan sehat yang sudah dipersiapkan untuk seminggu kedepan.

  1. Kurang aktif secara fisik

Keinginan untuk hidup sehat pasti selalu ada di setiap diri individu, tetapi terkadang Anda pasti sulit untuk memulai bukan? Banyak faktor yang dapat mempengaruhi, seperti kesibukan bahkan sangat mungkin merasa malas. Olahraga dapat membantu mengurangi lingkar pinggang Anda. Bahkan jika Anda tidak menurunkan berat badan, sangat mungkin Anda kehilangan lemak visceral dan menambah massa otot dalam tubuh.

Apa yang bisa Anda lakukan? Setidaknya terlibat dalam aktivitas selama 30 menit dengan melakukan olahraga intensitas sedang hampir setiap hari, seperti jalan cepat atau bersepeda dengan santai. Selain itu, menciptakan peluang untuk menambah gerak pada aktivitas rutin Anda. Misalnya, parkir lebih jauh dari tujuan Anda dan berjalan di sepanjang jalan, naik tangga alih-alih lift, dan berdiri saat Anda berbicara di telepon.

  1. Tidur cukup

Semakin bertambah usia, semakin berkurang juga kualitas tidur yang dimiliki. Banyak orang kurang tidur, sedangkan kurang tidur membuat nafsu makan semakin bertambah.

Solusinya adalah tidur cukup dengan fokus Anda mendapatkan kualitas tidur yang baik daripada seberapa lama Anda tertidur. Kurangi aktivitas yang tidak perlu, seperti begadang, menonton TV, dan bermain gadget. Lalu hindari minuman beralkohol, makanan manis, atau kopi sebelum tidur, agar Anda mendapatkan tidur yang berkualitas.

Mengukur pinggang Anda sendiri tidak akan memberi semua informasi yang Anda butuhkan tentang berat badan Anda. Mengetahui lingkar pinggang Anda dan Indeks Massa Tubuh (BMI), serta konsultasi dengan dokter, akan sangat membantu Anda untuk lebih mengetahui tentang bagaimana tubuh juga lingkar perut normal Anda berubah seiring bertambahnya usia.

Hidup Sehat

Industri perfilman, terutama Hollywood, kerap membungkus tokoh utamanya dengan glorifikasi. Permasalahan yang kerap didapati di lingkungan, seperti Autism Spectrum Disorder (ADS), dikesampingkan. Kalau pun ada, dihadirkan dengan penyederhanaan yang tidak tepat.

Namun, diantara ribuan film yang beredar, terdapat sejumlah judul yang dianggap menggambarkan kehidupan seseorang dengan autisme secara akurat. Berikut ringkasan tujuh film dengan tema autisme sembilan tahun terakhir, termasuk satu film Indonesia.

Adam

Tahun rilis: 2009

Sutradara: Max Mayer

Pemain: Hugh Dancy, Rose Byrne

Sinopsis: Komedi romantis tentang Adam, mekanis kelistrikan dengan autisme, yang berupaya menjalin hubungan dengan Beth, tetangga di apartemennya.

My Name Is Khan

Tahun rilis: 2010

Sutradara: Karan Johar

Pemain: Shah Rukh Khan, Kajol.

Sinopsis: Menceritakan tentang Rizvan Khan, pemuda Hindustan dengan autisme. Di tengah keterbatasannya, dia berkesempatan berbicara dengan Presiden Amerika Serikat dan melakukan perjalanan lintas negara.

Ocean Heaven

Tahun rilis: 2010

Sutradara: Xiaolu Xue

Pemain: Jet Li, Zhang Wen

Sinopsis: Wang Xincheng, seorang pengidap kanker, berencana melakukan bunuh diri di tengah laut dengan mengajak anaknya yang autisme. Xincheng takut tidak ada yang menjaga anaknya setelah dia meninggal. Ternyata Wang Dafu, si anak, mewarisi bakat renang dari ibunya dan menyelamatkan ayahnya.

Temple Grandin

Tahun rilis: 2010

Sutradara: Mick Jackson

Pemain: Claire Danes, Julia Ormond

Sinopsis: Film biopic tentang Temple Grandin, perempuan dengan autisme, yang mengubah praktik peternakan dan penyembelihan hewan menjadi lebih manusiawi.

Fly Away

Tahun rilis: 2011

Sutradara: Janet Grillo

Pemain: Beth Broderick, Ashley Rickards

Sinopsis: Mengisahkan kehidupan seorang orang tua tunggal serta puterinya dengan autisme. Seiring pertumbuhan usia si anak, sang ibu menyadari cara berinteraksinya harus diubah.

The Story of Luke

Tahun rilis: 2012

Sutradara: Alonso Mayo

Pemain: Lou Taylor Pucci

Sinopsis: Setelah nenek sekaligus pengasuhnya meninggal, Luke, pemuda 25 tahun dengan autisme, harus belajar hidup mandiri. Dia berjuang mencari cinta dan penghidupan.

Rectoverso / Malaikat Juga Tahu

Tahun rilis: 2013

Sutradara: Marcella Zalianty

Pemain: Lukman Sardi, Prisia Nasution

Sinopsis: Abang, pemuda dengan autisme, tinggal bersama ibunya yang punya kos-kosan. Abang jatuh hati kepada Leia, penghuni kos. Sang Bunda cemas karena menyadari harapan anaknya sulit terwujud.

Parenting

Kegiatan seperti bersepeda atau sepak bola memang menyenangkan untuk anak-anak. Untuk orang tua, dokter dan pelatih, hendaknya mulai menyadari pentingnya menghindarkan anak-anak dari bahaya cedera olahraga yang mengancam mereka, seperti patah tulang sampai kelumpuhan total atau bahkan lebih buruk lagi.

Untuk anak-anak usia 5-14 tahun – bersepeda, basket, sepak bola, baseball, bermain di taman bermain atau trampoline merupakan kegiatan yang paling diminati. Tetapi, kegiatan-kegiatan itu pula yang paling banyak menyebabkan cedera.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada November/Desember 2001 di the Journal of the American Academy of Orthopaedic Surgeons, Amerika Serikat, mencatat sekitar 2,2 juta kasus patah tulang pada anak-anak, dislokasi, dan cedera otot terkait dengan aktivitas rekreasional pada tahun 2009.

John M. Purvis, MD, asisten profesor operasi orthopedik dan rehabilitasi di University of Mississippi Medical School in Jackson, menyebutkan bahwa otot, tulang, ligamen, serta tendon pada anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, sehingga mudah cedera.

Selain itu, jumlah cedera dikarenakan aktivitas seperti cheerleading, gimnastik dan olahraga musim salju memang berkurang, tetapi resiko cedera serius bisa saja bertambah, seperti kelumpuhan.

Bermain dengan Aman

Tidak perlu mengurangi kegiatan anak, tetapi tingkatkan keselamatan mereka dengan panduan yang jelas dan peralatan yang memadai.

The American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), the Pediatric Orthopaedic Society of North America, the Canadian Orthopaedic Association, and the American Orthopaedic Society for Sports Medicine, seluruh organisasi kesehatan tersebut memulai kampanye bertajuk “Play It Safe!” untuk mengurangi cedera olahraga.

Kampanye ini merekomendasikan untuk mendukung anak-anak dalam beberapa hal, yaitu:

  • Bermainlah dalam keadaan fisik yang sehat.
  • Ketahui dan ikuti peraturan olahraga yang ada.
  • Gunakan alat pelindung tulang kering untuk sepak bola, helm khusus baseball, dan sepatu yang sesuai dengan olahraga yang diikuti.
  • Tahu bagaimana menggunakan peralatan atletik.
  • Selalu lakukan pemanasan sebelum bermain.
  • Jangan bermain ketika sedang lelah atau merasakan sakit pada tubuh.

Jangan Memaksakan

Joseph A. Bosco III, MD dari AAOS menyebutkan meskipun cedera yang muncul ringan, atlet belia tetap membutuhkan pertolongan medis yang memadai. Jangan memaksa altet belia untuk terus berlatih dalam keadaan cedera karena cedera yang tidak ditangani dapat menyebabkan kerusakan yang permanen dan penyakit pada masa mendatang seperti osteoarthritis, ujar Bosco.

Mary Lloyd Ireland, MD, dari Eastern Kentucky University di Lexington menyebutkan bahwa pelatih dan pemain tidak bisa selalu menjelaskan tentang seberapa parah cederanya. Cedera minor seperti jari yang patah bisa menimbulkan rasa sakit yang parah, tetapi cedera serius seperti gegar otak atau cedera leher tidak menimbulkan rasa sakit.

Tim dokter sebaiknya tidak menyepelekan cedera kepala dan menghindarkan pemain dari kegiatan yang dapat memunculkan gejala seperti sakit kepala, kehilangan ingatan, atau jika mereka mulai muntah-muntah ketika berlari.

Parenting

Menurut National Institute of Mental Health, gangguan kecemasan adalah gangguan mental di Amerika Serikat. Dari 40 juta orang dewasa, 18% nya berjuang melawan kecemasan. Kecemasan dan depresi biasa datang bersamaan. Meski begitu, terapi dan pengobatan yang spesifik bisa membantu mengurangi beban kecemasan

Salah satu hal yang penting dalam terapi mengatasi kecemasan adalah dengan memakan menu-menu sehat untuk diet seimbang.

Contoh sederhananya yaitu dengan minum air yang cukup dan membatasi konsumsi kafein dan alcohol. Karbohidrat kompleks juga dapat membuat perasaan lebih tenang karena proses mencernanya lebih lama sehingga gula darah menjadi seimbang.

Diet yang banyak mengkonsumsi gandum utuh, sayur-sayuran, buah-buahan akan lebih menyehatkan dibandingkan dengan konsumsi karbohidrat sederhana yang ditemukan di makanan olahan.

Selain itu, terlambat makan juga dapat menimbulkan rasa cemas karena gula darah turun secara drastis. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah daftar makanan yang dapat mengatasi rasa cemas.

Makanan yang bisa mengatasi kecemasan

  • Makanan dengan kandungan magnesium rendah terbukti dapat mengurangi kecemasan, dan membantu mereka merasa lebih tenang. Contohnya, sayuran hijau seperti bayam, bit, kacang-kacangan, biji-bijian dangandum utuh.
  • Makanan dengan kandungan zinc yang tinggi, seperti kerang, jambu mete, hati, daging dan kuning telur.
  • Ikan seperti salmon, mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membuat perasaan tenang.
  • Penelitian yang baru saja dilakukan juga menyarankan konsumsi probiotik seperti acar, asinan kubis, dan kefir.
  • Di Cina, asparagus dijadikan ekstrak yang dapat dikonsumsi untuk mengatasi kecemasan karena memiliki kandungan anti-cemas di dalamnya.
  • Makanan yang kaya akan vitamin B seperti alpukat dan almon.

Apakah anti-oksidan bisa mengurangi kecemasan?

Kecemasan memiliki kaitan dengan kurangnya asupan anti-oksidan di dalam tubuh. Diet dengan konsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu mengurangi gejala-gejala gangguan kecemasan. Makanan dengan kandungan antioksidan yang tinggi menurut USDA diantaranya:

  • Kacang-kacangan: kacang merah, pinto, dried small red, kenari, kemiri
  • Buah-buahan: apel, ceri, plum, plum hitam, prune (plum yang dikeringkan).
  • Beri: Blackberries, strawberries, cranberries, raspberries, blueberries
  • Sayuran: kubis, bit, brokoli, artichoke
  • Rempah­-rempah: kunyit dan jahe

Mewujudkan keadaan mental yang lebih baik melalui diet

Pastikan untuk bicara pada dokter jika gejala kecemasan Anda bertambah parah setelah dua minggu. Namun jika dokter merekomendasikan pengobatan dan terapi untuk kecemasan, Anda bisa tetap bertanya apakah Anda perlu mengonsumsi makanan tertentu agar dapat mengurangi kecemasan tersebut secara alami.

Kesehatan Mental

Meski terkesan sepele, ada beberapa kebiasaan sehari-hari kita yang ternyata punya dampak yang buruk terhadap kesehatan. Jika salah satunya ada pada diri Anda, kebiasaan buruk berikut ini sebaiknya segera dihilangkan!

  • ‘Membunyikan’ Persendian Jari Tangan

Banyak orang suka mengatupkan jari-jari kedua tangannya dengan sengaja hingga berbunyi. Selain suaranya yang mengganggu, hal ini ternyata tidak baik bagi kesehatan. Terlalu sering melakukana akan membuat tangan Anda tampak bengkak dan kekuatan cengkeramannya berkurang seiring waktu.

  • Menggigit Ujung Kuku

Kebiasaan buruk ini sering dilakukan untuk mengatasi rasa cemas. Menggigit kuku selain bisa membuat kotoran dan kuman masuk ke mulut, juga bisa membuat Anda mengalami infeksi. Untuk mengurangi kebiasaan menggigit kuku, pastikan ujungnya selalu pendek dan bersih.

  • ‘Mencurangi’ Waktu Tidur

Tidur yang cukup adalah kunci kesehatan fisik yang baik. Selain sulit mengingat, kurang tidur bisa memicu munculnya tekanan darah tinggi, sakit jantung, diabetes hingga depresi. Pastikan Anda tidur 7 hingga 8 jam per hari secara teratur.

  • Menggunakan Headphone dengan Volume Terlalu Keras

Jangan menggunakan pelantang telinga lebih dai 2 jam perhari dengan volume di atas 75. Ini bisa menjaga Anda dari kerusakan pendengaran masalah kesehatan otak.

  • Bermain Gawai Sebelum Tidur

Sinar ‘blue light’ yang dipancarkan oleh peralatan elektronik seperti ponsel, komputer dan televisi bisa mengganggu waktu tidur dan menyebabkan kanker.

  • Duduk Terlalu Lama

Selain bisa membuat metabolisme tubuh jadi lambat, ada masalah kesehatan lain yang bisa muncul akibat duduk terlalu lama seperti masalah jantung. Usahakan bangkit dan berjalan ringan selama 10 menit setelah duduk lama.

  • Minum Beralkohol Terlalu Banyak

Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol bisa memicu masalah ginjal, hati, pencernaan, kerusakan tulang hingga kanker.

  • Makan Terlalu Banyak

Makan terlalu banyak bisa memicu obesitas dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes serta meningkatkan risiko kanker.

  • Makan Terburu-buru

Makanlah dengan santai dan suapan kecil. Kunyah semuanya dengan baik agar tubuh bisa mencerna dengan baik juga.

  • Tidak Membersihkan Sela Gigi

Sikat gigi saja tidak cukup. Singkirkan plak dan bakteri penyebab gigi berlubang dengan melakukan flossing.

  • Makan Junk Food

Soda, permen dan camilan lain mengandung banyak kalori dengan nutrisi yang sedikit. Ini seringkali menjadi pemicu munculnya obesitas, diabetes hingga masalah jantung.

  • Terlalu Sering Menghabiskan Waktu Sendirian

Kesepian diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tekanan darah tinggi, depresi hingga masalah otak (seperti Alzheimer). Kalau merasa kesepian, bergabung dengan teman dekat dan keluarga akan membantu Anda merasa lebih terhubung secara psikis dengan lingkungan sekitar.

  • Merokok

Merokok bisa membahayakan hampir semua organ di dalam tubuh. Rokok memicu masalah jantung, diabetes, stroke dan berbagai masalah kesehata lain.

  • Menggunakan Tanning Bed

Mesin tanning ternyata bisa meningkatkan risiko seseorang terserang kanker kulit.

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari demi menjaga kesehatan tubuh Anda.

Hidup Sehat